YPA-MDR, 13 Tahun Bergerak Majukan Pendidikan Indonesia

 YPA-MDR, 13 Tahun Bergerak Majukan Pendidikan Indonesia

JAYAKARTA NEWS – Perjalanan panjang sudah ditempuh Yayasan Pendidikan Astra-Michael D. Ruslim (YPA-MDR). Tepatnya 13 tahun pada 25 Januari 2022. Selama itu pula, YPA-MDR terus bergerak memajukan pendidikan di Indonesia.  Ini merupakan wujud kepedulian Astra  untuk pemerataan pendidikan di Indonesia sejak dibentuknya YPA-MDR.

Apa yang telah dilakukan YPA-MDR  diapresiasi Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia (Kemdikbudristek RI) Nadiem Anwar Makarim. Aprisiasi Nadiem khususnya untuk program binaan bagi guru dan peserta didik di daerah 3 T.   

“Apresiasi kepada YPA-MDR untuk inisiatif yang sudah dilakukan selama 13 tahun terakhir, khususnya  program-program binaan untuk guru dan peserta didik untuk daerah 3T,” ujar Menteri Nadiem Makarim pada acara bincang inspiratif  bertajuk Bergerak Bersama Majukan Pendidikan Indonesia sebagai wujud kepedulian Astra untuk pemerataan pendidikan di Indonesia.

Bincang inspiratif  menyambut HUT ke-13, YPA-MDR, Selasa  (25/1) dan disiarkan melalui akun YouTube Channel Yayasan Pendidikan Astra – Michael D. Ruslim. Menghadirkan  Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia (Kemdikbudristek RI) Nadiem Anwar Makarim, Direktur Astra Gita Tiffani Boer, Santosa dan Henry Tanoto, Chief of Corporate Affairs Astra Riza Deliansyah, Head of Corporate Communications Astra Boy Kelana Soebroto, Ketua Pengurus YPA-MDR Herawati Prasetyo, serta publik figur Tasya Kamila.

Sebagaimana dituturkan Direktur Astra, Gita Tiffani Boer, “Astra senantiasa berkomitmen untuk melakukan kontribusi sosial yang berkelanjutan sebagai bagian kepedulian Astra terhadap kondisi sosial di Indonesia.”   

Karena itu, ujarnya lagi,  “Astra secara khusus mendirikan Yayasan Pendidikan Astra – Michael D. Ruslim (YPA-MDR) untuk dapat menjadi upaya mewujudkan kesetaraan dan kesempatan yang berkeadilan di bidang pendidikan di Indonesia. Hal ini tentunya mendukung visi dan misi pemerintah untuk bersama-sama bergerak memajukan pendidikan Indonesia.”

Sementara itu, Ketua Pengurus YPA-MDR Herawati Prasetyo mengatakan, “Perjalanan YPA-MDR berawal dari sebuah gagasan Presiden Direktur Astra periode tahun 2005–2010, almarhum Michael D. Ruslim dengan program BERNAS (Bantuan Edukassi dan Transformasi Bagi Anak dan Sekolah) dalam rangka mewujudkan cita-cita Astra untuk “Sejahtera Bersama Bangsa” serta menjalankan program kontrubusi sosial berkelanjutan Astra pilar Astra Untuk Indonesia Cerdas melalui visi, misi, strategi dan program-program yang secara khusus ditujukan untuk pemerataan pendidikan di daerah prasejahtera.”

Pada kesemapatan yang sama YPA-MDR juga meluncurkan program inovasi Media Ajar Interkatif sebagai upaya menunjang pembelajaran berbasis digital. Selain itu YPA-MDR juga memulai Kick Off Gerakan Penghijauan Indonesia yang akan dilakukan oleh sekolah-sekolah binaan dan masyarakat umum.

Pendidikan Indonesia

YPA-MDR berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam memajukan pendidikan Indonesia di wilayah prasejahtera melalui pola pembinaan empat pilar yaitu akademi, karakter, seni budaya dan kecakapan hidup yang adaptive, innovative dan berdampak. Hingga saat ini pembinaan sudah dilakukankepada lebih dari 1.500 guru dan 23.800 siswa.

Program bantuan pendidikan YPA-MDR telah menyentuh 111 sekolah jenjang SD, SMP dan SMK sebagai konsep Sekolah Eskalator dan tersebar di 13 Kabupaten  yang berada di Provinsi Lampung, Banten, Jawa Barat, D.I. Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Tengah dan Nusa Tenggara Timur

Herawati menambahkan “Serangkaian program pembinaan secara konsisten kami lakukan dan telah menghasilkan outcome yang membanggakan dari Bapak Ibu Kepala Sekolah, Guru dan Siswa siswi binaan melalui torehan prestasi dari berbagai bidang pendidikan yaitu prestasi  di  tingkat Nasional seperti Olimpiade Sains Nasional (OSN), Olimpiade Guru Nasional (OGN) Prestasi Festival & Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N), Olimpiade Olahraga Siswa Nasional dan lomba inovasi pembelajaran,  sekolah terakreditasi A dan tersertifikasi ISO 9001 :2015, mendapatkan predikat Sekolah Adiwiyata dan mampu memproduksi produk berbasis kearifan local.” (mel)

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.