Film ‘Marley’: Seekor Sahabat tak Pernah Berdusta

 Film ‘Marley’: Seekor Sahabat tak Pernah Berdusta

Film Marley/sumber foto: instagram marley_movie

JAYAKARTA NEWS— Film bertajuk ‘Marley’ yang berkisah tentang anjing yang jadi pemeran utama baru sekali ini dibuat di Indonesia. Beredar mulai Kamis (17/3), film yang disutradarai oleh Ridho M Ainun ini skenarionya ditulis Haikal Damara dan diproduseri Denny Siregar. Pemeran utama yang manusia adalah Tengku Tezi dan Tyas Mirasih. Drama keluarga yang berakhir dengan ‘sad ending’ ini juga dimeriahkan oleh Emmie Lemu, Jason L Theo, Yadi Timo, Alen Bajaj, Isa Bajaj, Ricky Malau dan segerobak pemain lain.

Film berdurasi 1 jam 46 menit ini berkisah ihwal keprihatinan tentang fenomena maraknya penangkapan anjing untuk santapan. Doni (Tengku Tezi), guru matematika yang kesepian sejak orangtuanya wafat ini menjadi ceria tatkala mendapatkan seekor sahabat baru, berupa anjing jenis Pitbull yang jinak dan setia.

Foto Denny Siregar Productions)

Bahkan, berkat anjing miliknya, Doni bisa berkenalan dan pedekate dengan seorang ibu muridnya, Nico. Ibu muda yang cantik ini bernama Vina (Tyas Mirasih). Malang tak dapat ditolak. Takdir tak dapat diganti. Bersama sepedanya, Doni mengalami kecelakaan : ditabrak kendaraan hingga Doni berpulang.

Di tangannya, tergenggam sebentuk cincin yang baru saja dibelinya. Rupanya ia hendak melamar Vina untuk dijadikan isterinya. Ia meninggalkan Vina, Nico dan anjing Pitbullnya, Marley. Di pemakaman, Marley tak mau beranjak dari nisan majikannya yang telah berpindah ke dunia lain.

“Film ini sengaja dibuat dengan tujuan cinta satwa. Bahwa binatang kesayangan di rumah jangan sekali-sekali dijadikan santapan. “Kami rencanakan, dari hasil penjualan tiket, bisa didonasikan ke tempat penampungan hewan alias shelter yang benar,” timpal Denny Siregar.

Film produksi Denny Siregar Productions dan Air Film yang bekerjasama dengan Maxtream Originals ini benar-benar patut ditonton dan direnungkan misi dan visinya.

Yargon ‘seekor sahabat tak pernah berdusta tentang cinta’ terus berkumandang sepanjang film, dari awal hingga akhir. Sebuah awal yang bagus. Sutradara Ridho M Ainun n produser Denny Siregar (sebagai penggagas utama) teruslah bekerjasama membuat film-film yang bagus dan berbobot. (pik)

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.