• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech
Tukang Ketik ke Dirut dalam 36 Bulan

Tukang Ketik ke Dirut dalam 36 Bulan

January 28, 2019
Sepanjang Januari-Awal Oktober KJRI Johor Bahru Deportasi 4.56 WNI/Pekerja Migran Indonesia

Sepanjang Januari-Awal Oktober KJRI Johor Bahru Deportasi 4.56 WNI/Pekerja Migran Indonesia

October 6, 2026
Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

October 6, 2026
Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

October 6, 2026
Indonesia 2–2 Thailand (4–2): Berkali-kali di Ujung Tanduk, Garuda Akhirnya Juara!

Indonesia 2–2 Thailand (4–2): Berkali-kali di Ujung Tanduk, Garuda Akhirnya Juara!

October 6, 2026
Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

October 5, 2026
Presiden Prabowo Tegaskan TNI Harus Modern dan Adaptif Hadapi Beragam Ancaman

Presiden Prabowo Tegaskan TNI Harus Modern dan Adaptif Hadapi Beragam Ancaman

October 5, 2026
Film 5cm: Revolusi Hati Siap Eksplorasi Keindahan Laut Indonesia

Film 5cm: Revolusi Hati Siap Eksplorasi Keindahan Laut Indonesia

October 5, 2026
Presiden FIFA Infantino: Kemajuan Sepak Bola Indonesia Luar Biasa, Peluang Gelar Event FIFA Makin Terbuka

Presiden FIFA Infantino: Kemajuan Sepak Bola Indonesia Luar Biasa, Peluang Gelar Event FIFA Makin Terbuka

October 5, 2026
Kehadiran TNI di Tengah Masyarakat Jadi Bagian Kekuatan Gotong Royong yang Perlu Terus Dirawat

Kehadiran TNI di Tengah Masyarakat Jadi Bagian Kekuatan Gotong Royong yang Perlu Terus Dirawat

October 5, 2026
Gentengisasi Terus Didorong untuk Gerakan Industri Genteng

Gentengisasi Terus Didorong untuk Gerakan Industri Genteng

October 5, 2026
Tolak PT 5 Persen, Fahri Hamzah: Itu Demi Selamatkan Posisi Partai Besar, bukan Kepentingan Rakyat

Tolak PT 5 Persen, Fahri Hamzah: Itu Demi Selamatkan Posisi Partai Besar, bukan Kepentingan Rakyat

October 5, 2026
Kementerian UMKM Targetkan Penyaluran KUR 2025 Sebesar Rp 300 Triliun

Rasio Kewirausahaan Indonesia Ditargetkan Meningkat Hingga Delapan Persen

September 17, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Wednesday, October 7, 2026
Jayakarta News
  • Home
  • News
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World

    Meet the woman who’s making consumer boycotts great again

    New campaign wants you to raise funds for abuse victims by ditching the razor

    Twitter tweaks video again, adding view counts for some users

    A beginner’s guide to the legendary Tim Tam biscuit, now available in America

    India is bringing free Wi-Fi to more than 1,000 villages this year

    Betterment moves beyond robo-advising with human financial planners

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    Oil spill off India’s southern coast leaves fisherman stranded, marine life impacted

    You can now play Bill Gates’ first PC game and run over donkeys on your iPhone, Apple Watch

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Tech
    • All
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup

    Rap group call out publication for using their image in place of ‘gang’

    Meet the woman who’s making consumer boycotts great again

    New campaign wants you to raise funds for abuse victims by ditching the razor

    Twitter tweaks video again, adding view counts for some users

    A beginner’s guide to the legendary Tim Tam biscuit, now available in America

    India is bringing free Wi-Fi to more than 1,000 villages this year

    Betterment moves beyond robo-advising with human financial planners

    People are handing out badges at Tube stations to tackle loneliness

    Trump’s H-1B Visa Bill spooks India’s IT companies

    Oil spill off India’s southern coast leaves fisherman stranded, marine life impacted

    Trending Tags

    • Flat Earth
    • Sillicon Valley
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Golden Globes
    • Future of News
  • Entertainment
    • All
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Meet the woman who’s making consumer boycotts great again

    New campaign wants you to raise funds for abuse victims by ditching the razor

    Twitter tweaks video again, adding view counts for some users

    A beginner’s guide to the legendary Tim Tam biscuit, now available in America

    People are handing out badges at Tube stations to tackle loneliness

    Trump’s H-1B Visa Bill spooks India’s IT companies

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    Oil spill off India’s southern coast leaves fisherman stranded, marine life impacted

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel

    Rap group call out publication for using their image in place of ‘gang’

    Meet the woman who’s making consumer boycotts great again

    New campaign wants you to raise funds for abuse victims by ditching the razor

    Twitter tweaks video again, adding view counts for some users

    India is bringing free Wi-Fi to more than 1,000 villages this year

    Betterment moves beyond robo-advising with human financial planners

    People are handing out badges at Tube stations to tackle loneliness

    Trump’s H-1B Visa Bill spooks India’s IT companies

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result
Home Feature

Tukang Ketik ke Dirut dalam 36 Bulan

Profil Buyar Winarso (6)

by admin
January 28, 2019
in Feature, Profil
0
Tukang Ketik ke Dirut dalam 36 Bulan
519
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Buyar Winarso, mengakrabi kemiskinan dan mengentaskannya. (foto: ist)

JAYAKARTA NEWS – Yang menarik dari pengalaman sebagai orang kantoran pertama kali, adalah tempat penugasan. Ia diterima dan ditugaskan di bagian administrasi. Ironisnya, ia sama sekali tidak bisa mengetik! Tapi tentu saja “kelemahan” itu tidak ia tunjukkan kepada pimpinan yang menerimanya bekerja. Sebab, ia yakin betul, mengetik bukan soal sulit asal mau belajar.

Nah, kebetulan, ia diizinkan tinggal di kantor. Bukan saja diizinkan, pimpinan kantor bahkan memintanya sekaligus sebagai penjaga kantor. Jadilah ia “penguasa” saat jam kantor usai. Ketika aktivitas kantor sudah sepi, ia pun berlatih dan berlatih mengetik. Belajar dan belajar mengetik. Terkadang, sampai larut malam ia menghapal tuts mesin ketik, memelototi di mana huruf a-b-c-d-e… di mana letak tuts 1-2-3-4-5… di mana letak tanda baca titik koma, dan seterusnya. Ia juga belajar memasang kertas di rol mesin ketik. Singkatnya, ia tekun belajar bagaimana cara mengoperasikan mesin ketik.

“Sebenarnya itu semua kemauan saya. Tidak ada yang menyuruh belajar mengetik. Tekad saya, harus bisa ngetik. Harus. Jadi, ya saban malam saya ketrak-ketrik sendiri di kantor, belajar sampai bisa. Alhamdulillah, tak membutuhkan waktu lama, saya sudah mahir mengetik,” katanya.

Setelah sekian lama tugas di bagian pengetikan, atau bagian administrasi, Buyar Winarso mendapat kesempatan bertugas di lapangan. Artinya, tugas keluar kantor. “Bidang pengiriman TKI kan urusannya dengan Departemen Tenaga Kerja, Kantor Imigrasi, bandara… Tempat-tempat itulah bidang tugas saya yang baru. Awalnya, saya ikut teman sekantor, lama-lama jalan sendiri,” kisahnya.

Dengan bekal amanah dan kerja keras, karier Buyar Winarso terbilang cemerlang. Ia cepat beradaptasi dengan bidang tugas yang dipercayakan. Di sisi lain, seiring perjalanan waktu, gaji yang didapatnya pun sedikit-sedikit mengalami kenaikan.

Di sela-sela aktivitas sebagai pegawai PJTKI Bhinneka Tunggal Ika, Buyar Winarso tertarik bisnis pisang sale. Idenya didapat ketika libur kantor, dan pulang ke Kebumen. Di stasiun Kroya, kereta api berhenti cukup lama. Di situ, banyak penjual pisang sale. Ia suka sekali dengan penganan tradisional asal Kroya itu.

Kemudian muncul ide bisnis, untuk menjajakan pisang sale di Jakarta. Ia mengawali dengan membeli pisang sale 3 kg. Sesampai di Jakarta, ia kemas lagi dalam plastik-plastik kecil, dan menitipkannya di warung-warung.

Tak dinyana, ketika ia kembali mendatangi warung-warung itu untuk menarik uang hasil penjualan,  hasilnya luar biasa. Dagangannya ludes terjual semua. Tidak ada sisa barang satu plastik pun. Ia pun cepat berkesimpulan, bahwa bisnis pisang sale sangat menjanjikan.

Ketika itu, Buyar Winarso sudah tinggal di rumah kontrakan. Dalam satu kesempatan khusus, berbekal uang hasil tabungan dari gajinya sebagai pegawai PJTKI, ia berangkat ke Kroya khusus untuk membeli pisang sale. Jumlah pisang sale yang dibeli selalu meningkat setiap ia kulakan ke Kroya. Fantastis! Dalam waktu satu bulan, ia bisa menyalurkan pisang sale sebanyak dua ton!

“Pemasarannya model canvassing. Saya melakukannya sambil jalan. Misal, perjalanan dari rumah ke kantor, saya mampir ke warung-warung di sepanjang rute jalan yang saya lewati,” katanya. Pun, sore atau malam sepulang dari kantor, ia kembali melanjutkan bisnis sampingannya tadi. Keliling dari satu warung ke warung lain, dari satu toko ke toko lain, dengan membawa catatan. “Semua berjalan bagus. Saya berprinsip, selama pekerjaan dikerjakan dengan tekun, pasti akan mencapai hasil yang baik,” tandasnya.

Memang, Buyar Winarso termasuk orang yang cepat belajar. Ketekunannya membuat ia dengan cepat mampu menguasai bidang pekerjaan apa pun yang dipercayakan. Dia tidak hanya mampu mengerjakan tugas-tugas administrasi kantor, tetapi juga tugas-tugas lapangan. Kemampuan istimewa Buyar Winarso ternyata juga diamati pimpinan perusahaan.

Tiba suatu waktu, bosnya mendirikan anak perusahaan bernama PT Abul Pratama Jaya. Masih bergerak di bidang sama, jasa pengiriman TKI ke luar negeri. Di perusahaan itu, Buyar Winarso diberi tanggung jawab memegang SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan), sekaligus diangkat sebagai Direktur Utama.

Kepercayaan yang sangat besar, tanggung jawab yang juga tak kalah besar. Sebab, di pundaknyalah terletak nasib maju-mundurnya perusahaan.

Itu juga yang membuat Buyar Winarso yang ketika itu sedang menempuh pendidikan S-1 di Universitas Islam ‘45 (Unisma) Bekasi jurusan ekonomi manajemen, memutuskan berhenti sejenak dari bangku kuliah. “Perkara merampungkan kuliah, bisa dilakukan kemudian,” ujarnya mantap.

Bukan hanya kuliah yang ia tinggalkan untuk sementara, tapi juga bisnis pisang sale yang sedang berkembang. Di tangan Buyar Winarso, perusahaan baru itu berkembang pesat, dan lekas sejajar dengan perusahaan-perusahaan sejenis lain. Selain ketekunan dan kerja keras, ketika itu, bisnis pengiriman tenaga kerja memang merupakan bisnis yang sangat bagus.

Memasuki tahun 1993, Buyar Winarso membuat keputusan penting dalam hidupnya. Ia mengundurkan diri, menyerahkan kembali amanah kepada bos. Alasannya jujur: Ingin mandiri.

Atas pengunduran dirinya, pimpinan awalnya keberatan. Tetapi, demi melihat tekad yang besar dari Buyar Winarso untuk mandiri, akhirnya dikabulkan. Bukan saja mengabulkan, bahkan mendukung.

Maka, tiga tahun setelah ia berkarier di dua PJTKI (tetapi masih satu afiliasi) itu, Buyar Winarso kembali menjadi insan merdeka. Bedanya, sebelumnya ia merdeka sebagai pengangguran, kini ia merdeka dengan banyak pengalaman, plus keuangan yang lebih baik.

Jika sang waktu dihimpun dalam satu wadah, jika jumlah hari diikat dalam satu suh, maka akan kita dapat rincian 36 bulan, 156 minggu, 1.095 hari, 26.280 jam. Itulah bilangan perjalanan waktu Buyar Winarso merintis kerja, dari tukang ketik ‘kecrak-kecrek’ hingga menjadi direktur utama.

Langkah-langkah Buyar Winarso selanjutnya, relatif berbeda. Berangkat dari status sosial yang meningkat, kondisi ekonomi yang juga membaik, relatif memudahkan niatnya untuk mandiri. Menjalankan usaha sendiri. Apalagi, ditambah pengalaman hidup, pengalaman religius yang juga meningkat, makin mantaplah langkah Buyar menyongsong era yang lebih baik lagi.

Pada fase ini, kita bisa memposisikan Buyar Winarso pada fase yang matang. Matang sebagai seorang profesional di bisnis ketenagakerjaan, tangguh setelah melewati aneka beban berat kehidupan, dan religius karena makin kuatnya keyakinan bahwa Tuhan adalah penentu segalanya. Tak heran jika langkahnya temata (tertata). Tak salah jika batinnya semeleh (pasrah). (Roso Daras/Bersambung)

Tags: buyar winarsobuyar winarso caleg dpr rijayakartanewspartai amanat nasional
Share208Tweet130
admin

admin

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

April 22, 2018
Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

June 22, 2018
Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

January 30, 2019
Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

19
SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

11
Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

8
Sepanjang Januari-Awal Oktober KJRI Johor Bahru Deportasi 4.56 WNI/Pekerja Migran Indonesia

Sepanjang Januari-Awal Oktober KJRI Johor Bahru Deportasi 4.56 WNI/Pekerja Migran Indonesia

October 6, 2026
Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

October 6, 2026
Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

October 6, 2026
Jayakarta News

Copyright © 2017 JNews.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

Copyright © 2017 JNews.

Go to mobile version