Aib #Cyberbully’, Film Horor Bertema Bully

 Aib #Cyberbully’, Film Horor Bertema Bully

Sociologist telah mempelajari bullying sejak lama. Mereka tidak mengenal istilah ‘bullying’, mereka lebih akrab dengan istilah ‘perilaku mendominasi’. Dan inilah yang terjadi di kalangan masyarakat sekarang. Seseorang menunjukan kekuatannya dan berusaha menjadi lebih kuat atau lebih hebat dari orang lain dengan cara mengantimidasi dengan menunjukan dominasinya.

Tema seperti itulah yang coba diangkat oleh Surya Films dan Anami Films selaku rumah produksi dalam film terbaru mereka berjudul ‘Aib #Cyberbully’. Dengan kejadian yang relevan dengan kejadian-kejadian yang sering terjadi, seperti yang sudah disinggung pada judulnya, aksi bullying yang diangkat lewat film ini adalah bullying yang terjadi di dunia maya. https://www.youtube.com/watch?v=IQ7NWVb7eC0&feature=youtu.be

Berdasarkan fenomena ini, Surya Films dan Anami Films mempersembahkan sebuah film dengan judul AIB #Cyberbully yang menceritakan tentang pembullyan seorang teman melalui media sosial yang mencapai titik terekstrim, yaitu hilangnya nyawa seseorang. Lewat film ini, diharapkan para penonton bisa menyadari bahaya dari bullying itu sendiri.

Dibintangi oleh pemain-pemain remaja seperti Damita Argoebi, Adeayu Sudrajat, Wendy Wilson, Baron Yusuf Siregar dan masih banyak lagi. Aib #Cyberbully sudah menyelesaikan
proses syuting dan akan tayang pada Kamis (2/8) ini.

Film ini bercerita tentang 8 sahabat yang terjebak dalam sebuah game berujung kematian, saling menteror sesama teman sendiri agar bisa terlepas dari jerat games sadis. Kamtian yang tidak wajar membuat mereka stress dan bertindak semaunya, saling menjatuhkan dan membuka aib teman sendiri.

Berawal dari sebuah postingan hingga menjadi sesuatu yang berujung maut, Bianca yang menjadi korban yang disebabkan 7 temannya Angel, Donna, Siska, Sarah, Antoni, Bondan dan Cupi. Apa yang mereka hadapi adalah balasan dari apa yang mereka perbuat, tak mungkin bisa dicegah, tak mungkin bisa dilawan, mereka terkurung dalam satu masalah ditempat berbeda, bagaimana akhir dari ini semua?

Yang unik, untuk penonton yang membeli 1 tiket akan diberikan free 2 tiket. Film ini lolos untuk 17 tahun ke atas. Maklum, film ini dipenuhi teriakan dan makian kasar yang terasa sudah biasa seperti tai, anjrit, perek, biji lu dimakan anjing dan lain-lain. Bahkan, ada adegan ciuman pria dengan pria di suatu pesta. Pengacara Hotman Paris Hutapea yang ikut nobar baru-baru ini menegaskan bahwa bukti nyata kehidupan di dunia maya lebih jahat daripada dunia nyata. Dan perundungan (bullying) yang terjadi di sekolah meningkat drastis dan hal ini tak perlu ditutup tutupi. ***

 

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *