Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the zox-news domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Becak... Becak... Tolong Bawa Saya - Jayakarta News
Notice: Function WP_Styles::add was called incorrectly. The style with the handle "ql-main" was enqueued with dependencies that are not registered: ql-bootstrap. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.9.1.) in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Connect with us

Feature

Becak… Becak… Tolong Bawa Saya

Published

on

MASIH  familiar dengan becak? Ya, moda transportasi manusaia ini sempat menjadi andalan dan idola warga Jakarta, sebelum pada akhirnya terlarang untuk beroperasi. Kini, keberadaannya makin tergerus dengan ojek berbasis online. Saat ini, becak hanya ada di beberapa tempat. Sebut saja, Depok atau Tangerang. Jumlahnya pun tak sebanyak sepuluh tahun terakhir ini. Hanya para ‘pemain lama’ yang masih mampu bertahan.

Dahulu Itu…

Dahulu, becak memang jadi idola, terutama kaum ibu sepulang dari pasar. Tak heran, sekitaran pasar dan gang-gang perumahan masih menjadi tempat favorit bagi penarik becak mencari pelangan.

Dari hari ke hari pendapatan mereka dirasa makin menyusut, terlebih makin berseliwerannya ojek online yang tarifnya ‘murah meriah’. Ya, tak saperti becak yang tarifnya diraqsa makin memberatkan. Bayangkan, dalam jarak yang tak terlalu jauh, sekitar 300 meteran, mereka mematok tarif minimal Rp10 ribu.

“Dari Pasar Baru di Jl Mawar ke rumah saya yang jaraknya tak terlalu jauh tarifnya minimal Rp10 ribu sampai Rp15 ribu,” ungkap Rini, yang kerap menggunakan jasa becak untuk mengangkut diri dan barang bawaannya. Namun, dirinya tak ambil pusing, apalagi baginya becak masih tetap menjadi idola.

Soal ancaman pendapat yang makin berkurang kalah bersaing dengan ojek online, kebanyakan dari penarik becak, tak ambil pusing. “Rezeki ada aja, nggak perlu takut,” ungkap Rohmad, yang selalu mangkal di perempatan Jl Manggis Raya. Depok I. ***

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement