Dwiki Garap Musik Film ‘Iqro – My Universe’

 Dwiki Garap Musik Film ‘Iqro – My Universe’

JAYAKARTA NEWS – Musisi Jazz, Dwiki Dharmawan (52 tahun) bersyukur dapat menjalankan ibadah puasa pada Ramadan tahun ini. Malah, kehadiran Ramadan sekarang ini juga memberi berkah rejeki buat salah satu pendiri Krakatau Band ini.

Di keluarganya, puasa Ramadan, salah satu hal yang diajarkan oleh orang tuanya semenjak kecil. Orang tuanya selalu menekankan, agar puasa Ramadan benar-benar diselesaikan sebulan penuh, karena besarnya keberkahan.

“Sampai sekarang saya tetap rajin berpuasa. Hanya, tarawih sulit saya lakukan. Maklum, banyak job main di luar,” ujar musisi berdarah Sunda ini.

Selama berpuasa, suami rocker yang berjaya di era 80 dan 90-an Ita Purnamasari ini. memgaku dirinya senantiasa menghindari makanan kolestoral dan berlemak. “Merokok enggak, tapi kopi masih. Kalau saya makan sate kikil, pasti asam urat kambuh,” katanya disusul dengan tawanya.

Puasa biasanya menurunkan berat badan Dwiki 2-kg, tetapi setelah lebaran lazimnya kemudian naik 3-kg. Itu, seperti menjadi “tradisi” dalam dirinya.

Bulan Ramadan tahun ini, terasa lebih istimewa bagi Dwiki karena mendapat job menjadi penata musik (music scorer) dalam film ‘Iqro – My Universe’ yang akan tayang 11 Juli 2019.

“Saya juga dipercaya menulis lirik lagunya untuk lagu tema (theme song) bertajuk ‘Untuk Semesta’ yang dinyanyikan Lana Nitibaskara,” ungkap Dwiki yang merupakan pendiri band Krakatau dan World Peace Orchestra.

‘Iqro – My Universe’ produksi Yayasan Pembina Masjid Salman ITB, Bandung itu, merupakan sekuel anak-anak yang disutradarai Iqbal Alfajri. Film ini dibintangi oleh sederet bintang terkenal, seperti Cok Simbara, Maudy Koesnaedi, Aisha Nurra Datau, Mike Lucock, Raihan Khan, Astri Ivo, Ben Kasyafani, Mario Irwinsyah, Meriem Bellina, Rony Dozer dan Harris J (musisi muda muslim asal Inggris).

Selain itu, juga ada penampilan khusus dari Prof. Dr. Pratiwi Sudarmono (eks calon astronaut wanita pertama Indonesia), Prof. Dr. Thomas Djamaluddin (Ketua LAPAN), dan Muzammil Hasbalah, ST (Imam muda Masjid Salman ITB dan Qur’an Reciter).

Film yang mengedepankan ilmu pengetahuan ini, mencoba untuk mengangkat kebesaran Al Quran dengan mengisahkan tentang mimpi seorang anak remaja untuk menjadi seorang astronaut dan pergi ke pusat penelitian luar angkasa di Inggris dengan mengikuti lomba Vlog tentang tokoh antariksa.

Dengan mengambil lokasi di Jakarta, Bogor, Siak, dan juga di Inggris, film ini akan menampilkan visual dengan animasi untuk memperkuat tampilan film.

“Saya ciptakan lirik lagunya khusus untuk film ini, berjudul ‘Untuk Semesta’. Bergenre pop biasa, tapi liriknya saya ambil dari beberapa Surah dalam Al Quran. Makanya bernuansa religi, coba dengarkan ya,” pinta Dwiki. (pik)

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *