Jangan Bisnis Ini di Tahun 2018

 Jangan Bisnis Ini  di Tahun  2018

 

 

 

 

 

Boleh percaya atau tidak namun pakar feng shui menyebut di tahun ‘Anjing Tanah’ sebaiknya tidak membuat bisnis baru yang mengandung unsur tanah dan logam karena peruntungan di tahun ‘Anjing Tanah’ 2018 kurang begitu bagus. Yang bagus adalah bisnis berunsur api seperti teknlohi, gadget, elektronik, televisi dan kuliner.

Salah satu bisnis berunsur tanah adalah properti. Seperti diketahui, bisnis properti khususnya pembangunan rumah dan apartemen menengah ke atas mengalami kelesuan sejak bertahun-tahun lalu. Masa keemasan bisnis ini sejak sebelum tahun 2000 hingga 2014, setelah itu mengalami perlambatan hingga sekarang.

Menurut pakar yang juga pengamat properti, Panagian Simanulangkit,  bisnis properi akan mulai menanjak pada 2018 ini. Namun banyak juga yang berpendapat sebaliknya. Baik pakar properti lainnya maupun pakar feng shui sepakat kalau bisnis properti masih akan ‘sakit gigi’ di tahun ini.

Namun bagi yang telah telanjur ‘bermain’ di bisnis ini, jangan terlalu berkecil hati. Karena ada pandangan lain bahwa, sepanjang pemerintah mampu menjaga ritme pertumbuhan ekonomi maka para pengembang tak perlu khawatir. Meski tidak booming seperti tahun-tahun sebelumnya, namun bisnis ini tetap bisa merangkak.

Jadi kuncinya adalah pada pemerintah. Sepanjang bisa menjaga pertumbuhan berada di kisaran 5,01% maka itu sudah baik. Pemerintah sendiri optimis bahwa pertumbuhan bisa mencapai 5,17%.  Asian Development Bank (ADB) memprediksi ekonomi Indonesia berkisar 5,1%.

Sebagaimana diketahui akan ada dua perhelatan besar yakni Pilkada serentak pada 2018 dan Pemilu Presiden 2019. Namun—lagi-lagi—asalkan pemerintah bisa menjaga pertumbuhan maka dua perhelatan politik besar itu, tidak akan menggangu bisnis properti. “Di Indonesia ini ada satu fenomena menarik. Kalau ekonomi tren nya naik, politik tidak akan pernah mengganggu properti,” ujar Panagian Simanulangkit.***

 

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *