Makna Blangkon Sandiaga Uno

 Makna Blangkon Sandiaga Uno
Romo Aning, kerabat Kasultanan Yogyakarta Hadiningrat dan Sandiaga Uno. Romo Aning memberikan sebuah blangkon yang sarat makna simbolis kepada Sandi. (foto: kanigoro.com)

JAYAKARTA NEWS – Blangkon, penutup kepala masyarakat Jawa memiliki filosofi yang tidak main-main. Blangkon diibaratkan sebagai jagad gedhe (makrokosmos), sedangkan kepala sebagai jagad alit (mikrokosmos). Sebuah simbol keseimbangan alam semesta. Dalam konteks kepemimpinan adalah kebijaksanaan.

Blangkon juga memiliki makna simbolis manusia sebagai khilafah yang membutuhkan kekuatan Tuhan. Dalam konteks makna itu, blangkon menyimbolkan kekuatan Tuhan yang diperlukan bagi manusia agar mampu menjalankan tugasnya mengurus alam semesta.

Syahdan, pemberian blangkon oleh Romo Aning, yang merupakan sepupu Sri Sultan Hamengku Buwono X menjadi sarat bermakna. Dukungan kerabat Kasultanan Yogyakarta Hadiningrat kepada Sandiaga Uno melalui Romo Aning, makin memantapkan masyarakat Yogya memilih pasangan Prabowo – Sandiaga Uno dalam Pilpres mendatang. “Blangkon ini agar pak Sandi menjadi ksatria yang berwibawa,” ujar Romo Aning.

Peristiwa itu terjadi saat Sandiaga Uno melakukan rangkaian kegiatan menyerap aspirasi masyarakat dan bertemu ratusan purnawirawan TNI/Polri di Lapangan Tegaltirto, Berbah, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (22/3/2019) kemarin.

Tiba di Berbah, eks wakil gubernur DKI ini menyempatkan diri sarapan di Rumah Makan Ikan Bakar Sumilir Berbah, yang berada di depan lapangan Tegaltirto. Massa dengan antusias menyambut cawaprers nomor 02 itu.

Sandi merasa sangat terhormat dan sekaligus menganggapnya sebagai titipan amanah masyarakat Yogya melalui simbol blangkon tadi. Untuk menjawab amanah tersebut, Sandi menyatakan, dirinya bersama Prabowo Subianto akan fokus pada ekonomi. “Ekonomi yang menggerakan harga-harga kebutuhan pokok stabil terjangkau serta penciptaan dan penyediaan lapangan kerja,” jelas Sandi.

Menurut Sandi, fakta nyata di lapangan, dari 1.400 titik yang dikunjunginya dalam menyerap aspirasi masyarakat, terjadi stagnasi ekonomi. Masyarakat juga mengeluhkan harga-harga kebutuhan pokok yang mahal.

“Sampaikan kepada kerabat, tetangga, saudara, handai taulan, dan orang lain bahwa fokus Prabowo Sandi adalah ekonomi. Sampaikan secara langsung, jika Insya Allah kami terpilih sebagai presiden dan wakil presiden, harga-harga stabil, dan ketersediaan penciptaan serta penyediaan lapangan kerja,” ujar Sandi.

Dalam kesempatan itu, kepada ribuan simpatisan dan relawan yang hadir, Sandi mengingatkan tinggal 26 hari lagi pencoblosan. Dia meminta semuanya untuk terus bekerja keras, cerdas, tuntas dan ikhlas atau 4 as. “Para relawan bekerja dengan prinsip 4 as, yakni kerja keras, kerja cerdas, tuntas dan ikhlas. Datangi para tetangga, sahabat dan lingkungan terdekat. Sampaikan, jika Prabowo Sandi dipercaya dan diberikan amanat oleh masyarakat Indonesia, di tahun 2019, harga-harga murah, cari kerja mudah, dan hidup tidak lagi susah,” jelasnya.

Acara yang digelar sejak pukul 08:00 WIB ini ditutup dengan pembagian piala pemenang Prabowo Cup. (*/rr)

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *