‘Djoerig Salawe’, Terinspirasi Kisah Horor Tahun 80-an

 ‘Djoerig Salawe’, Terinspirasi Kisah Horor Tahun 80-an

Foto aris muda

JAYAKARTA NEWS— Dalam bahasa Sunda, Jurig atau Djoerig (memakai ejaan lama) adalah makhluk halus, setan atau memedi. Sedangkan kata ‘salawe’ berarti dua puluh lima. ‘Dua puluh lima’ adalah angka togel (toto gelap) yang keluar dari undian atau nomor yang dipasang dalam perjudian pada tahun 80an.

Pada masa itu, togel menjadi salah satu cara mendapatkan hadiah uang. Film ini merupakan komedi horor yang kisahnya terinspirasi dari peristiwa nyata di tahun 1980an.

Foto aris muda

Peristiwa meminta nomor kepada jurig (setan) dialami sang tokoh dan keluarganya. Ia bisa memenangkan permainan togel hingga enam kali. Dan ini sulit dipercaya. Tapi dimasa itu, lebih banyak orang lain memilih jalan yang sama bisa mendapatkan nomor permainan melalui perantara jurig atau memedi.

Judul film produksi MBK Pictures ini sengaja ditulis dalam ejaan lama, juga mereferensi peristiwa atau kejadian yang dialami sang tokoh. “Djoerig Salawe tak hanya film komedi horor yang menghibur. Ada moral story yang bisa dilihat. Kekayaan atau harta yang diperoleh lewat cara-cara tak wajar  akan berakhir dengan cara tak wajar pula,” ujar sutradara film ini, Sahrul Gibran.

Sederet pemain andal memeriahkan film ini, yaitu Joe P Project, Fico Fahreza, Aming, Ben Kasyafani, Nadine Alexandra, Anyun, Babe Cabita, Dimas Andrean, Gabriella Desta, Ingrid Wijanarko, Mongol dan Candil. Berkisah tentang persaingan calon lurah  di sebuah desa.

Dua jawara desa tak cuma bersaing memperebutkam jabatan lurah, mereka juga bersaing memikat hati seorang perempuan, bunga di desa itu. Desa geger ketika teror setan merebak.

Tak hanya pocong, muncul pula babi ngepet dan tuyul yang menjadi pertanda bahwa ada warga yang memelihara memedi alias jurig untuk mendapatkan kekayaan dan jabatan. Dukun judi togel dan dukun pelet diminta warga desa yang tak kuat iman. (pik)

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *