Connect with us

Ekonomi & Bisnis

Emiten Sawit yang Terbanyak Terdepak dari Indeks Global MSCI

Published

on

BEI

JAYAKARTA NEWS – Emiten perusahaan perkebunan kelapa sawit Indonesia menjadi yang terbanyak terdepak dari indeks global, Morgan Stanley Capital International (MSCI). Dari 19 emiten, empat di antara perusahaan sawit.

Berdasarkan hasil rebalancing yang dilakukan MSCI Selasa (12/5/2026) keempat emiten sawit yang terhapus dalam indeks global itu masing-masing PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS), PT Triputra Agro Persada Tbk (TPAG), dan PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG).

Hasil review ini mulai berlaku efektif pada penutupan perdagangan tanggal 29 Mei 2026 atau akan berlaku pada 1 Juni 2026 mendatang.


Rebalancing ini mencakup penyesuaian bobot pada berbagai kategori indeks di seluruh dunia, termasuk perombakan komposisi pada bursa saham Indonesia.

Perubahan ini secara historis menjadi katalis yang memengaruhi arah pergerakan dana asing di pasar domestik, sehingga selalu mendapat perhatian khusus dari para pelaku pasar modal.

Dalam hasil tinjauan berkala pada Mei 2026, ada 19 emiten Indonesia yang terhapus dalam indeks global MSCI. Emiten sektor perkebunan sawit yang paling banyak terdepak. Hanya satu perusahaan yang bertahan yakni PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) masuk ke small cap index. (yog)

Enam saham di antaranya berkapitalisasi besar dikeluarkan dari MSCI Global Standard Index, yakni:

1. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN)
2. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN)
3. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA)
4. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA)
5. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN)
6. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT).

Sedangkan 13 emiten yang berkapitalisasi kecil juga tersingkir dari MSCI Indonesia Small Cap Index. Berikut daftarnya:

1. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)
2. PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI)
3. PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK)
4. PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE)
5. PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG)
6. PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO)
7. PT Midi Utama Indonesia (MIDI)
8. PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA)
9. PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN)
10. PT Pabrik Kerta Tjiwi Kimia (TKIM)
11. PT Pacific Strategic Financial (APIC)
12. PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS)
13. PT Triputra Agro Persada Tbk (TPAG)

    Continue Reading
    Advertisement
    Click to comment

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Advertisement