Antara Jamu Jago dan Jayakarta News

 Antara Jamu Jago dan Jayakarta News

Koordinator Pemasaran Wilayah Jakarta PT Industri Jamu Jago, Suhardi (paling kanan) ketika menyerahkan ‘goodie bag’ kepada teman-teman Jayakarta News, 1 Februari 2020 di Villa Caringin, Bogor. (dok jayakarta news)

Jayakarta News – Apa kaitan Jamu Jago dan Jayakarta News? Sekadar untuk dikait-kaitkan, tentu banyak. Sebab, dari dulu, pada galibnya sektor bisnis selalu dekat dengan sektor media. Tapi sejatinya, Jamu Jago dan Jayakarta sama-sama memiliki sejarah panjang.

Jamu Jago yang didirikan tahun 1918 oleh Phoa Tjong Kwan aka T.K. Suprana dan istrinya Tjia Kiat Nio, berhasil mengangkat jamu tradisional mengindonesia, bahkan akhirnya mendunia.

Sedangkan, Jayakarta News, juga memiliki sejarah panjang. Ia lahir tahun 60-an sebagai media propaganda antikomunis yang diterbitkan Kodam Jaya/Jayakarta. Paralel dengan TNI-AD yang menerbitkan koran Berita Yudha, dan Markas Besar ABRI yang menerbitkan harian Angkatan Bersenjata.

Itu artinya, Jamu Jago dan Jayakarta sudah sama-sama mengarungi sang kala, dengan gelombang pasang dan gelombang surut. Harian Jayakarta sendiri, sudah tutup bersamaan krisis moneter tahun 1998. Hampir dua dasawarsa kemudian, baru bangkit dari tidur panjang, dan bereinkarnasi menjadi media online: www.jayakartanews.com.

Itu artinya, tahun 2020 ini sudah memasuki tahun ketiga. Meski muda dari bilangan angka, tetapi sejarah yang melatarbelakanginya, sungguh sangat panjang. Tak heran, meski relatif baru (baru bangun dari tidur panjang), tetapi media ini memiliki tingkat kematangan melebihi media-media sejenis yang lain, yang lebih dulu hadir.

Jika kemudian Jamu Jago hadir di peringatan ulang tahun ketiga Jayakarta News, 1 – 2 Februari 2020 di Villa Kampoeng Tjaringin, Bogor, bukan hal yang aneh. Dua entitas lama, yang lama terpisah, kemudian terjalin lagi.

Dalam acara itu, Jamu Jago memeriahkan suasana dengan membagi-bagikan goodie bag bagi peserta ultah, sekaligus Kongres Perkumpulan Jayakarta ’98, serta syukuran atas terbitnya Majalah Peduli Alam “Jayakarta News”.

Bisa jadi, Jamu Jago sedang menunjukkan konsistensinya untuk mengapresiasi setiap pencapaian prestasi anak bangsa. Itulah yang dilakukan Jamu Jago melalui berbagai program CSR, seperti anugerah Rekor Muri, dan kiprah lain yang lekat dengan prestasi anak bangsa.

Sebagai pendukung kegiatan-kegiatan PWI (Persatuan Wartawan Indonesia), kiranya Jamu Jago mahfum, bahwa media siber Jayakarta News adalah media pemenang anugerah jurnalistik Adinegoro 2018, atas karya tulis salah satu wartawan seniornya, Iswati. Tahun 2019, salah satu wartawan Jayakarta News, Ernaningtyas juga berprestasi di ajang Anugerah Pewarta Astra.

Sama seperti Jamu Jago, maka sejatinya Jayakarta News juga senantiasa melakukan SOP laiknya manajemen profesional. Ada mekanisme quality control, ada mekanisme evaluasi, ada penyusunan rencana kerja, ada targeting, dan hal-hal lain yang mutlak harus dilakukan jika tak ingin mati dan terkubur zaman.

Karenanya, di luar rapat-rapat reguler, maka setahun sekali juga dilakukan gathering. Bukan saja untuk merancang program besar tahunan, lebih penting dari itu adalah refreshing.

Raker dan HUT I Jayakarta News di Carita Cottages, Pandeglang. (dok. jayakarta news)
Raker dan HUT ke-2 Jayakarta News di Yogyakarta. (foto: dok jayakarta news)

Ulang tahun yang pertama (sejak bangun dari tidur), digelar di Mutiara Carita Cottages, Pandeglang, Sabtu-Minggu tanggal 7-8 April 2018.

Lalu ulang tahun kedua, kami adakan “Jayakarta Tour de Jogja”, tanggal 1 – 4 Februari 2019. Bukan saja menghasilkan program kerja tahunan, tetapi ternyata menghasilkan satu buku setebal hampir 300 halaman, berisi tulisan-tulisan features peserta gathering Jogja. Buku kumpulan features itu dijuduli “Bidadari Selfie”.

Tiba di tahun 2020, saat Jayakarta News merayakan ulang tahun ke-3. Acara dilangsungkan di Villa Kampoeng Tjaringin, Caringin, Bogor, Jawa Barat. Di sini, Jayakarta News tidak lagi “melenggok” sendiri. Sudah ditemani oleh Majalah Peduli Alam “Jayakarta News”.

Majalah full color yang terbit bulanan ini terbit sejak Oktober 2019, sebagai satu-satunya majalah yang fokus pada isu-isu lingkungan hidup dan kebencanaan. Pelan tapi pasti, Jayakarta kembali eksis dalam format media massa kekinian yang menuntut sebuah konvergensi.

Raker, Kongres, Ultah ke-3 dan syukuran Majalah Peduli Alam Jayakarta News, di Villa Kampoeng Tjaringin, Bogor. (foto: dok jayakarta news)

Ada Jamu Jago

Dalam perayaan sederhana HUT-3 itu, juga hadir Jamu Jago yang diwakili Koordinator Pemasaran Wilayah Jayakarta, Suhardi. Kehadiran Suhardi dengan ‘Goodie Bag” berisi beberapa macam produk jamu jago, membuat kebersamaan teman-teman Jayakarta News lebih meriah lagi.

Tiga tahun sudah berlalu. Semoga website www.jayakartanews.com bersama Majalah Peduli Alam “Jayakarta News”, selalu melenggang cantik, lincah dan genit menghasilkan banyak kisah indah. Menambah banyak teman dan relasi. Memberikan keberkahan bagi semua. (melva tobing)

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *