• Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
Thursday, October 1, 2026
  • Login
Jayakarta News
Advertisement
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result

Aku Terkoneksi Maka Aku Ada

Aku Terkoneksi Maka Aku Ada

admin by admin
May 10, 2026
in Kabar
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Diskusi Buku di DPRD DIY

Buku ‘Aku Terkoneksi, Maka Aku Ada’ karya 24 penulis yang tinggal di beberapa kota, Yogya, Jakarta, Bogor, Depok, Semarang akan didiskusikan. Agenda itu sedia digelar Jumat, 22 Mei 2026, pukul 13.00 – 15.00 WIB di Gedung DPRD Provinsi Daerah Istimewa Yogyakata, Jl. Malioboro, Kota Yogyakarta.

Dua narasumber akan hadir dalam diskusi buku ini. Mereka adalah Bambang Sigap Sumantri, Wartawan Kompas periode 1987-2019,  sekaligus mewakili penulis buku. Yang kedua, drg. Irene Sanita Lanny, Sp.Ort, MPH, yang dikenal sebagai dentisgram. Bertindak sebgai moderator Sinta Herindrasti, MA, pengajar Prodi Hubungan Internasional Universitas Kristen Indonedia, Jakarta.

Buku ini merupakan seri 3 Lansia Menulis. Buku pertama berjudul ‘Kita Lansia, Terus Berkarya, Bahagia, Penuh Berkah.’, buku kedua berjudul ‘(Lansia) Indonesia Tanpa Ruang Publik. Semua penulis umurnya di atas 60 tahun, sehingga masuk kategori lansia. Paling tua berumur 80 tahun, tinggal di Jakarta.

Tema yang disidorkan ‘Lansia di di tengah era digital: Akrab atau gagap?’. Dari tema tersebut masuk 24 penulis, masing-masing penulis menyampaikan pemahaman dan pengalamannya menggunakan media sosial, aplikasi, media onlie. Mustofa W. Hasyim, seorang wartawan, yang usianya 72 tahun menulis pengalamannya sejak korannya, dalam prosesnya masih menggunakan pruf dan suara mesin ketik yang mengiringi ruang redaksi, sampai akhirnya harus menggunakan komputer, email dan akhirnya berganti ke media online. Karena korannya sudah tidak lagi terbit.

Nama-nama penulis buku ini, Adri Darmaji Woko, Agoes Widhartono, Ahmad Syaify, Antie Solaiman, Bambang Sigap Sumantri, Bob Trisunuwarso M, Didik Sadikin, Gunawan, Gunoto Saparie, Imam Anshori Saleh, Mustowa W. Hasyim, Nia Samsihono, Ninuk Retno Raras, Ons Untoro, Ratna Hendarsi, Sinta Herindrasti, Sulis Bambang, Sumardiyanto, Sunarto, Sutirman Eka A4rdhana, Wara Kusharwanti dan YB. Margantoro.

Kegiataan ini diselenggarakan kerjasama Sastra Bulan Purnama, Tonggak Pustaka, DPRD DIY, PT. Luas Birus Utama dan Paguyuban Wartawan Sepuh. Selama 3 tahun ini, sejak 2023, masing-masing lembaga berinteraksi menyelenggarakan diskusi, dan PT. LBU mensuport penerbitan buku.

Dalam pengantar Dr. Drs Haris Susanto, M.Hum, Direktur Utama PT Luas Birus Utama menuliskan, Judul buku ‘Aku Terkoneksi, Maka Aku Ada’.  Mengingatkan Cogito, ergo sum, dari seorang filsuf Perancis Rene Descartes. Dari tulisan-tulisan ini, terlihat sekali, dalam usia yang tak lagi muda, para lansia tidak sepenuhnya terasing dari media digital.

“Bahkan mengakrabinya. Ada banyak jenis media digital, dan lansia tidak semua mengaskesnya. Setidaknya beberapa media digital yang diaksesnya bisa untuk berkomunikasi dengan relasinya, yang tinggal di ruang berbeda-beda,” kata Haris Susanto.

Ons Untoro koordinator Sastra Bulan Purnama, penggagas penerbitan buku dan penyelenggara acara ini menyebutkan, para lansia yang usianya di atas 60 tahun, lebih-lebih di atas 70 tahun, perlu terus menjaga kreativitasnya dibidang menulis, usia tua bukan hambatan, karena itu ruang ini disediakan untuk para lansia terus menulis.

“Setiap tahun, dan dilaunching di bulan Mei, akan kita ajak para lansia menulis dengan tema berbeda-beda. Dengan demikian lansia tetap terus membaca dan berkarya. Ini artinya pikirannya tidak berhenti,” ujar Ons Untoro.

Profesi para penulis beragam, ada guru besar, dokter pengajar, pengacara, pengusaha, pensiunan PNS, peneliti, wartawan, sastrawan. (*)

Tags: buku aku terkoneksi maka aku adabuku lansiapara lansia menulis buku
Previous Post

Makna Jagad Cinta Sangkuriang

Next Post

Fahri Hamzah Sebut Pelayanan Haji Era Prabowo Berubah dengan Adanya Kemenhaj: Lebih Tertib!

admin

admin

Next Post
Kemenag Mulai Siapkan Layanan Ibadah Haji 1445 H/2024 M

Fahri Hamzah Sebut Pelayanan Haji Era Prabowo Berubah dengan Adanya Kemenhaj: Lebih Tertib!

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Activity
  • Blog
  • Feature Terbaru Hari Ini
  • Home
  • INDEKS
  • KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
  • Konfirmasi Pembayaran
  • Kontak
  • Members
  • Pasang Iklan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PENGELOLA JAYAKARTA NEWS

© 2018 JayakartaNews

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah

© 2018 JayakartaNews

Go to mobile version