Jam Malam Anak

 Jam Malam Anak

DI SISI hukum, perubahan peraturan dilakukan. Tembakau hanya bisa dijual kepada orang berusia lebih dari 18 tahun dan alkohol oleh yang berusia 20 tahun ke atas. Hubungan sekolah dengan orang tua diperkuat melalui organisasi orang tua, yang secara hukum harus dibentuk oleh setiap sekolah, bersama-sama dengan komite sekolah yang ada perwakilan orang tua. Orang tua didorong menghadiri pembahasan pentingnya mengambil waktu lebih banyak bersama anak-anak, berbicara kondisi anak-anak mereka, mengetahui teman-teman anak-anak mereka, dan pada malam hari memastikan anak-anak di rumah.

Peraturan hukum juga melarang anak-anak usia 13 sampai 16 tahun berada di luar rumah setelah jam 10 malam, dan peraturan ini masih dijalankan secara konsisten sampai hari ini.

Badan Rumah dan Sekolah, lembaga payung organisasi orang tua, memperkenalkan surat perjanjian yang harus ditandatangani orang tua. Pada umumnya perjanjian berisi para orang tua akan mengikuti semua rekomendasi yang ada dalam surat perjanjian tersebut, di antaranya; tidak akan membiarkan anak-anak pergi ke pesta-pesta tanpa diawasi, tidak membeli minuman keras untuk anak-anak, dan memperhatikan kesejahteraan anak-anak lain juga.

Perjanjian semacam ini mengedukasi orang tua dan juga membantu mereka memperkuat otoritas mereka di dalam rumah, ujar Hrefna Sigurjonsdottir, direktur Rumah dan Sekolah. “Kemudian jadi sangat sukar untuk menggunakan alasan paling tua; kan teman-teman yang lain juga boleh.”

Pendanaan negara di tingkatkan untuk organisasi olah raga, seni, tari, dan klub-klub lainnya. Semua ini memberi anak-anak, remaja, dan pemuda mempunyai jalan alternatif untuk merasa jadi bagian dari kelompok, dan merasa senang, daripada menggunakan alkohol dan obat-obatan. Apalagi anak-anak dari kalanganan kurang mampu juga mendapat bantuan untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan ini. Mereka mendapat sejumlah dana yang bisa digunakan untuk berekreasi bersama keluarga.

Pada dasarnya program mendorong anak-anak muda untuk berkreasi, kreatif, dan diterima dengan baik oleh masyarakat secara positif. Dorongan positif jauh lebih penting daripada dorongan negatif (berupa sosialisasi bahaya rokok dan narkoba). Di Islandia, semua aktifitas program selalu dipantau dan didata. Selama ini data memperlihatkan hasil-hasil positif. ***

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *