Polda Metro Jaya Akan Mendata Geng Motor

 Polda Metro Jaya Akan Mendata Geng Motor
Kapolra Metro Jaya Irjen Pol Mochamad Iriawan

MARAKNYA aksi geng motor yang meresahkan masyarakat membuat Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mochamad Iriawan menginstruksikan kepada polres-polres di wilayah Polda Metro Jaya untuk mendata geng motor atau komunitas motor di wilayah mereka masing-masing.

Hal ini dianggap perlu dilakukan untuk mengantisipasi dan mempermudah polisi untuk menangani kasus, jika geng motor tersebut melakukan tindak pidana.

“Kami sudah lakukan langkah-langkah lain, kami sudah perintahkan para kapolres untuk mendata kumpulan-kumpulan geng motor yang ada di wilayah hukumnya,” kata Iriawan di Jakarta.

Tidak hanya didata, anggota-anggota geng motor yang ada tersebut juga akan diberikan pemahaman. Keberadaannya diperbolehkan selama tidak melakukan tindak pidana. “Kita akan berikan pemahaman kepada mereka, anak-anak yang bergabung dalam grup motor,” ungkapnya.

Sebelumnya, Iriawan menjelaskan bahwa selama 14 hari Operasi Cipta Kondisi berjalan, sudah ada 28 orang yang tergabung dalam geng motor, ditangkap. 28 orang tersebut ditangkap karena melakukan tindak pidana kejahatan di jalanan, seperti penganiayaan, perampasan, dan kejahatan lainnya.

Ia menerangkan bahwa geng motor itu ada di Jakarta Timur di daerah Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar. Kemudian di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, di sana ada geng motor terkenal dengan nama Jepang atau Jembatan Mampang, lalu di depok itu ada kelompok Sukmajaya Limo.

Selain itu, ada juga di Bekasi Kota yang tepatnya di wilayah Jatiwaringin, Pondok Gede dan Jati Asih. Lalu ada juga di Bekasi Kabupaten, Desa Cibuntu, Cibitung. ***

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *