• Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
Monday, September 28, 2026
  • Login
Jayakarta News
Advertisement
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result

Masa Depan Keuangan Facebook Masih Tergantung Iklan Online

Masa Depan Keuangan Facebook Masih Tergantung Iklan Online

admin by admin
May 7, 2017
in Ekonomi & Bisnis, Kabar
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

FECEBOOK Inc kini tampaknya makin menggantungkan masa depan bisnisnya kepada pasar iklan online, sekalipun pesaing terberatnya, Google, telah menemukan dasar-dasar untuk memperkuat keuangannya melalui pengembangan hardware dan software.

Dalam sebuah laporan yang dirilis belum lama ini, bahwa 98 persen dari pendapatan pada triwulan pertama Facebook berasal dari iklan. Tahun lalu komposisi pendapatan Facebook dari lini iklan online 97 persen, sedangkan pada 2012 baru mencapai 84 persen. Sementara itu untuk raihan pendapatan dari non iklan  anjlok menjadi 175 juta dolar AS pada triwulan pertama, sementara pada triwulan pertama tahun sebelumnya mencapai 181 juta dolar AS.

Facebook sudah diingkatkan mengenai bakal turunnya pendapatan non iklan dan ini hampir seluruhnya merupakan player video game pada komputer desktop yang terpangkas akibat migrasi game dari desktop ke smartphone.

Facebook sendiri tampaknya harus menggenjot sumber pendapatan di luar iklan online, agar tidak tergantung pada lini periklanan. Menurut Clement Thibault, seorang analis senior yang dikutip  Investing.com, situasi ketergantungan FB kepada iklan ini merupakan kondisi keprihatan semenjak lama, sehingga FB harus mencari sumber pendapatan lain selain bisnis iklan intinya.

Dia mengingatkan, bahwa beriklan di internet bagaimana pun masih merupakan bisnis baru. “Ini bukan seperti bisnis gaya lama, sehingga perlu segera bergeser,” katanya seperti dikutip Reuters.

Posisi saham Facebook pada Selasa pekan lalu mencatat tingkat tertinggi 153,60 dolar AS per saham, namun kemudian anjlok pada 150,85 dolar AS per saham.

Penggalangan pendapatan FB berbanding terbalik dengan Google, yang mana pemasukan dari non iklan, seperti ponsel pintar Pixel, berhasil meraih kenaikan 49,4 persen menjadi 3,1 miliar dolar AS pada triwulan pertama tahun ini. Sektor ini menyumbang 13 persen dari total pendapatan Google, dimana setahun lalu andilnya baru 10 persen dari total pendapatan.

Tags: FacdebookGoogleiklan onlineinternetmark zuckerberg
Previous Post

Chelsea Kokoh Puncaki Klasemen Liga Inggris

Next Post

Cantrang Dilarang, Nelayan Melenggang

admin

admin

Next Post
Cantrang Dilarang, Nelayan Melenggang

Cantrang Dilarang, Nelayan Melenggang

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Activity
  • Blog
  • Feature Terbaru Hari Ini
  • Home
  • INDEKS
  • KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
  • Konfirmasi Pembayaran
  • Kontak
  • Members
  • Pasang Iklan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PENGELOLA JAYAKARTA NEWS

© 2018 JayakartaNews

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah

© 2018 JayakartaNews

Go to mobile version