• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech
Riset: Obesitas Penduduk Bumi Naik Tajam

Riset: Obesitas Penduduk Bumi Naik Tajam

June 14, 2017
Usung Filosofi Keluarga Indonesia Sejahtera, BULOG Luncurkan ‘Beras Kita Medium’

Usung Filosofi Keluarga Indonesia Sejahtera, BULOG Luncurkan ‘Beras Kita Medium’

October 20, 2026
Semester I 2026, Multiplier Effect BULOG Melesat Rp48,54 Triliun

Bantuan Beras Tahap III 2026, Bulog Siapkan 15,68 Juta Kilogram untuk Warga DIY

October 20, 2026
Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

October 20, 2026
Kardinal Suharyo Sambangi IKN, Romo Yos Tegaskan Peran Gereja dalam Masa Depan Bangsa

Kardinal Suharyo Sambangi IKN, Romo Yos Tegaskan Peran Gereja dalam Masa Depan Bangsa

October 20, 2026
Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir pada Almarhum Subagyo H.S di Mabesad

Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir pada Almarhum Subagyo H.S di Mabesad

October 20, 2026
WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

October 20, 2026
Kepala BNPB dan Kasad Tinjau Langsung Karhutla di Pulang Pisau Kalteng

Kepala BNPB dan Kasad Tinjau Langsung Karhutla di Pulang Pisau Kalteng

October 20, 2026
Evaluasi Dua Tahun Prabowo – Gibran

Evaluasi Dua Tahun Prabowo – Gibran

October 20, 2026
Wali Kota Malang Ingkar Janji: Pohon yang Dijanjikan, Billboard yang Tumbuh

Wali Kota Malang Ingkar Janji: Pohon yang Dijanjikan, Billboard yang Tumbuh

October 20, 2026
Program G to G, KP2MI Berangkatkan 300 Pekerja Migran Indonesia ke Korea Selatan

Program G to G, KP2MI Berangkatkan 300 Pekerja Migran Indonesia ke Korea Selatan

October 19, 2026
Polda Jabar Ungkap Sindikat Obat Keras di Bandung, Temukan Mesin yang Mampu Produksi 8 Juta Pil per-Hari

Polda Jabar Ungkap Sindikat Obat Keras di Bandung, Temukan Mesin yang Mampu Produksi 8 Juta Pil per-Hari

October 19, 2026
LDKI JAYA Desakan Proses Hukum Dugaan Penyelundupan Pasal 18 Ayat 3 PKPU No 19 Tahun 2024

LDKI JAYA Desakan Proses Hukum Dugaan Penyelundupan Pasal 18 Ayat 3 PKPU No 19 Tahun 2024

October 19, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Wednesday, October 21, 2026
Jayakarta News
  • Home
  • News
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World
    Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

    Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    BEI Buka Data Kepemilikan Saham Perusahaan Tercatat di Atas 1 Persen

    Tiga Emiten Didenda Rp 2,1 Triliun Karena Manipulasi Pasar Saham

    BPS Catat Komoditas Sawit Masih Jadi Penopang Ekspor Pertanian

    GAPKI Catat Ekspor Produk Sawit Agustus 2026 Naik 12,56 Persen

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Tech
    • All
    • Gear
    • Startup

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Trending Tags

    • Flat Earth
    • Sillicon Valley
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Golden Globes
    • Future of News
  • Entertainment
    • All
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    Trump-May special relationship gets special treatment in the streets of London

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

    Lady Gaga Pulled Off One of the Best Halftime Shows Ever

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result
Home Feature

Riset: Obesitas Penduduk Bumi Naik Tajam

by admin
June 14, 2017
in Feature, Kesehatan
0
Riset: Obesitas Penduduk Bumi Naik Tajam
501
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

 

KAPAN Anda terakhir menimbang berat badan Anda? Bagaimana hasilnya? Di bawah normal, norman, di atas normal atau Anda termasuk 10 persen penduduk dunia yang masuk dalam kategori punya berat badan berlebihan alias obesitas?

Sebuah riset terbaru menunjukkan 10% penduduk dunia masuk dalam kategori obesitas, sebuah angka yang meningkat cukup tajam dalam 30 tahun terakhir ini.

Menurut New England Journal of Medicine yang terbit pada Senin (12/6/2017), studi tersebut memperlihatkan masalah yang serius mengenai obesitas, bahkan termasuk di wilayah Afrika yang secara historis sulit mendapatkan makanan.

Penelitian yang disusun oleh Institute for Health Metrics and Evaluation di University of Washington dan didanai oleh Gates Foundation tersebut, mengamati 195 negara, yang pada dasarnya merupakan populasi dunia. Hasil risetnya menemukan, bahwa tingkat obesitas setidaknya naik dua kali lipat di 73 negara – termasuk Turki, Venezuela Dan Bhutan – dari tahun 1980 sampai 2015, dan “terus meningkat di sebagian besar negara lain.”

Penelitiann mengenalisis sekitar 1.800 data dari seluruh dunia, dimana para periset menemukan bahwa kelebihan berat badan telah memiliki andil dalam empat juta kematian pada tahun 2015, mulai dari penyakit jantung, diabetes, ginjal dan faktor lainnya.

Angka kematian per kapita naik 28 persen sejak tahun 1990, dan 40 persen kematiannya termasuk di antara orang-orang yang kelebihan berat badan, tapi mereka tidak cukup berat untuk dimaukkan dalam kategori sebagai orang yang obesitas.

 

Penelitian tersebut mendefinisikan obesitas sebagai indeks massa tubuh 30 atau lebih tinggi dan kelebihan berat badan sebagai B.M.I. Dari 25 menjadi 29.

Dengan ukuran tersebut, hampir 604 juta orang dewasa di seluruh dunia mengalami obesitas dan 108 juta anak-anak, para penulis melaporkan. Tingkat obesitas di kalangan anak-anak meningkat lebih cepat di banyak negara daripada di kalangan orang dewasa.

Di Amerika Serikat, 12,5 persen anak-anak mengalami obesitas, naik dari 5 persen pada tahun 1980. Menggabungkan anak-anak dan orang dewasa, Amerika Serikat memiliki perbedaan yang meragukan dengan kenaikan terbesar dalam poin persentil dari negara manapun, sebuah lompatan 16 poin persentase untuk 26,5 persen dari keseluruhan populasi.

Sejumlah ilmuwan nutrisi, termasuk yang memiliki sikap berbeda secara signifikan pada beberapa isu di lapangan, memuji secara luas mengenai kedalaman, kualitas dan kedalaman studi, dan pentingnya pesan yang disampaikan dari hasil penelitian ini.

“Implikasi globalnya sangat besar,” kata Barry Popkin, seorang profesor nutrisi di University of North Carolina. Menurutnya temuan tersebut cenderung menegaskan pula tentang studi regional yang lebih kecil.

“Studi ini menunjukkan apa yang kita ketahui: Tidak ada negara di dunia yang telah mengurangi tingkat kelebihan berat badan atau obesitas. Ini sangat mengejutkan mengingat besarnya biaya kesehatan dan ekonomi terkait dengan kelebihan berat badan dan obesitas. ”

Studi ini sebagian besar tidak membahas secara mendalam penyebab obesitas, namun para peneliti mengatakan bahwa semakin banyak akses terhadap makanan kemasan murah dan gizi buruk mungkin merupakan faktor utama dan perlambatan umum dalam aktivitas fisik mungkin tidak.

“Perubahan aktivitas fisik mendahului peningkatan obesitas global,” kata Dr. Ashkan Afshin, asisten profesor di Institute for Health Metrics and Evaluation dan penulis utama studi tersebut.

“Kami memiliki lebih banyak makanan olahan, makanan yang padat energi, pemasaran produk makanan yang lebih intens, dan produk ini lebih tersedia dan lebih mudah diakses,” tambahnya. “Lingkungan makanan tampaknya menjadi pendorong utama obesitas.”

Peneliti lainnya juga sepakat, ketersediaan makanan yang buruk, patut diberi catata bahwa makanan semacam itu pad aumumnya paling mudah diakses dan terjangkau.

“Apa yang dimakan orang, adalah faktor kunci, apakah mereka menjadi gemuk atau tidak,” kata Adam Drewnowsk, direktur Pusat Nutrisi Kesehatan Masyarakat di University of Washington, yang tidak berkaitan dengan tim penelitian tersebut. Menurutnya penelitian tersebut sebagai “karya brilian oleh Orang-orang terbaik dalam bisnis ini. ” Dia mengatakan, membuat orang makan makanan sehat lebih mudah diucapkan, daripada dilakukan.

“Sangat menyenangkan membicarakan kebutuhan untuk makan makanan yang kurang sehat dan makanan yang lebih sehat,” katanya. Tapi “makanan yang tidak sehat harganya lebih sedikit; Makanan sehat seringkali lebih mahal. Orang makan apa yang mereka mampu. ”

 

Ranking obesitas pada anak di dunia.

Penelitian tersebut mencirikan pertumbuhan obesitas dengan dua cara. Pertama,  melihat negara-negara yang memiliki lompatan terbesar dalam aspek persentasenya. Setelah Amerika Serikat, negara-negara lain dengan peningkatan  yang signifikan dalam persentase populasi yang menderita obesitas adalah Arab Saudi, Aljazair dan Mesir.

Kedua,  negara-negara yang memiliki tingkat presentasi kenaikan lebih cepat, meskipun tetap rendah kalau dikalkulasi dengan persentase keseluruhan populasi. Secara umum, kenaikan tercepat ditemukan di Amerika Latin, Afrika dan China. Di China, misalnya, kurang dari 1 persen penduduknya gemuk pada tahun 1980, tapi sekarang lebih dari 5 persen, meningkat lima kali lipat. Kenaikan obesitas pada anak di China kira-kira sama dengan perubahan keseluruhan.

Tiga negara di Afrika – Burkina Faso, Mali dan Guinea-Bissau – memiliki pertumbuhan tercepat. Burkina Faso, negara dengan pertumbuhan tercepat di dunia dalam obesitas, dimulai pada tahun 1980 dengan sekitar sepertiga dari persen penduduknya mengalami obesitas. Tingkatnya naik menjadi hampir 7 persen dari populasi.

“Beban kesehatan dan ekonomi masa depan yang dihadapi semua negara ini sangat besar,” kata Dr. Popkin.

Mengenai keseluruhan implikasi kesehatan dari penelitian ini, satu hal yang dilakukan oleh para peneliti adalah bahwa ada kabar baik / pola berita buruk muncul. Kabar baiknya adalah bahwa beban penyakit yang disebabkan oleh obesitas sebenarnya jatuh di beberapa negara terkaya. Di Amerika Serikat, tingkat kematian yang terkait dengan obesitas turun dari 63 per 100.000 pada tahun 1990 (tahun dasar untuk ukuran ini) menjadi 61 per 100.000 orang, data ini mencerminkan kaitan antara konsumsi obat-obatan yang berhubungan dengan efek obesitas, seperti hipertensi.

Kabar buruknya adalah bahwa pemulihan tersebut tidak tersedia di negara-negara berkembang atau hanya tersedia bagi orang-orang terkaya, yang menyebabkan tingkat kematian terkait dan tanpa solusi yang jelas.

“Sebagian besar orang gemuk sangat menderita karena penyakit kardiovaskular dan diabetes,” kata Dr. Afshin, penulis utama studi tersebut. Itu sudah agak dikurangi di Amerika Serikat “dan negara maju lainnya” dengan penggunaan obat-obatan terlarang.

“Tapi kita tidak bisa (menyarankan) semua orang memakai narkoba,” katanya. “Idealnya, kami ingin melihat lebih jauh ke akar penyebab dan mengatasi masalah makan berlebih.”

Sampai saat ini, katanya, tidak ada negara “yang mampu mengendalikan lingkungan makanan, yang tampaknya merupakan pendorong utama obesitas.”

Tags: berat badanInstitute for Health Metrics and Evaluation University of WashingtonkegemukanNew England Journal of MedicineObesitasProf Barry Popkintinggi badan
Share200Tweet125
admin

admin

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

April 22, 2018
Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

June 22, 2018
Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

January 30, 2019
Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

19
SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

11
Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

8
Usung Filosofi Keluarga Indonesia Sejahtera, BULOG Luncurkan ‘Beras Kita Medium’

Usung Filosofi Keluarga Indonesia Sejahtera, BULOG Luncurkan ‘Beras Kita Medium’

October 20, 2026
Semester I 2026, Multiplier Effect BULOG Melesat Rp48,54 Triliun

Bantuan Beras Tahap III 2026, Bulog Siapkan 15,68 Juta Kilogram untuk Warga DIY

October 20, 2026
Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

October 20, 2026
Jayakarta News

Copyright © 2026 Jayakarta News

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

Copyright © 2026 Jayakarta News

Go to mobile version