• Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
Thursday, October 1, 2026
  • Login
Jayakarta News
Advertisement
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result

Kementan Sebut Produksi Gula 2025 Capai 2,67 Juta Ton

Kementan Sebut Produksi Gula 2025 Capai 2,67 Juta Ton

Redaksi by Redaksi
February 7, 2026
in Agribisnis
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAYAKARTA NEWS – Kementerian Pertanian (Kementan) menyebutkan produksi gula dan tebu nasional sepanjang 2025 mencapai 2,67 juta ton atau sekitar 97,54 persen dari target yang ditetapkan.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan, capaian produksi gula tersebut sejalan dengan peningkatan produksi tebu nasional yang pada tahun 2025 mencapai 39,07 juta ton, dengan produktivitas rata-rata 69,35 ton per hektare.

“Angka ini melampaui target Rencana Strategis (Renstra) Perkebunan dan mencerminkan keberhasilan berbagai intervensi pemerintah di sektor hulu,” ujar Mentan Amran dalam keterangannya dikutip Sabtu (7/2/2026).

Mentan menegaskan, penguatan produksi tebu akan terus diakselerasi untuk mewujudkan swasembada gula dan mengurangi ketergantungan impor.

“Swasembada gula adalah keharusan. Pemerintah fokus meningkatkan produktivitas tebu, memperluas areal, menyediakan benih unggul, serta melakukan modernisasi industri gula,” kata Mentan Amran

Pemerintah, lanjut Amran, terus mendorong peningkatan produktivitas dan efisiensi dari hulu hingga hilir. Pemerintah menargetkan produksi gula nasional mencapai 3,27 juta ton pada 2027.

Plt. Direktur Jenderal Perkebunan Abdul Roni Angkat menjelaskan bahwa capaian produksi tebu 2025 didorong berbagai program strategis, antara lain bongkar ratoon, penggunaan varietas tebu unggul, serta pendampingan teknis yang intensif kepada petani.

“Capaian ini didorong berbagai intervensi pemerintah, mulai dari bongkar ratoon, penggunaan varietas unggul, hingga pendampingan petani,” ungkap Roni.

Roni menambahkan, pemerintah juga mendorong varietas tebu unggul dan memperkuat sistem perbenihan nasional untuk mewujudkan swasembada gula nasional.

Robi juga menyebutkan, Jawa Timur masih menjadi sentra utama produksi tebu nasional, diikuti Lampung dan Jawa Tengah.

Selain itu, kata Roni, pengembangan kawasan tebu juga terus diperluas di sejumlah provinsi lain, seperti Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, Gorontalo, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur sebagai bagian dari strategi ekstensifikasi.

Kementan juga memperkuat sistem perbenihan nasional guna memastikan ketersediaan varietas unggul, sekaligus mendorong peningkatan efisiensi pabrik gula melalui program revitalisasi.

Dukungan pembiayaan melalui KUR Khusus Tebu, penyediaan alat dan mesin pertanian, serta penguatan kelembagaan petani menjadi bagian dari upaya terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Roni mengatakan, meski dihadapkan pada tantangan seperti perubahan iklim, keterbatasan lahan, dan efisiensi industri gula, pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus mempercepat peningkatan produksi nasional.

Menurut Roni, respons petani terhadap program pengembangan tebu pun dinilai positif karena berdampak langsung pada peningkatan produktivitas, efisiensi biaya, dan peluang peningkatan pendapatan. (yog)

Tags: kementan
Previous Post

Herry Dahana: Selamat Ulang Tahun ke-18 Gerindra, Teruslah Berpihak pada Rakyat

Next Post

BRIN Sebut Dua Produk Radiofarmaka untuk Kanker Siap Diproduksi

Redaksi

Redaksi

Next Post
BRIN Kembangkan Tekstil Antibakteri Berbasis Jeruk Nipis

BRIN Sebut Dua Produk Radiofarmaka untuk Kanker Siap Diproduksi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Activity
  • Blog
  • Feature Terbaru Hari Ini
  • Home
  • INDEKS
  • KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
  • Konfirmasi Pembayaran
  • Kontak
  • Members
  • Pasang Iklan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PENGELOLA JAYAKARTA NEWS

© 2018 JayakartaNews

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah

© 2018 JayakartaNews

Go to mobile version