Ketua DPR Bamsoet Minta Penanganan Bencana Dilakukan Secara Terpadu

 Ketua DPR Bamsoet Minta Penanganan Bencana Dilakukan Secara Terpadu
Jembatan yang menghubungkan ruas Padang- Bukittinggi putus total pada 10/12/2018 pukul 18.30 WIB–foto BNPB

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi hujan disertai petir dan angin kencang di sejumlah wilayah Sumatera dan Jawa masih akan terjadi hingga 16 Desember 2018 mendatang. Daerah seperti Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Jambi, Bengkulu, Sumsel, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta dan Jawa Timur, agar mewaspadai hal ini.

Sebagaimana diketahui, bencana banjir, tanah longsor akibat hujat lebat telah menimbulkan sejumlah kerusakan infastruktur di sejumlah daerah Sumatera Barat dan Jawa, di antaranya jembatan dan puluhan rumah warga rusak. “Banjir akibatkan jembatan yang menghubungkan ruas Padang- Bukittinggi putus total pada 10/12/2018 pukul 18.30 WIB. Jembatan terletak di Korong Pasa Usang Nagari Kayutanam Kec. 2×11 Kayutanam Kab. Padang Pariaman. Tidak ada korban jiwa dari banjir tersebut,” demikian diungkap Sutopo Purwo Nugroho lewat twitter Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Foto BNPB

Terkait hal tersebut, Ketua DPR Bambang Soesatyo meminta agar Kementarian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Sosial (Kemensos), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk melakukan pemetaan daerah yang terdampak banjir dan tanah longsor, serta segera melakukan penanganan bencana secara terpadu dengan mengirimkan bantuan berupa pangan, obat-obatan, tenda, membangun dapur umum, serta membangun sarana Mandi, Cuci, dan Kakus (MCK), dan air bersih guna memenuhi kebutuhan para korban terdampak bencana.

Bamsoet juga meminta Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP) bersama BPBD, Pemerintah Daerah (Pemda), dan Tentara Negara Indonesia (TNI) untuk membuka akses jalan yang tertutup longsor, serta Dinas Kesehatan agar mendirikan posko-posko kesehatan guna memberikan layanan kesehatan kepada warga yang tertimpa bencana alam.

“Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR)  agar segera melakukan pemetaan terhadap infrastruktur seperti jembatan yang rusak, rumah rusak, rumah warga hanyut terbawa banjir atau tertimpa tanah longsor, agar dapat segera dilakukan pembangunan kembali sehingga bangunan-bangunan dan wilayah yang terisolir dapat segera pulih,” tegas Bamsoet.

Ia juga berharap agar Kemendagri melalui  Pemda, BNPB, dan BMKG,  bersinergi dalam upaya penanggulangan bencana dan meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana sesuai dengan Undang-Undang No. 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.***/ebn

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *