Agribisnis
Presiden Prabowo Sebut Banyak Negara Minta Kelapa Sawit
JAYAKARTA NEWS – Presiden Prabowo Subianto menyebut banyak negara luar meminta Indonesia pasok kelapa sawit (CPO).
“Saya ke dunia, keliling-keliling, hampir semua pemimpin negara minta ke saya. Kami mohon Indonesia tolong suplai kelapa sawit, CPO,” ungkap Prabowo dikutip Selasa (3/2/2026).
Prabwo menyebutkan, negara Mesir, Pakistan, Rusia, Belarus, dan negara lain untuk meminta Indonesia memasok CPO. “Artinya, it’s a very strategic commodity,” katanya.
Menurut Prabowo, kelapa sawit adalah miracle crop atau tanaman ajaib. Karena dapat diolah menjadi puluhan produk derivatif.
“Kita punya kelebihan-kelebihan luar biasa. Kenapa kelapa sawit bagi saya, saya katakan itu miracle crop. It is a miracle crop,” ujar Kepala Negara Prabowo.
Prabowo menuturkan, dari kelapa sawit dapat diolah mnejadi puluhan produk derivatif seperti cat dinding, makanan roti, sabut, dan sebagainya.
“Karena dari kelapa sawit, kita bisa punya puluhan derivatif. Cat dinding dari butuh kelapa sawit, makanan roti harus pakai minyak kelapa sawit dan nanti minyak kelapa, dan sebagainya,” terang Presiden Prabowo.
Selain itu, kata Prabowo, dari kelapa sawit juga kita bisa bikin solar. Sehingga nanti biodiesel, biosolar itu akan membuat Indoenesia bebas dari ketergantungan (Solar) luar. Demikian juga bahan bakar pesawat terbang yakni avtur.
“Kita nanti produsen avtur bisa yang terbesar di dunia, Bahkan, limbahnya kelapa sawit, jelantah itu bisa untuk avtur. Sehingga, maaf, bangsa-bangsa lain saya tutup. Saya larang ekspor limbah kelapa sawit, ekspor jelantah, harus untuk kepentingan rakyat Indonesia dulu,” papar Prabowo.
Karena itu, lanjut Probowo, Indonesia harus mewujudkan swasembada energi. Dari kelapa sawit swasembada energi dapat diwujudkan.
“Kita sudah hitung. Kita punya kelebihan-kelebihan luar biasa. Karena, kelapa sawit itu tidak hanya untuk minyak goreng,” jelas Prabowo. (yog)
