Ahok Dikurung, Tempo Diretas Hacker

 Ahok Dikurung, Tempo Diretas Hacker

Laman Tempo.co saat diretas dan setelah pulih. (ANT?JAYAKARTANEWS)

SITUS berita tempo.co menjadi sasaran luapan kemarahan pihak-pihak yang tidak senang dengan keputusan pengadilan yang memenjarakan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dua tahun dengan perintah langsung ditahan. Kamis dinihari, situs berita tersebut sempat diretas dengan pesan tuntutan agar Ahok dibebaskan.

Saat terkena retas, laman situs tersebut tidak bisa menampilkan informasi sebagaimana mestinya. Dalam laman itu terpampang foto Ketua FPI, Rizieq Shihab, saat berorasi saat aksi besar-besaran umat Islam. Di bawah foto itu ditampilkan tulisan “bebaskan Ahok”.

Menurut pantauan Antara, hingga pukul 03.55 WIB, laman Tempo versi web dan mobile, baik menggunakan smartphone, tablet dan laptop,masih diretas. Foto Rizieq masih muncul di halaman muka situs tersebut. Mesin pencarian Google memberi informasi: TEMPO.co: hacked by Rizieq Shihab.”

Sekitar pukul 10.00 WB saat jayakartanews.com mengaksesnya, situs berita itu sudah dapat diakses secara normal.

Nasib sama sebelumnya juga dialami oleh laman situs resmi Pengadilan Negeri Negara Kabupaten Jembrana, Bali pada Rabu (10/5) malam.

Tampaknya, pelakunya sama atau sepandangan dengan peretas tempo.co, karena retasan di situs PN Jembrana juga menampilkan layar hitam bergambar Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang mengenakan setelan jas hitam, kemeja putih serta dasi bermotif hitam-putih. Mengenakan kacamata, Ahok meletakkan tangan kanannya di dada.dengan tulisan sebagai berikut:

“Give his all to this country guilty and sentenced 2 years in jail. Simple explanation: they didn’t know the difference between “eat with spoon” and “eat spoon”. they claimed both are same meaning, and made this governor guilty. the end. #RIP Justice In My Country”.

(Mereka tidak tahu perbedaan antara “makan pakai sendok” dan “makan sendok”. Mereka mengklaim kedua kalimat tersebut bermakna sama, dan membuat gubernur ini bersalah. #RIP keadilan di negaraku)

Situs milik pemerintah itu ( https://www.pn-negara.go.id/ ) sudah bisa diakses secara normal kembali.

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *