Test Event Renang untuk Hadapi Asian Games 2018

 Test Event Renang untuk Hadapi Asian Games 2018

PENGURUS Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI) memanfaatkan test event berencana mempersiapkan para atlet tidak hanya untuk menghadapi ajang Asian Games 2018, tetapi juga demi persiapan menghadapi SEA Games 2019.

Sebagai bagian dari test event atau uji coba, pihak PRSI menggelar CIMB Niaga Indonesia  Open Aquatic Championship 2017 di Jakarta pada 5-15 Desember. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PB PRSI Wisnu Whardana mengatakan dalam test event tersebut akan dilihat dan diseleksi siapa saja para atlet lapis kedua yang memiliki potensi. Even ini dibuka secara resmi oleh Wapres Jusuf Kalla.

“Tapi para atlet yang akan ikut ajang Asian Games 2018 sendiri juga akan disiapkan untuk menghadapi SEA Games berikutnya,” kata Wisnu. Menurut Wisnu, alasan dilibatkannya atlet Asian Games 2018 untuk SEA Games 2019 ialah karena kegiatan pemusat-an latihan nasional (pelatnas) tidak boleh berhenti setelah selesai pelaksanaan Asian Games 2018.

“Tidak boleh ada prestasi yang tertunda. Dalam tiga tahu mendatang akan ada tiga kompetisi penting, yakni Asian Games 2018, SEA Games 2019 di Filipina, dan Olimpiade 2020 di Jepang,” sambung Wisnu. Wisnu berharap dari test event akan muncul lebih dari 20 perenang yang bisa bergabung di pelatnas untuk dipersiapkan menghadapi Asian Games 2018 dan SEA Games 2019.

PRSI, kata Wisnu, setelah test event akan langsung berkoordinasi dengan KONI dan Kemenpora demi mempersiapkan anggaran untuk persiapan atlet ke Asian Games 2018. Pada awal Januari, dia berharap seluruh formasi pelatnas cabang olahraga renang sudah dapat dibentuk.

“Mungkin atlet renang bisa latihan di Amerika Serikat (AS) dan Australia. Renang artistik di Jepang, polo air di Serbia, dan loncat indah di Tiongkok.” Selama pelatnas, para atlet ditargetkan untuk bisa masuk ke urutan delapan besar Asia sesuai disiplin masing-masing.

Wisnu mengatakan, jika ada yang tidak memenuhi target, atlet itu akan secara otomatis terdegradasi dari daftar deret-an sebagai atlet pelatnas. Test event akuatik yang bertajuk Indonesia Open Aquatic Championship 2017 akan di-ikuti peserta dari delapan negara. Lima cabang akuatik yang dipertandingkan ialah loncat indah, renang, renang indah (artistik), polo air, dan renang master.

Peserta dari tujuh negara hanya bertan-ding di dua nomor, yakni loncat indah dan renang. “Negara peserta test event ini akan ada delapan, termasuk Indonesia, dengan loncat indah diikuti negara asing terbanyak yakni Malaysia, Vietnam, Filipina, Thailand, dan India,” kata Wakil Ketua Umum PB PRSI Harlin E Rahardjo.

“Untuk Nomor renang diikuti peserta dari Korea Selatan dan Singapura,” tambah Harlin saat ditemui di Stadion Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, kemain. Dalam laga uji coba itu akan dipertandingkan 58 nomor pertandingan yang terbagi atas renang 41 nomor, artistik 5 nomor, loncat indah 10 nomor, dan polo air 2 nomor, yang diikuti lebih dari 2.000 peserta yang terbagi menjadi kategori senior dan kelompok umur. ***

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *