Modernisasi Kebun Binatang Ragunan

 Modernisasi Kebun Binatang Ragunan

KAPAN terakhir kali Anda mengunjungi Kebun Binatang Ragunan, Jakarta Selatan? Kalau sudah lama tidak ke sana, info ini pasti penting buat Anda. Tetapi bagi yang baru-baru ini ke sana, abaikan saja.

Ini pengalaman mengunjungi Kebun Binatang Ragunan, seminggu lalu. Berdua seorang teman, saya dikenakan biaya Rp 30.000. Sempat berpikir, harga itu terlalu mahal, karena harga tiket masuk hanya Rp 4.000 per orang.

Setelah mendapat penjelasan dari petugas loket, barulah paham, bahwa tidak ada kenaikan harga tiket masuk (HTM). Uang Rp 30.000 yang harus dibayarkan, ternyata merupakan modernisasi sistem pembayaran, sekaligus menjadi paket yang kalau dihitung-hitung, sangat menguntungkan pengunjung.

Dengan membayar Rp 30.000, pengunjung diberi satu keping kartu. Kartu yang diterbitkan oleh Bank DKI itu ternyata multifungsi. Pertama, sebagai tanda masuk ke Kebun Binatang Ragunan. Selain itu, dengan kartu yang sama, bisa digunakan untuk naik bus Trans Jakarta (Jak Card).

Jika dirinci lebih detail, kartu itu peruntukannya adalah Rp 8.000 untuk HTM dua orang. Artinya, HTM tetap Rp 4.000 per pengunjung. Kemudian, dipotong lagi Rp 3.000 untuk parkir sepeda motor dan biaya Jak Card Rp 10.000. Artinya, masih ada saldo Rp 9.000 yang bisa digunakan untuk kunjungan berikutnya. Atau, bisa juga dipakai untuk bayar tiket naik Trans Jakarta ke barbagai jurusan.

Yang lebih menarik, kartu itu juga termasuk untuk bayar jasa toilet, yang dulu dipungut Rp 2.000, sekarang gratis. Sekalipun berkali-kali masuk toilet, tidak lagi dikenakan pungutan. Toilet di Kebun Binatang Ragunan juga sangat bersih, berkat dua penjaga kebersihan yang stand by dari pukul 10.00 – 17.00 WIB. ***

Digiqole ad

Related post

1 Comment

  • sgt informatif makasih gan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *