3175 Burung yang Hendak Diselundupkan Diamankan di Bakaheuni

 3175 Burung yang Hendak Diselundupkan Diamankan di Bakaheuni

ilustrasi–foto istimewa

ilustrasi–foto istimewa

Balai Karantina Pertanian Lampung berhasil menyita 3175 burung yang tidak dilengkapi dokumen yang dipersyaratkan, dari dua mobil pribadi di Pelabuhan Penyeberangan Bakaheuni, Lampung, Sumatera, SEnin (11/12). Ribuan  burung ini rencananya akan dikirim ke Jakarta dari Bandar Lampung. Burung burung tersebut diantaranya jenis pleci, ciblek, kolibri ninja, jalak kebo, srindit, perkutut, prenjak, cucak keling, dan poksay medan.

Ribuan satwa unggas liar  tersebut setelah dilakukan pengujian bebas penyakit flu burung oleh Balai Karantina Lampung, selanjutnya diserah terimakan kepada KSDA Lampung untuk   dilepas liarkan di Taman Hutan Raya ( Tahura ) Pesawaran Lampung,  keesokan harinya bersama BKSDA, pihak Tahura dan FLIGHT: Protecting Indonesia’s Birds.  Demikian rilis yang diterima redaksi.

Kepala Balai Karantina Pertanian kelas I Lampung Muhammad Jumadh mengatakan semua pihak agar mendukung upaya konservasi keanekaragaman hayati kita agar terpelihara keseimbangan alam dan generasi mendatang masih dapat melihat dan menikmati kekayaan alam kita. “Bukan hanya cerita,” sambungnya.

Ia juga meminta agar semua pihak  terkait untuk memegang teguh integritas dan komitmen dalam upaya penyelamatan keanekaragaman hayati kita.

Menurutnya, ada beberapa jenis keanekaragaman hayati kita yang justeru dalam jumlah yang lebih banyak dapat ditemui di negara lain, bukan di Indonesia. Ia mencontohkan burung jalak bali.

Sementara itu Eksekutif Direktur FLIGHT: Protecting Indonesia’s Birds Marison Guciano memuji keberhasilan Balai Karantina Pertanian Lampung yang berhasil menggagalkan ribuan burung yang akan diselundupkan dari Lampung ke Jakarta ini.

“Meski modus penyelundupan semakin canggih, tetapi kemampuan petugas juga semakin baik. Ini terbukti dari serangkaian upaya penggagalan penyelundupan burung dalam jumlah besar baru baru ini oleh Balai Karantina Lampung,” katanya.

Menurutnya, kurang dari 20 hari, Balai Karantina Lampung telah berhasil menggagalkan upaya penyelundupan lebih dari 4000 burung tanpa dokumen dari Sumatera ke Jawa melalui pelabuhan Bakaheuni. “Ini juga menunjukkan tekanan yang sangat kuat bagi burung burung Sumatera untuk memenuhi permintaan pasokan burung liar di Jawa,” katanya.***/ebn

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *