• Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
Thursday, October 1, 2026
  • Login
Jayakarta News
Advertisement
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result

Swiss Tahan Imbang1-1 atas Pemegang Lima Gelar Piala Dunia

Swiss Tahan Imbang1-1 atas Pemegang Lima Gelar Piala Dunia

admin by admin
June 18, 2018
in Sport
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SWISS tampil dengan penampilan penuh semangat dalam menahan juara lima kali Brasil, untuk menjadi imbang 1-1 dalam pertandingan pembuka Piala Dunia mereka pada Minggu.

Brasil mengeluarkan senjata ablazing dan maju pada menit ke-20 melalui serangan panjang yang menggiurkan oleh Philippe Coutinho.

Tapi Swiss bangkit membalas  menyamakan kedudukan di menit ke-50 dengan header Steven Zuber. Dan kemudian Nati sukses menahan serangan Brasil yang  kuat untuk mempertahankan skor itu.

Hasil imbang itu memberi kedua tim satu poin di Grup E – di belakang Serbia yang memiliki tiga poin setelah menang 1-0 atas Kosta Rika.

Satu-satunya pertemuan  Swiss dan Brasil sebelumnya adalah  di Piala Dunia datang pada 1950, ketika Swiss melalui Jacky Fatton mencetak gol di menit ke-88 untuk hasil imbang 2-2.

Kapten tim Marcelo adalah satu-satunya starter di timnas Brasil  yang juga ditampilkan dalam lin up pertama di negaranya saat kalah memalukan 7-1 dari Jerman di semi-final Piala Dunia 2014.

Neymar, yang melewatkan momen 2014, yang terlupakan dengan patah tulang di punggungnya, bisa bermain meski pelatih Tite mengatakan pada Sabtu ia tidak fit “100 persen”. Dan pada 10 menit pertama di Rostov Arena, tampak penampilan  kedua tim seimbang.

Kekuatan sepakbola Amerika Selatan mampu dijaga oleh  kiper  Swiss Yann Sommer yang dapat melakukan pekerjaan yang baik dimana ia membelokkan upaya kaki kiri Paulinho. Sommer tidak punya kesempatan meskipun pada menit ke-20  Brasil memimpin pada upaya brilian oleh Coutinho.

Pemain tengah itu menembakkan bola dari jarak jauh yang luar biasa yang menggebrak tiang jauh kanan dan lahirlah  gol ke-11 untuk Selecao.

Swiss tidak dapat benar-benar mengancam gawang lawan dan lebih mencolok dengan tantangan berat mereka pada playmaker Brazil,  Neymar dengan menghabiskan waktu yang cukup lama di lapangan untuk mengganggu mantan pemain Barcelona itu melalui 10 kali pelanggaran.

Tindakan itu mereda selama sisa babak pertama – meskipun Swiss mengendalikan sedikit lebih baik dari permainan- sampai Diego Silva hampir menggandakan  keunggulan di babak perpanjangan waktu pertama, dengan mengirim sundulannya dari sudut di atas mistar gawang.

Swiss tidak menggantung kepala mereka dan menyimpang permainan hanya lima menit memasuki babak kedua pada set piece.

Zuber memberi Miranda dorongan kecil dari belakang untuk menciptakan ruang yang cukup untuk menyundul tendangan pojok Xherdan Shaqiri dari sisi kanan pada menit ke-50.

Brasil mencoba untuk mengambil tekanan, tetapi pertahanan Swiss terus bekerja keras untuk menghancurkan serangan mereka, dengan melakukan berbagai pelanggaran yang menghasilkan kartu kuning, dan contohnya menyasar Neymar sehingga ia semakin babak belur.

Coutinho terlihat bagus untuk menggandakan golnya dan membawa Brasil kembali unggul pada menit ke-70,tetapi tendangan kaki kanannya melebar. Swiss memusatkan upaya pertahanan mereka dan menjaga serangan berbahaya Brasil,  meskipun fans Nati menahan napas mereka di menit ke-88 pada header Neymar, yang dapat Sommer selamatkan  dengan nyaman meskipun sang bintang itu cukup memiliki ruang.

Sommer sukses menjalankan tugas dua menit kemudian, saat ia menyingkirkan sundulan kosong Roberto Firmino. Gelombang serangan Brasil terakhir berlanjut dengan Miranda mengirim tendangan semenit kemudian hanya melebar beberapa jengkal. Bek Swiss Fabian Schaer berhasil menyelamatkan  tembakan Renato Augusto di  enam menit memasuki waktu tambahan untuk mengamankan poin.

Tags: brasiljayakartanewsNeymarPiala DuniaSwiss
Previous Post

Neymar Jadi Terget Pelanggaran Pemain Swiss 10 Kali

Next Post

Umi Pipik Mantap Bercadar

admin

admin

Next Post
Umi Pipik Mantap Bercadar

Umi Pipik Mantap Bercadar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Activity
  • Blog
  • Feature Terbaru Hari Ini
  • Home
  • INDEKS
  • KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
  • Konfirmasi Pembayaran
  • Kontak
  • Members
  • Pasang Iklan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PENGELOLA JAYAKARTA NEWS

© 2018 JayakartaNews

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah

© 2018 JayakartaNews

Go to mobile version