Connect with us

Kabar

Pasangan Khofifah-Emil Sulit Dikejar, Bisa Menang Satu Putaran

Published

on

SURABAYA, JAYAKARTA NEWS— Paslon nomer 2 dalam Pilkada Jatim Khofifah-Emil hampir pasti memenangi Perebutan Gubernur Jatim melawan Paslon 1 Luluk-Lukmanul dan Paslon 3 Tri Risma-Gus Hans.

Semakin dekat dengan hari pencoblosan 27 Nopember mendatang atau 5 hari lagi dari sekarang Kamis(21/11/2024) nama Khofifah-Emil semakin melejit dibanding pesaingnya yang condong monoton.

Dalam survey Poltrackling Khofifah-Emil sulit terkejar oleh pesaingnya. Menurut Direktur Eksekutif Poltracking, Hanta Yuda AR, hasil survei sepekan jelang coblosan,  elektabilitas Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak di angka 68,4%. 

Kemudian Tri Rismaharini (Risma)-KH Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans) 24,2%, dan Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim (LUMAN) 3,8%. Ada 3,6% responden belum menentukan pilihan.

Khofifah berangkulan dengan seorang muslimat di salah satu acara di Empire Palace (foto: poedji)

“Khofifah-Emil unggul atas Risma-Gus Hans dan Luluk-Lukman,” kata Hanta saat paparan hasil survei melalui zoom, Kamis (21/11/2024).

Melejitnya Khofifah-Emil tidak lepas dari nama mereka sebagai mantan Gubernur dan Wakil Gubernur periode yang lalu.

Kemudian mereka juga rajin menyapa warga hampir setiap hari bahkan dalam satu hari bisa 3 titik.
Belum lagi berbagai penghargaan yang jumlahnya cukup banyak misalnya dari kementrian atau organisasi kemasyarakatan.

Perjalanan yang mulus itu dilalui pasangan tersebut selama 5 tahun.
Tidak mengherankan masa kampanye yang dilaksanakan selalu sukses.

Gongnya kampanye akbar di Jember yang dihadiri puluhan ribu masyarakat dan partisipan.

Sementara dua pesaingnya tidak begitu gencar dalam berkampanye khususnya ke daerah-daerah. Mungkin hanya Paslon nomer 3 Risma-Gus Hans saja tapi itupun di kota Surabaya saja.

Kalau benar pada pencoblosan 27 Nopember yang akan datang Khofifah-Emil menang satu putaran itu “bukan kejutan” karena banyak yang berkomentar kalau pasangan tersebut sulit disaingi.

Kendati demikian proses demokrasi tetap dilalui mulai pencalonan yang diajukan partai, tercatat di KPU sampai masa kampanye bagi pasangan calon.

Siapa yang terbanyak mendapatkan simpatik rakyat?
Bukan mendahului tapi berdasarkan fakta di lapangan maka yang menjadi pemenangnya adalah Khofifah-Emil seperti hasil survey Poltrackling yang dirilis hari ini.***poedji

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement