Warga Pasaran Baru Saja Melek Huruf

 Warga Pasaran Baru Saja Melek Huruf

PULAU Pasaran mulanya tak tersentuh pendidikan. Namun sejak dijadikan Kampung Literasi, Warga di pulau yang dihuni 230 KK itu menjadi gemar membaca dan pandai membuat berbagai kerajinan dan makanan olahan dari bahan ikan teri. Hasilnya juga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat.

Senyum sumringah terpancar di wajah Lastiri. Warga Pulau Pasaran, Teluk Betung Timur, Lampung itu kini sudah tak lagi menggantung hidupnya dengan mencari ikan teri. Maklum pekerjaan yang telah digelutinya bertahun-tahun itu  tak kunjung mengangkat derajatnya dari “ stempel” kemiskinan. “Boro-boro untuk beli bedak, untuk makan saja kadang tak cukup,” ujarnya ketika ditemui di rumahnya

Tapi kini perempuan usia 40 tahun itu sudah bisa bernapas lega. Keterampilannya membuat tempat tisu dan keset dari barang bekas, sudah bisa membantu ekonominya. Ia juga sudah punya penghasilan sendiri. “Alhamdulilah untuk menambah kebutuhan dapur,” ujar Lastiri lirih.

Lastiri mengaku, keterampilan yang dimilikinya, diperoleh dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Nusa Indah. Ia bergabung menjadi warga binaan PKBM yang dipimpin Ny. Purwigati sejak 2010. “Semula saya bergabung di PKBM Nusa Indah hanya untuk mengisi waktu luang,” kata Lastiri.

Namun belakangan Lastiri merasakan manfaatnya. Tidak sekadar kumpul-kumpul. Di PKBM Nusa Indah, bersama rekannya sesama warga Pulau Pasaran, ia belajar berbagai jenis keterampilan. Mulai dari membuat kerajinan dari barang tak terpakai hingga membuat makanan olahan dari bahan ikan teri. “Berbekal keterampilan ini kini saya sudah bisa membantu ekonomi keluarga,” kata Lastiri.

Tak hanya terampil. Lastiri juga mengaku, sejak bergabung di PKBM Nusa Indah ia juga banyak memperoleh  pengetahuan. Mulai dari cara berdandan, mengurus suami, anak hingga hidup sehat. Semua  pengetahuan itu diperoleh Lastri dari membaca. “Dengan membaca saya jadi tahu cara mendidik anak yang benar,” kata Lastiri. Tak cuma Lastiri yang merasakan keberuntugan itu. Rekannya sesama warga Pulau Pasaran juga mulai merasakan indahnya saling berbagi pengetahuan. ***

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *