Festival Danau Toba 2017 Sajikan 50 Stand Kuliner

 Festival Danau Toba 2017 Sajikan 50 Stand Kuliner

FESTIVAL Danau Toba (FDT) 2017 akan digelar di kawasan wisata Sipinsur, Kecamatan Paranginan, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) pada 6 – 9 Desember. Event yang direncanakan akan dibuka langsung oleh Menteri Pariwisata RI, Dr. Ir. Arief Yahya, M.Sc dan Gubernur Sumatera Utara, Dr. Ir. H T. Erry Nuradi, M.Si, ini bertemakan “Dengan Kebersamaan Membangun Danau Toba Menuju Pariwisata Dunia Yang Berbasis Geopark”

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sumatera Utara, Drs. Elisa Julianus Marbun, M.Si yang didampingi Sekretaris Panitia Penyelenggara FDT 2017, Drs. Unggul Sitanggang, M.Si dan Kasubag Pemberitaan Humas Pemprovsu, Harvina Zuhra, saat konfrensi pers di kantor Gubernur Sumut, Jalan. Diponegoro, No. 30 Medan, Senin (4/12).

“Kabupaten Humbahas sebagai penyelenggara tahun ini juga sangat antusias, Masing-masing daerah akan menampilkan kebudayaannya, ditambah juga penampilan budaya dari daerah lain di luar kawasan Danau Toba,” terang Elisa sembari menyebutkan dalam event ini juga disediakan 50 stand kuliner dan 40 stand untuk pelaku UKM dan penggiat

Disbudpar Sumut, Drs. Elisa Julianus Marbun, M.Si, Sekretaris Panitia Penyelenggara FDT 2017, Drs. Unggul Sitanggang, M.Si dan Kasubag Pemberitaan Humas Pemprovsu, Harvina Zuhra, saat konfrensi pers di kantor Gubernur. Foto: Monang S

Untuk FDT tahun ini ditargetkan jumlah pengunjung yang akan hadir itu nantinya diperkirakan mencapai sekitar 5.000 lebih, menurut ketua marga Marbun, seluruh keluarga Marbun yang ada diseluruh Indonesia akan turut hadir, dan lain lagi wisatawan mancanegara yang akan didatangkan oleh Badan Otorita Pengelolaan Kawasan Danau Toba (BOPKDT), dengan membuat program paket perjalanan wisata selama dua hingga empat hari dari Singapura ke Silangit, paket yang dibuat ini nantinya kita harapkan dapat mendatangkan wisatawan mancanegara ke FDT,” lanjut Elisa.

Selanjutnya, Unggul memaparkan, pada 6 Desember akan digelar Seminar Festival Danau Toba yang berlokasi di Pendopo Kantor Bupati Humbahas dengan jumlah peserta sebanyak 100 orang. Seminar ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi untuk kebijakan pengelolaan kepariwisataan dan kebudayaan di kawasan Danau Toba yang berbasis kearifan lokal.

Kemudian lomba vocal grup yang bertempat di open stage Sipinsur, kecamatan Paranginan, Humbahas. Peserta lomba ini terdiri dari utusan dari kabupaten/kota se kawasan Danau Toba dan Sumut. “Pada malam harinya akan digelar pentas seni budaya dari Pak Pak Bharat, Simalungun, Sibolga, kota Medan dan penampilan artis dari Medan,” jelas Unggul.

Di hari kedua akan digelar lomba lari lintas alam yang dilaksanakan dengan jarak 9,2 Km. Untuk lomba lari ini juga akan diikuti peserta dari luar daerah seperti Banten, Bandung dan Bali. “Kita juga akan menggelar lomba Ucok-Butet geopark yang akan diikuti generasi muda se kawasan Danau Toba dan Sumut. Lomba ini akan digelar di Sipinsur, tujuannya untuk mencari duta geopark yang diharapkan mampu mensosialisasikan wisata dan budaya kawasan geopark kaldera toba,” terang Unggul.

Pada tanggal 7 Desember ini lanjut dia, akan digelar pembukaan di kompleks wisata Sipinsur. Dalam acara pembukaan ini akan digelar parade kontingen, pagelaran ‘Menghunti Tandok’ oleh seribu Tandok dari kaum ibu yang ada di kabupaten Humbahas. Dilanjutkan dengan tarian massal 5 puak di Sumut.

“Sebelum acara pembukaan akan dipagelarkan penyambutan tamu menuju Sipinsur dengan ulos terpanjang yang telah mendapatkan rekor MURI dan dikenakan oleh siswa siswi, dengan tujuan untuk mensosialisasikan penggunaan ulos,” kata Unggul.

Selain itu pada acara pembukaan juga akan dimeriahkan artis nasional seperti Novita Dewi Marpaung. Turut juga digelar pada malam harinya, host dinner di Pendopo rumah dinas Bupati Humbahas. Sementara di lokasi Sipinsur digelar band local dari Humbahas, dan pentas seni dari kabupaten Karo, Labura, Sibolga, Samosir dan Humbahas.

Hari ketiga, akan digelar berbagai lomba, seperti lomba paduan suara yang bertempat di Aula kantor Bupati Humbahas. Selain itu, digelar lomba seruling yang berlokasi di wisata Sipinsur, lomba renang yang digelar di perairan Danau Toba kecamatan Bakti Raja, lomba Dragon Boat yang digelar di pantai Bebas Bakara. Sedangkan malam hari digelar hiburan rakyat yang menampilkan band dari Medan dan Jakarta serta dimeriahkan dengan penampilan budaya dari Dairi, Samosir, Deli Serdang, Langkat dan Humbahas. “Pada hari terakhir akan digelar penutupan dan penyerahan hadiah kepada pemenang. Penutupan ini direncanakan akan dilakukan oleh Gubsu,” kata Unggul

Di akhir konferensi Elisa menambahkan FDT tahun ini ada perlombaan yang beda dari tahun sebelumnya yakni Perlombaan Dragon Boat dan Lari Lintas Alam yang langsung di tangani oleh Kementerian Pariwisata bersama Dinas Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Humbahas. ***

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *