Jayakarta News
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result

Amarah Anak Suriah

Amarah Anak Suriah

admin Jayakarta by admin Jayakarta
March 20, 2017
in Feature, Kabar, Polhukam, Sosial Budaya
0

BELUM ada tanda-tanda perang Suriah akan berakhir. Sebuah LSM Internasional, Save The Children melakukan riset khusus terhadap krisis kesehatan mental anak-anak Suriah. Mereka menemukan fakta, anak-anak makin dilumpuhkan oleh ketakutan dan amarah.

Sebagian besar anak-anak, dua per tiganya, telah kehilangan orang-orang tercinta, rumahnya dihancurkan bom, atau mengalami luka fisik akibat pertempuran. Mereka memperlihatkan emosi kesedihan yang amat sangat dan mereka juga kurang mendapat dukungan psikologis.Apalagi para orang tua sibuk berperang.

Dampaknya sangat menyedihkan, mulai dari tidak bisa tidur, menjadi pendiam atau bahkan cenderung melukai diri sendiri dan mencoba bunuh diri. Sebagian dari anak-anak ini bahkan tidak bisa bicara akibat trauma mental yang dideritanya.

Riset dilakukan dengan cara interviu di tujuh provinsi melibatkan 450 anak-anak, para orang tua, guru dan psikolog. Riset dilaksanakan di wilayah yang dikuasai pemberontak, termasuk kota Idlib dan Aleppo dan wilayah yang dikuasai Kurdi di Hasaka.

Konflik ini sendiri telah membunuh lebih dari 300.000 orang dan lebih dari 11 juta orang kehilangan tempat tinggal dan jadi pengungsi baik di dalam negeri atau di luar negeri. Kondisi ini menyebabkan krisis pengungsi paling buruk.

Save the Children juga melaporakan banyak anak-anak dipaksa jadi tentara. Mereka melihat teman dan keluarga meninggal di depan mata, atau terkubur di reruntuhan rumah. Mereka adalah generasi berikut yang harus membangun kembali negeri yang sudah hancur lebur itu.

Kebanyakan anak-anak juga lebih agresif atau memperlihatkan gejala-gejala ganguan stres pasca-trauma, ungkap riset tersebut.  “Anak laki-laki saya sering bangun tengah malam dengan ketakutan. Dia bangun sambil menjerit,“ tutur Firas, ayah dari anak berusia 3 tahun.

Krisis juga diperberat dengan ditutupnya sekolah-sekolah. Satu dari tiga sekolah di Suriah sudah hancur, digunakan sebagai kamp pengungsi, atau bahkan dijadikan markas tentara atau tempat menyiksa tawanan.

Laporan itu juga mengutip seorang guru di Madaya, kota kecil yang sedang terkepung. Di sana, anak-anak menggambar anak-anak lain yang sedang dibantai dalam perang. Fakta menyedihkan lainnya, anak-anak perempuan yang baru berusia 12 tahun, dinikahkan.

Save the Children menyerukan adanya lebih banyak program kesehatan mental di seluruh Suriah dan penyediaan dana yang mencukupi untuk program tersebut, termasuk pelatihan-pelatihan bagi para guru. Pada akhirnya, laporan menambahkan bahwa anak-anak perlu situasi damai. ***

Tags: pengungsi suriahsave the childrensuriah
Previous Post

Melanglang Buana Bersama Seniman Braga

Next Post

Di Riau, Marak Pungutan Sekolah

admin Jayakarta

admin Jayakarta

Next Post

Warning: Undefined array key "jnews-75x75" in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-content/themes/jnews/class/Image/Image.php on line 114

Warning: Trying to access array offset on value of type null in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-content/themes/jnews/class/Image/ImageLazyLoad.php on line 105
Di Riau, Marak Pungutan Sekolah

Di Riau, Marak Pungutan Sekolah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2018 JayakartaNews

No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah

© 2018 JayakartaNews

Go to mobile version