• Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
Saturday, September 26, 2026
  • Login
Jayakarta News
Advertisement
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result

Banten Menanti Kejujuran

Banten Menanti Kejujuran

admin Jayakarta by admin Jayakarta
March 22, 2017
in Kabar, Polhukam
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PILKADA Banten menjadi sorotan nasional. Mata rakyat Indonesia tertuju ke Bumi Jawara, karena berdasar perhitungan cepat (quick count), terdapat selisih suara yang tipis antara pasangan Wahidin Halim – Andika dan Rano Karno – Embay. Semua lembaga survei tingkat nasional memenangkan pasangan nomor satu, Wahidin – Andika unggul tipis atas Rano – Embay.

Saat ini, masyarakat Banten dan Indonesia menunggu kerja KPU dalam melakukan real count, dua hari ke depan. Persoalannya memang menjadi runyam jika hasil real count KPU Banten memutuskan angka yang sebaliknya. Betapa pun, quick count semua lembaga survei nasional (bukan lembaga survei pasangan calon), memenangkan Wahidin Halim – Embay. Karena itulah, sejumlah warga yang diwawancarai mengatakan dalam bahasa puitis, “Warga Banten menunggu tangan kejujuran KPU.”

“Mudah-mudahan para pengelola real count KPU bertangan kejujuran. Karena, bila jari-jemari para pengelola ‘real count’ tidak menempel pada tangan kejujuran, maka akan menimbulkan masalah besarn” demikian kesimpulan beberapa pengamat politik regional menanggapi fenomena pilkada di Bumi, kemarin.

“Kami berharap Komisioner KPU Banten bertangan kejujuran. Jujur nomor satu. Soal ada gugatan dari pihak mana pun yang kalah, itu lumrah, dan sudah ada saluran atau mekanisme hukumnya. Yang penting jujur. Sebab, ancamannya memang serius, baik kerusuhan atau sanksi hukum,” kata Hilman ST, pengamat politik di Tangerang.

Pemenang Pilkada Banten versi lembaga-lembaga survei nasional, Wahidin Halim sepakat dengan ungkapan para pengamat dan masyarakat, tentang perlunya kejujuran petugas KPU. Ia sendiri sudah mendengar informasi adanya usaha interensi dari pihak yang kalah, versi quick count.

“Indikasi itu menunjukkan dua hal. Pertama, pengakuan secara tidak langsung sebagai pihak yang kalah. Kedua, bersikap tidak fair serta tidak gentleman dalam kontestasi Pilkada. Karena itu, saya sudah meminta tim pemenangan di lapangan untuk secara marathon mengawal jalannya pelaporan dan proses penghitungan hingga rapat-rapat di KPU Banten,” papar Wahidin. ***

Tags: Pilkada Bantenrano karnowahidin halim
Previous Post

Ketika si Cantik Menyepi

Next Post

Kejahatan Pemilu (4)

admin Jayakarta

admin Jayakarta

Next Post
Kejahatan Pemilu (4)

Kejahatan Pemilu (4)

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Activity
  • Blog
  • Feature Terbaru Hari Ini
  • Home
  • INDEKS
  • KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
  • Konfirmasi Pembayaran
  • Kontak
  • Members
  • Pasang Iklan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PENGELOLA JAYAKARTA NEWS

© 2018 JayakartaNews

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah

© 2018 JayakartaNews

Go to mobile version