• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech
Empat Negara Ajukan Kebaya ke UNESCO, Malaysia Punya Museum Kebaya

Empat Negara Ajukan Kebaya ke UNESCO, Malaysia Punya Museum Kebaya

November 29, 2022
Puisi-puisi Visual Yusuf Susilo Hartono

Puisi-puisi Visual Yusuf Susilo Hartono

October 22, 2026
Bareskrim Telusuri Aset Lebih dari Rp500 Miliar dalam Kasus PT Dana Syariah Indonesia

Bareskrim Telusuri Aset Lebih dari Rp500 Miliar dalam Kasus PT Dana Syariah Indonesia

October 22, 2026
BP3MI DIY Latih 80 Calon Pekerja Migran Indonesia Siap Tembus Pasar Kerja Global

BP3MI DIY Latih 80 Calon Pekerja Migran Indonesia Siap Tembus Pasar Kerja Global

October 22, 2026
Presiden Instruksikan Usut Tuntas Keterlibatan Manusia dan Korporasi dalam Karhutla

Presiden Instruksikan Usut Tuntas Keterlibatan Manusia dan Korporasi dalam Karhutla

October 21, 2026
Film Laut Bercerita: Tentang Keberanian, Persahabatan dan Kehilangan

Film Laut Bercerita: Tentang Keberanian, Persahabatan dan Kehilangan

October 21, 2026
Tinjau Penanganan Karhutla Tahura R Soerjo, Khofifah Tekankan  Keselamatan Petugas dan Relawan

Tinjau Penanganan Karhutla Tahura R Soerjo, Khofifah Tekankan  Keselamatan Petugas dan Relawan

October 21, 2026
Dari Batas Sungai Mississippi, Amerika “Menggambar Garis”

Dari Batas Sungai Mississippi, Amerika “Menggambar Garis”

October 21, 2026
Jagung SPHP Rp5.000 per Kilogram di Gudang, BULOG Perkuat Dukungan bagi Peternak

Jagung SPHP Rp5.000 per Kilogram di Gudang, BULOG Perkuat Dukungan bagi Peternak

October 21, 2026
Usung Filosofi Keluarga Indonesia Sejahtera, BULOG Luncurkan ‘Beras Kita Medium’

Usung Filosofi Keluarga Indonesia Sejahtera, BULOG Luncurkan ‘Beras Kita Medium’

October 20, 2026
Semester I 2026, Multiplier Effect BULOG Melesat Rp48,54 Triliun

Bantuan Beras Tahap III 2026, Bulog Siapkan 15,68 Juta Kilogram untuk Warga DIY

October 20, 2026
Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

October 20, 2026
Kardinal Suharyo Sambangi IKN, Romo Yos Tegaskan Peran Gereja dalam Masa Depan Bangsa

Kardinal Suharyo Sambangi IKN, Romo Yos Tegaskan Peran Gereja dalam Masa Depan Bangsa

October 20, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Thursday, October 22, 2026
Jayakarta News
  • Home
  • News
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World
    Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

    Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    BEI Buka Data Kepemilikan Saham Perusahaan Tercatat di Atas 1 Persen

    Tiga Emiten Didenda Rp 2,1 Triliun Karena Manipulasi Pasar Saham

    BPS Catat Komoditas Sawit Masih Jadi Penopang Ekspor Pertanian

    GAPKI Catat Ekspor Produk Sawit Agustus 2026 Naik 12,56 Persen

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Tech
    • All
    • Gear
    • Startup

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Trending Tags

    • Flat Earth
    • Sillicon Valley
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Golden Globes
    • Future of News
  • Entertainment
    • All
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    Trump-May special relationship gets special treatment in the streets of London

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

    Lady Gaga Pulled Off One of the Best Halftime Shows Ever

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result
Home Kabar

Empat Negara Ajukan Kebaya ke UNESCO, Malaysia Punya Museum Kebaya

by admin
November 29, 2022
in Kabar
0
Empat Negara Ajukan Kebaya ke UNESCO, Malaysia Punya Museum Kebaya

Foto: Kebaya Foundation

492
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAYAKARTA NEWS – Akhir pekan lalu, tercanang kabar, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam dan Thailand mengajukan kebaya sebagai warisan budaya tak benda ke UNESCO. Indonesia belum mendaftar. Namun ada statement Sandiaga Uno (Menparekraf) agar Indonesia joint saja (bergabung).

Tim kebaya Indonesia belum memutuskan, joint atau single nation nomination. Belakangan tim Indonesia sedang membincangkan untuk menentukan Hari Kebaya Nasional.  “Membahas ini tidak mudah, ada beberapa aspek yang perlu dipertimbangkan, “ kata aktivis pelestari kebaya Atie Nitiasmoro yang juga Kepala Bidang Kegiatan Perempuan Berkebaya Indonesia  (PBI).

Tim nasional kebaya, katanya,  sudah melakukan serangkaian penelitian melalui jurnal dan beberapa penelitian untuk menentukan tanggal dan kapan itu tanggal yang pas, juga masih dikaji. Karena harus ada kaitan historisnya, kaitan politisnya, dan sebagainya.

Tanggal tersebut sudah kami ajukan ke Kemendikbud dan Kemenko PMK. Sekarang sedang digodok oleh mereka sebelum diajukan ke Presiden, ujar Atie lagi.   

Lalu, bagaimana sikap para aktivis kebaya untuk pendaftaran ke UNESCO ?  Cenderung  joint atau single nation  nomination, hal ini pun menurut Atie  ada dua  “kubu”.

“Semula aku dan beberapa teman beranggapan, kebaya itu eksklusif milik Indonesia. Dari sejarah, dan banyaknya perempuan berbagai strata sosial dalam  pemakaian kebaya, Indonesia tak diragukan lagi, “ ujar Atie.

Tapi ternyata, lanjutnya, kalau kita baca sejarah di keempat negara itu mereka juga memakai kebaya. Bahkan Malaysia dan Singapura, mereka punya Museum Kebaya. Sedangkan kita yang mengklaim kebaya milik Indonesia kita tak punya museum. 

“Jangankan museum, yang namanya (karya-karya) jurnal, penelitian kita sangat kurang. Kebanyakan orang asing yang menulis. Jangankan menulis,  literasi membaca buku di kalangan kita sangat kurang, bahkan makin ke sini kayaknya  makin bekurang, dengan adanya gadget.                       

Foto: Kebaya Foundation

Dikatakan Atie, tim komunitas kebaya dari Indonesia sebenarnya masih bisa kalau mau join, karena pendaftarannya nanti Maret 2023, jadi masih ada waktu.

Kegiatan berkebaya, baik dalam komunitas kecil maupun besar  belakangan acap dilakukan, semacam mempopulerkan kembali berkebaya. Beberapa bulan lalu Yogyakarta mengadakan parade berkebaya. Begitu pun di daerah lainnya,  melakukan kegiatan jalan laki dengan mengenakan kebaya

Beberapa hari lalu, tepatnya hari Minggu 6 November 2022, Jakarta di pagi hari diramaikan oleh Festival Kebaya yang diinisiasi oleh Kebaya Foundation. Puluhan komunitas pecinta dan pelestari kebaya terlibat di dalamnya. Mereka berjalan menempuh rute Gedung Sarinah ke Bundaran HI Jalan MH Thamrin. Mengenakan kebaya aneka rupa dan model dari yang klasik hingga modern, yang  etnik hingga kontemporer.

Tidak hanya kalangan dewasa atau kaum ibu yang memeriahkan acara ini, melainkan antusias anak-anak mileneal sangat besar dengan menghadirkan busana-busana kebaya yang tentu saja kekinian banget; kaya kreasi dan berani dalam padu padan, baik motif, desain, maupun menggabungkannya dengan asesoris dan properti lain, sepatu, tas, dan lainnya. 

Kenzieta dari Kebaya Foundation kepada Jayakarta News mengatakan, kegiatan parade semacam ini sudah beberapa kali diadakan para pecinta kebaya. Tidak hanya Jakarta,  daerah lain juga melakukan kegiatan serupa.  Aktivitas berkebaya dan parade berkebaya selain merupakan upaya pelestarian kebaya di tanah air, juga terkait pendaftaran warisan budaya tak benda ini ke UNESCO.

Karena itu beberapa  spanduk bertuliskan  “Kebaya goes to UNESCO as single nation nomination” diarak pula oleh komunitas kebaya, diantaranya pada Barisan Kebaya Foundation dan Barisan anak-anak kampus Universitas Pancasila.

Foto: Kebaya Foundation

Tim nasional kebaya, hingga tulisan ini diturunkan  belum memutuskan, mau gabung dengan keempat negara ASEAN lain yakni Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, dan Thailand atau daftar secara tunggal ke UNESCO.

Atie Nitiasmoro menegaskan lagi, kita tidak bisa mengklaim kebaya sebagai budaya Indonesia, masalahnya di beberapa negara ASEAN itu  para perempuannya juga mengenakan kebaya. Tapi memang tidak semasif di Indonesia.

Atie mengemukakan  kapan masuknya kebaya ke Indonesia atau dulu disebut Nusantara. Masuknya bangsa asing ke Nusantara, kata Atie, melalui hubungan dagang dan itu diyakini memberi kontribusi besar terhadap lahirnya kebaya. Posisi strategis Indonesia di jalur perdagangan Asia hingga Timur Tengah, sehingga besar kemungkinan bandar dagang terkemuka masa lalu menjadi pintu masuk berbagai kebudayaan yang dibawa mereka termasuk budaya erpakaian termasuk budaya berpakaian yang kemudian melebur dan beradaptasi  dengan budaya dengan budaya setempat dalam kurun waktu yang panjang.

Diperkirakan, kata Atie, sudah beberapa abad yang lalu.  Ada banyak versi soal ini berdasarkan literatur yang ada. Tiongkok disebut membawa kebaya ke nusantara melalui jalur perdagangan sebelum abad 12. Literatur lain  mengatakan dengan masuknya Islam, perempuan yang semula tidak mengenakan penutup dada, atau hanya menggunakan kemben, kemudian menambahkan selendang untuk menutup auratnya. Kata kebaya berawal dari Bahasa Arab,  Qaba {pakaian} dan Abaya artinya jubah atau pakaian longgar. Ada pula yang berpendapat bahwa kebaya dibawa oleh bangsa Portugis ke Malaka, 80 tahun sebelum kedatangan Belanda di Nusantara. Kata kebaya diyakini merupakan serapan dari Bahasa Portugis Cabaya, Pada masa itu perempuan Portugis menggunakan baju atasan panjang yang  longgar dengan bukaan depan dan  berlengan panjang.

Terlepas dari klaim bahwa kebaya akhirnya  eksklusif  milik Indonesia, dan di beberapa negara ASEAN di atas banyak pula perempuan mengenakan kebaya, namun secara masif pemakaian kebaya terbesar adalah   Indonesia. Tidak hanya suku Jawa, tapi juga Sumatera, Bali, dan Kalimantan, serta Sulawesi. Para perempuan umumnya mengenakan kain dan kebaya, yang tentu saja setiap daerah memiliki ciri khas.

Di Indonesia, sudah puluhan tahun silam kebaya menjadi busana nasional yang sering dikenakan pada acara-acara formal termasuk acara kenegaraan. Kain dan kebaya dengan kutubaru sering dikenakan ibu negara, sejak era Fatmawati Sukarno, Ibu Tien Soeharto, Ibu Ainun Habibie, Ibu Ani Yudhoyono hingga Ibu  Iriana Joko Widodo.

Jika…., dan hanya jika Indonesia memilih single nation  nomination, sebagai pemilik warisan budaya tak benda ke UNESCO, lalu mendapat pengakuan global, tentu tak lepas dari masifnya bukti historis yang bisa kita tunjukkan, serta kuatnya negeri ini dalam melestarikan busana kebaya tersebut. *** iswati 

Tags: jayakartanewsKebaya FoundationKebaya IndonesiaUNESCO
Share197Tweet123
admin

admin

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

April 22, 2018
Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

June 22, 2018
Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

January 30, 2019
Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

19
SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

11
Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

8
Puisi-puisi Visual Yusuf Susilo Hartono

Puisi-puisi Visual Yusuf Susilo Hartono

October 22, 2026
Bareskrim Telusuri Aset Lebih dari Rp500 Miliar dalam Kasus PT Dana Syariah Indonesia

Bareskrim Telusuri Aset Lebih dari Rp500 Miliar dalam Kasus PT Dana Syariah Indonesia

October 22, 2026
BP3MI DIY Latih 80 Calon Pekerja Migran Indonesia Siap Tembus Pasar Kerja Global

BP3MI DIY Latih 80 Calon Pekerja Migran Indonesia Siap Tembus Pasar Kerja Global

October 22, 2026
Jayakarta News

Copyright © 2026 Jayakarta News

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

Copyright © 2026 Jayakarta News

Go to mobile version