Kisah Baju Lebaran yang tak Sempat Dipakai Ibu Ani Yudhoyono

 Kisah Baju Lebaran yang tak Sempat Dipakai Ibu Ani Yudhoyono
Ani Yudhoyono dan menantunya, Annisa Pohan–foto instagram annisayudhoyono

JAYAKARTA NEWS—Ani Yudhoyono adalah orang yang  sangat detail. Segala sesuatu direncanakannya dengan baik. Dia tidak suka yang ngrasa-grusu. Salah satunya adalah soal pakaian untuk sebuah event dimana keluarga akan tampil. Maka almarhumah pasti akan merencanakannya jauh-jauh hari. Pakaian apa, motifnya bagaimana, warnanya bagaimana, dll.

Karena itu tak heran kalau dalam penampilan busana keluarga Susilo Bambang Yudhoyono dalam berbagai acara selalu mengundang decak kagum.

Itu juga dikisahkan Annisa Pohan, anak mantu Ani Yudhoyono. Menurut Annisa, baju Lebaran keluarga tahun ini sudah dipesan mertuanya sejak jauh-jauh hari.  “Pemesanan baju Lebaran tahun ini sudah dilakukan Memo (Ani Yudhoyono-red) jauh hari sebelum beliau sakit. Dan kain batiknya baru saja jadi dan akan segera kami jahit untuk nanti berlebaran di Singapore,” tulis Annisa dalam akun instagramnya.

Di foto ini saya belum memiliki anak. Saya dan Memo memakai kain batik senada warna Merah. Warna yang menjadi kebiasaan kami untuk upacara kenaikan bendera Hari Kemerdekaan RI. Saya lupa ini tahun berapa hehhe—tulis Annisa Pohan pada akun instagramnya

Tulisan itu diunggah pada 28 April 2019. Jadi kemungkinannya baju Lebaran keluarga sudah selesai dijahitkan, tinggal dikenakan pada Lebaran nanti. Namun apa mau dikata. Rencana manusia berbeda dengan rencana Tuhan. Ani Yudhoyono telah dipanggil Tuhan Yang Maha Kuasa pada Sabtu 1 Juni 2019 pukul 11.50 waktu Singapura, di Rumah Sakit Universitas Nasional, Singapura.

Istri Agus Yudhoyono, anak sulung SBY-Ani—  ini menambahkan, sudah menjadi tradisi dalam keluarga Yudhoyono, di setiap hari-hari khusus seperti peringatan hari ulang tahun Kemerdekaan 17 Agustus, Lebaran, serta special event-event keluarganya, Memo sebutan kesayangan untuk Ani Yudhoyono, selalu pilihkan kain tradisional yang akan dipakai dan khusus perempuan dipilihkan kain kebayanya.

“Tidak pernah absen Memo pesankan khusus sehingga di acara yang khusus kami sekeluarga juga tampil sepecial dan kompak dengan busana asli Indonesia,” ungkap Annisa.***/ebn

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *