Anak-anak Difabel ‘Ngedance’ Bersama EKI Dance Company

 Anak-anak Difabel ‘Ngedance’ Bersama EKI Dance Company

JAYAKARTA NEWS – SENI – khususnya seni tari dan musik – berhasil memadukan keterampilan unggul dari para penari dan penyanyi Eksotika Kharmawibangga Indonesia (EKI) Dance Company dengan insan-insan Yayasan Pendidikan Anak Cacat (YPAC) Jakarta, khususnya penyandang disabilitas fisik (Cerebral Palsy).

Tari dan nyanyi telah memacu rasa percaya diri insan istimewa YPAC Jakarta. Dengan latihan intensif dan disiplin, mereka berupaya menggelar penampilan, mengekspresikan kegembiraan dan keceriaan untuk menyapa khalayak di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ), belum lama ini.

Disabilitas istimewa YPAC Jakarta tidak menyuguhkan kekurangan yang harus ditutupi dan ditenggelamkan, tetapi harus digali dan guna memperoleh suatu keunggulan yang spesial.

Delapan insan istimewa YPAC Jakarta , cowok dan cewek, tampil diatas kursi roda yang didorong oleh pemandunya ke atas panggung GKJ.

Sebuah nomor istimewa bertajuk ‘Aku Bisa’ merupakan segmen 1 dari pergelaran ‘EKI Update 4.1’ digebrak dengan riang. Kemudian, tampil puluhan penari cowok dan cewek dari EKI Dance Company dengan kostum milenial, warna-warni.

Show choir ini menampilkan mash up lagu ‘Aku Bisa’ dan ‘Best Day of My Life’. Mash up kedua lagu ini menunjukkan semangat hidup dan optimisme dalam mengejar impian, meski ada keterbatasan dan berbagai rintangan.

Dengan semangat optimisme, kita akan mencapai yang terbaik dalam hidup.

Ada 3 nomor tari lain yang disajikan oleh EKI Dance Company minus YPAC Jakarta. Tiga nomor tari yang berdurasi cukup singkat ini adalah Rampak Berbhinneka (koreografer Rusdi Rukmarata), Come Alive ) koreofrafer Rusdi Rukmarata dan 9 penari EKI lain) dan terakhir Stupid Baby (aransemen Michael Da Lopez).

Nomor pamungkas dibawakan oleh EKI Sound Machine yang kali ini menampilkan mash up dua nomor lagu lawas yaitu ‘Something Stupid’ dari Frank Sinatra dan Nancy Sinatra dan ‘Berdiri Bulu Romaku’ nyanyian Hetty Koes Endang.

Barulah musikal mini yang merupakan drama utama disajikan dengan durasi agak panjang. Judulnya ‘Ada Apa Dengan Sinta’, plesetan dari film terlaris ‘Ada Apa Dengan Cinta’. Delapan lagu digebrak – ya lagu Indonesia, ya lagu berbahasa Inggris dan ditutup dengan lagu berbahasa Mandarin.

Puluhan penari dan penyanyi dari EKI Dance Company berdialog lucu dan satire yang cerdas. Tema keberagaman budaya, etnis dan kepercayaan dari puak Betawi dan China dipanggungkan yang menyatu secara artistik tanpa terasakan lagi bahwa ini adalah kebudayaan Indonesia.

Yang pasti, persembahan EKI Dance Company kali in yang berkolaborasi dengan YPAC Jakarta sungguh asyik ditonton dan diresapi. (pik)

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *