Tags : KPAI

Kabar

KPAI Temukan Lima Alasan Anak Putus Sekolah Selama Pandemi Covid-19

JAYAKARTA NEWS— Hasil pengawasan Retno Listyarti, Anggota Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI)  sejak Januari-tahun 2021 menunjukkan bahwa terjadi peningkatan jumlah anak putus sekolah selama masa pandemi_covid 19.  Ada lima alasan yang menyebabkan anak putus sekolah, yaitu karena menikah, bekerja, menunggak Iuran SPP, kecanduan game online dan meninggal dunia. Adapun wilayah pantauan adalah  Kota Bandung, Kota […]Read More

Kabar

Guru Mulai Divaksin, Pemerintah Tetap Hati-Hati Buka Sekolah Tatap Muka

JAYAKARTA NEWS— Pemerintah menargetkan akhir Juni 2021 sebanyak 5,5 juta guru dan dosen selesai divaksinasi virus corona (Covid-19). Pemerintah berharap usai vaksinasi sekolah kembali dibuka dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim mengatakan, sudah lama siswa tidak belajar tatap muka di sekolah. Target Kemdikbud, setelah Juni 2021 para […]Read More

Kabar

Soal Kasus Intoleransi di Beberapa Sekolah Negeri, KPAI: Menunjukan Sekolah

JAYAKARTA NEWS— Sebuah video viral di media sosial yang memperlihatkan percakapan antara Elianu Hia (orangtua salah satu siswi yang beragama non Islam) dan pihak SMK Negeri 2 Padang. Menurut pengakuan Elianu, dirinya dipanggil pihak sekolah karena anaknya, berinisial JCH, tidak mengenakan jilbab/kerudung saat bersekolah. JCH tercatat sebagai siswi Kelas IX pada Jurusan Otomatisasi dan Tata […]Read More

Kabar

KPAI Soroti Pemilihan Ketua OSIS di SMAN 6 Depok

JAYAKARTA NEWS—Komisi Perlindungan Anak Indonesia menyoroti dugaan isu  SARA dalam pemilihan ulang Ketua OSIS di SMAN 6 Depok yang menjadi viral di media social. Kasus ini hampir mirip dengan kejadian di SMAN 58 Jakarta beberapa waktu lalu yang juga menghebohkan lantaran ada isu berbau SARA mewarnai pemilihan Ketua OSIS di sekolah tersebut. Dalam rilisnya, KPAI […]Read More

Kabar

KPAI Keluarkan Enam Rekomendasi Terkait Rencana Pembelajaran Tatap Muka

JAYAKARTA NEWS— Dalam mengatasi sejumlah masalah PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh), Kemdikbud RI sudah berupaya mengeluarkan sejumlah regulasi, namun sayangnya dari hasil pengawasan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), sejumlah regulasi tersebut belum dipahami dan belum diimplementasikan di sejumlah daerah, akibatnya tujuan meringankan PJJ belum terjadi. PJJ fase kedua nyaris belum berubah dari PJJ fase pertama, tugas-tugas […]Read More

Kabar

KPAI Dorong Pemerintah Biayai Tes Swab bagi Seluruh Guru SMK

JAYAKARTA NEWS— Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim memperbolehkan sekolah menengah kejuruan (SMK) melakukan pembelajaran praktik secara tatap muka. Pembelajaran praktik secara tatap muka  dapat dilakukan di semua zona, termasuk  zona oranye dan merah. Namun bukan pembelajaran teori, hanya pembelajaran praktik dan cuma mata pelajaran produktif  di bengkel dan  laboratorium dengan protokol kesehatan/SOP yang ketat. […]Read More

Kabar

Kasus Guru Ajak Siswa Pilih Ketua OSIS Seagama, KPAI :

JAYAKARTA NEWS—Kasus oknum guru rasis di SMA 58 Jakarta terus bergulir. Kali ini tanggapan datang dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). “Toleransi itu mutlak, bukan sekadar menghargai perbedaan, tapi lebih dari itu, tidak ada kebencian sedikit pun pada perbedaan,” tegas  Retno Listyarti, Komisioner KPAI  bidang Pendidikan, Rabu (28/10/2020). Menurutnya, peristiwa ajakan salah satu  guru di […]Read More

Kabar

Retno Listyarti: KPAI Minta Disdik tak Hilangkan Hak Atas Pendidikan

JAYAKARTA NEWS— Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI)  menyayangkan narasi Kepala Dinas Pendidikan  Provinsi Sumatera Selatan yang dimuat  salah satu media yang mengancam anak-anak peserta aksi untuk dikeluarkan dari sekolah dan  sebagai gantinya mengikuti pendidikan kesetaraan atau paket C dan diminta sekolah dipinggiran Sumatera Selatan, artinya ada ancaman hak atas pendidikan formal terutama di sekolah negeri. […]Read More

Kabar

KPAI Minta Kemdikbud Tambah Kuota Umum untuk PJJ

JAYAKARTA NEWS— Kemdikbud menggelontorkan anggaran Rp7 triliun lebih  untuk memberikan paket kuota internet kepada siswa dan guru jenjang PAUD/TK sampai SMA/SMK, juga kepada mahasiswa dan dosen di Perguruan Tinggi.  Adapun ketentuannya paket kuota internet untuk peserta didik PAUD mendapatkan 20 GB per bulan dengan rincian 5 GB untuk kuota umum dan kuota belajar 15 GB. […]Read More

Kabar

KPAI Dorong Kemdikbud Perbaiki Kurikulum Sejarah yang Didominasi Perang dan

JAYAKARTA NEWS— Rencana Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) yang menempatkan mata pelajaran sejarah sebagai mata pelajaran pilihan di SMA bahkan menghilangkannya di SMK menjadi sorotan Komisi Perlindungan Anak Indonesia. Komisioner KPAI bidang Pendidikan Retno Listyarti menilai keputusan tersebut tidak tepat. Semua anak, baik di jenjang SMA ataupun SMK berhak mendapatkan pembelajaran sejarah dengan bobot dan […]Read More