• Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
Friday, October 2, 2026
  • Login
Jayakarta News
Advertisement
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result

Presiden Prabowo Sebut Banyak Negara Minta Kelapa Sawit

Presiden Prabowo Sebut Banyak Negara Minta Kelapa Sawit

Redaksi by Redaksi
February 4, 2026
in Agribisnis
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAYAKARTA NEWS – Presiden Prabowo Subianto menyebut banyak negara luar meminta Indonesia pasok kelapa sawit (CPO).

“Saya ke dunia, keliling-keliling, hampir semua pemimpin negara minta ke saya. Kami mohon Indonesia tolong suplai kelapa sawit, CPO,” ungkap Prabowo dikutip Selasa (3/2/2026).

Prabwo menyebutkan, negara Mesir, Pakistan, Rusia, Belarus, dan negara lain untuk meminta Indonesia memasok CPO. “Artinya, it’s a very strategic commodity,” katanya.

Menurut Prabowo, kelapa sawit adalah miracle crop atau tanaman ajaib. Karena dapat diolah menjadi puluhan produk derivatif.

“Kita punya kelebihan-kelebihan luar biasa. Kenapa kelapa sawit bagi saya, saya katakan itu miracle crop. It is a miracle crop,” ujar Kepala Negara Prabowo.

Prabowo menuturkan, dari kelapa sawit dapat diolah mnejadi puluhan produk derivatif seperti cat dinding, makanan roti, sabut, dan sebagainya.  

“Karena dari kelapa sawit, kita bisa punya puluhan derivatif. Cat dinding dari butuh kelapa sawit, makanan roti harus pakai minyak kelapa sawit dan nanti minyak kelapa, dan sebagainya,” terang Presiden Prabowo.

Selain itu, kata Prabowo, dari kelapa sawit juga kita bisa bikin solar. Sehingga nanti biodiesel, biosolar itu akan membuat Indoenesia bebas dari ketergantungan (Solar) luar. Demikian juga bahan bakar pesawat terbang yakni avtur.

“Kita nanti produsen avtur bisa yang terbesar di dunia, Bahkan, limbahnya kelapa sawit, jelantah itu bisa untuk avtur. Sehingga, maaf, bangsa-bangsa lain saya tutup. Saya larang ekspor limbah kelapa sawit, ekspor jelantah, harus untuk kepentingan rakyat Indonesia dulu,” papar Prabowo.

Karena itu, lanjut Probowo, Indonesia harus mewujudkan swasembada energi. Dari kelapa sawit swasembada energi dapat diwujudkan.

“Kita sudah hitung. Kita punya kelebihan-kelebihan luar biasa. Karena, kelapa sawit itu tidak hanya untuk minyak goreng,” jelas Prabowo. (yog)

Previous Post

Check Out Sekarang, Pay Later: Jadi Obat Pusing Nasional

Next Post

Seni Gua Tertua di Dunia Ditemukan di Pulau Muna

Redaksi

Redaksi

Next Post
Seni Gua Tertua di Dunia Ditemukan di Pulau Muna

Seni Gua Tertua di Dunia Ditemukan di Pulau Muna

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Activity
  • Blog
  • Feature Terbaru Hari Ini
  • Home
  • INDEKS
  • KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
  • Konfirmasi Pembayaran
  • Kontak
  • Members
  • Pasang Iklan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PENGELOLA JAYAKARTA NEWS

© 2018 JayakartaNews

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah

© 2018 JayakartaNews

Go to mobile version