Bersatu Perangi Corona dan Demam Berdarah

 Bersatu Perangi Corona dan Demam Berdarah

Pelaksanaan fogging nyamuk demam berdarah di perumahan Pesona Jatibening Residance, salah satu bagian lingkungan warga RT.08/04 Jatibening Baru, 29/3/2020. (foto : nanang).

Jayakarta News – Di tengah penyebaran virus corona (Covid-19) secara masif, disinyalir wabah Demam Berdarah telah menyerang dan makan korban di sebagaian wilayah Bekasi.

Jajaran Pengurus dan Kader Posyandu RT.08, RW.04, Kelurahan Jatibening Baru, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, telah melakukan penyemprotan (disinfektan) untuk mencegah terjangkitnya virus Covid-19 (Corona) di wilayahnya dan pengasapan (fogging) sebagai upaya mengantisipasi penyebaran nyamuk Aedes Aegypti, yang menyebabkan penyakit demam berdarah yang disinyalir telah menyerang dan menelan korban jiwa di sebagian wilayah Bekasi.

Proses penyemprotan (disinfektan) virus covid-19 (corona) dilakukan selama tiga hari 27-29 Maret 2020, di segala titik seperti jendela dan pintu rumah, teras, dinding/tembok, pagar, dan tempat-tempat atau benda yang dianggap rentan terhadap penularan virus corona, seperti handle pintu, pagar pintu gerbang maupun tempat-tempat nongkrong warga dan lain-lain. Sedangkan pengasapan (fogging) dilakukan pada tanggal 29 Maret 2020 di lingkungan rumah warga, selokan air, dan tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

Seluruh masyarakay diminta untuk senantiasa menjaga  kebersihan lingkungan dengan cara menguras bak mandi secara berkala, menutup penampungan atau bak air, mengubur barang-barang yang berpotensi menjadi sarang nyamuk berjentik, membersihkan tempat-tempat yang bisa menampung air seperti tempat minum burung, pot bunga, dan lainnya. Hal ini juga kepada surat himbauan dari Pemerintahan Kota Bekasi.

Ketua dan Pengurus RT.08/04 Jatibening Baru, saat sedang melaksanakan penyemprotan Virus Corona di lingkungan warga, 28/3/2010. (foto : nanang)

Sedangkan khusus untuk wabah virus corona, selain melakukan disinfektasi, kami juga menghimbau kepada seluruh warga masyarakat, agar dapat melaksanakan anjuran dari Pemerintah soal kebijakan sosial distancing untuk tetap tinggal di dalam rumah masing-masing, bilamana tidak ada keperluan yang sangat penting. Hal ini guna mencegah terjangkitnya dari virus covid-19 (corona), mencegah lebih penting dari pada mengobati,ujar Maulana Hasanuddin, selaku Ketua RT.08/04 Jatibening Baru.

Sementara M.Aziz, salah satu anggota jajaran Dewan Pengurus RT, menegaskan bahwa apa yang dilaksnakan oleh Pengurus RT ini, merupakan salah bentuk keseriusan dan kepedulian dalam melaksanakan program kerja RT, khususnya dalam bidang kebersihan dan kesehatan lingkungan warga, guna mengantisipasi dan menanggulangi terjadinya penyakit demam berdarah dan penyebaran virus covid-19 (corona) yang saat ini sedang melanda di hampir hamparan belahan dunia termasuk di Indonesia, mudah-mudahan wabah ini akan segera berakhir, dan kita semua bisa melaksanakan aktifitas sehari-hari dengan aman, yang sama-sama diamini oleh anggota pengurus RT yang lain, Sawino dan Aji.

Sedangkan untuk proses pelaksanaan disinfektan dan fogging sengaja dilakukan secara mandiri oleh jajaran Pengurus dan sebagian Kader Posyandu RT.08/04, hal ini untuk menimalisir berkumpulnya masyarakat dan menjaga jarak interaksi antar warga secara langsung di tengah kebijakan sosial distancing. Namun warga tetap bisa ikut berkontribusi dalam bentuk materi sehingga bisa menambah biaya untuk pembelian peralatan disinfektan yang sekarang bisa kami miliki sebagai inventaris RT yang sewaktu-waktu bisa dipergunakan,ujar Zulfikar, Sekretaris RT.08. (nanang)

Anggota jajaran Pengurus dan Kader Posyandu RT.08/04, Kelurahan Jatibening Baru, Kota Bekasi, saat akan melakukan kegiatan fogging di lingkungan warga. (foto : nanang).
Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *