Ups…, Minyak Kelapa Ternyata tak Sehat

 Ups…, Minyak Kelapa Ternyata tak Sehat

DALAM sebuah pengumuman yang “mengerikan”, The American Heart Association telah merilis sebuah laporan, di mana mereka menyarankan agar tidak mengkonsumsi minyak kelapa. Menariknya, periset melihat tidak ada perbedaan antara minyak kelapa dan minyak lainnya seperti lemak daging sapi, mentega, dan minyak sawit. Menurut laporan tersebut, 83% lemak jenuh dalam minyak lebih banyak dari lemak daging sapi (50%) dan mentega (63%).

American Heart Association menyebutkan, dalam Diet Fats and Cardiovascular Disease Advisory, minyak kelapa tidak disarankan untuk dikonsumsi memgingat minyak jenis ini meningkatkan kolesterol LDL, penyebab penyakit CVD [kardiovaskular], dan tidak sepadan dengan efek menguntungkan yang diberikannya. “Jadi, kami menyarankan agar tidak menggunakan Minyak kelapa. ”

Selain itu, penulis utama laporan tersebut, Frank Sacks mengatakan bahwa minyak kelapa hampir 100% lemak. Dia tidak habis pikir, mengapa orang menganggap dan berpikir bahwa minyak kepala itu sehat.

Marie-Pierre St-Onge, profesor kedokteran gizi di Columbia University Medical Center mengatakan kepada TIME pada bulan April lalu, “Alasan minyak kelapa sangat populer untuk menurunkan berat badan, sebagian karena penelitian saya tentang trigliserida rantai menengah. Minyak kelapa memiliki proporsi trigliserida rantai menengah yang lebih tinggi daripada kebanyakan lemak atau minyak lainnya, dan penelitian saya menunjukkan bahwa makan trigliserida rantai menengah dapat meningkatkan laju metabolisme lebih banyak daripada mengonsumsi trigliserida rantai panjang. ”

Sebuah penelitian dipublikasikan oleh St-Onge yang secara jelas menunjukkan, bahwa jumlah yang lebih kecil dari trigliserida rantai menengah (MCT), tidak membantu penurunan berat badan pada remaja yang kelebihan berat badan. Studi lain merekomendasikan bahwa minyak kelapa tidak meningkatkan metabolisme lebih baik daripada minyak zaitun khususnya di kalangan wanita dengan berat badan berlebih.***

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *