Sensasi Galatama Emas di “Angke Elok”

 Sensasi Galatama Emas di “Angke Elok”
Beni Simar, bermula dari hobi mancing, kini memiliki kolam pemancingan sendiri, Pemancingan Galatama Angke Elok, di bilangan Sawangan, Depok. Foto: Agus S

SUSAH nian memahami perilaku penghobi mancing. Saking sulitnya dipahami, di kalangan pemancing beredar pameo, ketika sedang strike (pancingan dimakan ikan), biar ditawari uang berapa pun, tidak akan menyerahkan joran kepada orang lain. Bahkan ada yang sering berkelakar, “Jika sedang strike, mertua lewat dicuekin….”

Mungkin tidak seekstrem itu, tetapi pemancing Beni Simar (59) tak menampik asyiknya memancing, terlebih ketika umpan disambar, lalu berduel memutar rel joran menaklukkan dan menaikkan ikan dari kolam. Sebuah sensasi tiada tara. “Memancing, banyak variasinya. Ketika bosan menggunakan pelampung atau kumbul, kita bisa ikut memancing galatama yang biasanya main glosor atau dasaran,” ujar Beni yang juga Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor itu.

Sekarang, Beni bahkan lebih dari sekadar pemancing. Hobi yang ia geluti sejak masih bocah, kini sudah berbuah sebuah kolam pemancingan galatama milik sendiri. Memanfaatkan sebidang lahan miliknya seluas 2.000 meter persegi, ia namakan kolam pemancingannya dengan “Angke Elok”, di Jalan Sawangan Elok, Desa Duren Seribu, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok.

Kolam yang usai dibangun tahun 2006 itu, dibuka dengan melepas ikan pertama sebanyak tiga ton. Perihal nama, menurutnya, terinspirasi dari kata Angke dan Elok. Angke diambil dari nama kali (singai) yang mengaliri kolam pemancingan. Sedangkan Elok, diambil dari nama jalan menuju lokasi pemancingan.

Tidak sulit menjangkau lokasi pemancingan galatama ikan mas Angke Elok. Arahkan kendaraan ke Parung kemudian masuk Jalan Sawangan Elok. Lokasi sekitar 500 meter dari Jalan Raya Parung. Dibuka setiap hari 2 sesi kecuali hari kamis libur. Sesi pertama mulai pukul 16.00 – 19.00, sedangkan sesi kedua pukul 19.00-22.00.

Tersedia 28 lapak dengan tiket Rp.250.000.-/sesi. Panitia memotong 25 persen dari tiket untuk sewa ikan dan kolam, 75 persen sisanya untuk hadiah. Rincian hadiah , juara ikan terberat pertama, terberat kedua, terberat ketiga dan total ikan terbanyak. Jumlah ikan yang ada di kolam saat ini sebanyak 15 ton, ikan terkecil 4 kg per ekor dan yang terbesar 10 kg per ekor.

Kini sebelas tahun sudah, pemancingan galatama Angke Elok berkibar dan dikenal oleh para pemancing galatama. Bukan saja oleh pemancing asal Parung tetapi juga pemancing dari Depok, Bogor, Tangerang dan juga Jakarta. Selain usaha pemancingan, Beni juga telah membuka peluang pekerjaan dengan memiliki 5 orang karyawan tetap dan 30 orang karyawan lepas (kedi). ***

Suasana pemancingan Galatama Emas “Angke Elok” milik Beni Simar di bilangan Sawangan, Depok. Foto: Agus S
Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *