Kemenko Maritim dan Investasi Bantu APD Jatim

 Kemenko Maritim dan Investasi Bantu APD Jatim

Khofifah dan bantuan dari Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi. (foto: poedji)

Jayakarta News – Bantuan Alat Pelindung diri (APD) untuk penanganan covid 19 terus berdatangan ke pemerintah Provinsi Jawa Timur. Kali ini APD bantuan datang dari Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi Republik Indonesia. Bantuan diterima oleh Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa didampingi Sekdaprov Jatim, Heru Tjahjono dan Kepala BPBD Jatim, Subhan di Halaman gedung negara grahadi, Jumat (3/4/2020).

Adapun bantuan Kemenko Maritim dan Investasi yaitu, 9.500 unit APD lengkap bagi perawat dan dokter, Swab Kit berjumlah 5.000 unit, Masker N95 berjumlah 2,500, Masker untuk umum berjumlah 75.000. Serta sarung tangan medis 3.000 unit.

“Terima kasih atas bantuan APD dari Kemenko Maritim dan Investasi yang diberikan kepada Pemerintah Provinsi Jatim. Bantuan ini akan segera di distribusikan langsung ke 75 rumah sakit rujukan yang telah ditunjuk Pemprov Jatim untuk penanganan Covid 19 ini,” ujar GubernurKhofifah usai menerima bantuan tersebut.

Ia menambahkan, dengan adanya bantuan ini diharapkan para tenaga medik yang menangani covid 19 bisa terlindungi dengan baik. “Semoga bantuan ini bisa mencukupi kebutuhan APD bagi tenaga medik di Jatim, dan juga badai atau bencana virus corona ini semoga bisa cepat selesai,” harapnya.

Selain itu, Pemprov Jatim juga menerima bantuan dari PTPN 11, yaitu berupa 1.000 liter hand sanitiser. Seperti diberitakan sebelumnnya, Khofifah gubernur perempuan pertama di Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menuturkan bahwa rumah sakit yang berada dalam koordinasi pemerintah provinsi Jawa Timur membutuhkan sedikitnya 3.200 alat pelindung diri (APD) setiap harinya untuk penanganan pasien terinfeksi COVID-19.

“Jika ada satu pasien dibutuhkan sebanyak 23 APD untuk tenaga medis, misalnya di RSUD dr Soetomo Surabaya merawat 11 pasien, maka kebutuhannya 23 APD dikalikan 11 setiap harinya, sehingga rumah sakit di bawah Pemprov Jatim butuh 3.200 APD setiap hari,” kata Khofifah. (poedji)

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *