• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech
Asupan Mata “Bergizi” dari Punggung Merapi

Asupan Mata “Bergizi” dari Punggung Merapi

June 27, 2017
Operasi Patuh 2026 Dimulai, Korlantas: Kedepankan Pendekatan Humanis dan Edukatif

Operasi Patuh 2026 Dimulai, Korlantas: Kedepankan Pendekatan Humanis dan Edukatif

October 26, 2026
Fahri Minta Masyarakat Berpikir Rasional dan tak Emosional, Utamakan Dialog Ketika Menyampaikan Kritik

Fahri Minta Masyarakat Berpikir Rasional dan tak Emosional, Utamakan Dialog Ketika Menyampaikan Kritik

October 26, 2026
Bapanas Akui Beras Premium Sempat Kosong di Sebagian Ritel

Gerakan Pangan Murah Disambut Antusias Warga Tuban: Disediakan 1 Ton Beras SPHP Harga Terjangkau

October 26, 2026
DKI Beri Keringanan PBJT 50 Persen untuk Film Nasional di Bioskop

DKI Beri Keringanan PBJT 50 Persen untuk Film Nasional di Bioskop

October 25, 2026
“Gue Ini Presiden, Ted”:  Bukan Sekadar Political Joke

“Gue Ini Presiden, Ted”:  Bukan Sekadar Political Joke

October 25, 2026
Operasi Senyap Membuahkan Hasil! Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin di Sumut Terbongkar

Operasi Senyap Membuahkan Hasil! Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin di Sumut Terbongkar

October 25, 2026
Menyusuri Jejak Api dari Udara, Kepala BNPB Pantau Karhutla Way Kambas

Menyusuri Jejak Api dari Udara, Kepala BNPB Pantau Karhutla Way Kambas

October 25, 2026
Kelas Bahasa dan Budaya Mandarin di Migrant Service Center Unhas Perkuat Kesiapan CPMI

Kelas Bahasa dan Budaya Mandarin di Migrant Service Center Unhas Perkuat Kesiapan CPMI

October 24, 2026
Jenderal Maruli, Mendekatkan yang Terpencil

Jenderal Maruli, Mendekatkan yang Terpencil

October 24, 2026
Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

October 24, 2026
243 Tersangka Karhutla Ditetapkan,13 Korporasi Ikut Dijerat

243 Tersangka Karhutla Ditetapkan,13 Korporasi Ikut Dijerat

October 23, 2026
Kardinal Suharyo Sapa Polda Kaltim, Teguhkan Iman dan Integritas Polisi

Kardinal Suharyo Sapa Polda Kaltim, Teguhkan Iman dan Integritas Polisi

October 23, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Tuesday, October 27, 2026
Jayakarta News
  • Home
  • News
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World
    Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

    Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    BEI Buka Data Kepemilikan Saham Perusahaan Tercatat di Atas 1 Persen

    Tiga Emiten Didenda Rp 2,1 Triliun Karena Manipulasi Pasar Saham

    BPS Catat Komoditas Sawit Masih Jadi Penopang Ekspor Pertanian

    GAPKI Catat Ekspor Produk Sawit Agustus 2026 Naik 12,56 Persen

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Tech
    • All
    • Gear
    • Startup

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Trending Tags

    • Flat Earth
    • Sillicon Valley
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Golden Globes
    • Future of News
  • Entertainment
    • All
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
    DKI Beri Keringanan PBJT 50 Persen untuk Film Nasional di Bioskop

    DKI Beri Keringanan PBJT 50 Persen untuk Film Nasional di Bioskop

    Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

    Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

    Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

    Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    Trump-May special relationship gets special treatment in the streets of London

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

    Lady Gaga Pulled Off One of the Best Halftime Shows Ever

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result
Home Feature

Asupan Mata “Bergizi” dari Punggung Merapi

by admin
June 27, 2017
in Feature, Traveling
0
Asupan Mata “Bergizi” dari Punggung Merapi
503
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

GUNUNG Merapi yang berlokasi di perbatasan Kabupaten Sleman Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Magelang Provinsi Jawa Tengah, merupakan salah satu tujuan wisata alam yang masyhur di Indonesia, lebih-lebih bagi mereka yang gemar dengan kegiatan mendaki gunung. Untuk  penggemar wisata alam, sudah tersedia  jalur yang aman.

Namun sebagai gunung berapi, Merapi tidak setiap saat bisa didaki atau dikunjungi. Apabila Merapi menunjukkan tanda-tanda akan meletus (erupsi), orang dilarang untuk mendaki. Apabila situasi  merah, penduduk setempat bahkan diungsikan. Namun dalam banyak kasus erupsi Merapi, ada saja warga yang menolak dievakuasi atau meninggalkan kampungnya.

Sebagai gunung berapi yang aktif, Merapi tercatat telah meletus berkali-kali semenjak  kali “pertama” erupsi terjadi  pada tahun 1548. Pada tahun  2010 Gunung Merapi meletus dan meminta korban jiwa  30 orang.

Untuk Anda yang berhasrat melakukan perjalanan wisata ke Merapi, bisa mengambil titik start di Desa Deles. Sebaiknya perjalanan dimulai pada dinihari, paling lembat sebaiknya pukul  4.30 pagi. Dengan berangkat sekitar subuh tersebut, Anda akan mencapai  di ketinggian 2.930 meter saat di puncak Merapi sekitar pukul 10.00 WIB.

Makin keatas Anda mendaki, maka Anda akan merasakan  bau belerang yang tersapu di udara. Perjalanan sepagi itu perlu ditemani dengan  obor atau lampu, karena kabut masih tebal. Tentu saja, hal itu membuat jarak pandang menjadi rendah. Perlu berhati-hati agar tidak terperosok atau masuk semak-semak.  Bagi pemandu pendakian yang warga lokal, mereka sudah terbiasa sehingga  dapat berjalan tanpa menggunakan obor. Di antara mereka ada yang mengenakan sandal, tetapi ada juga yang tidak. Bulan dan bintang menjadi petunjuk arah bagi para pemandu pendakian di Merapi ini.

Saat matahari terbit, pemandangan sangat indah sekali. Tapi, tentu saja udara masih sangat dingin. Anda dan rombongan sebaiknya mengambil waktu istirahayt sejenak jika posisi matahari sudah terbit.  Dari ketinggian, Anda bisa melihal  permukiman warga yang luas, seperti sedang  membungkuk di kaki Merapi.

Memang sulit dipercaya, masih begitu banyak orang yang  masih memilih untuk tinggal di kaki Merapi. Tentu saja warga setempat punya alasan yang kuat sehingga tetap tinggal di kaki Merapi.  Pertama soal tanah pertanian yang subur, serta yang kedua menyangkut  keyakinan relegi.  Di antara mereka masih ada yang  percaya,  bahwa terjadinya letusan Merapi tidak lepas dari munculnya “kemarahan” Merapi  karena gunung itu tidak menerima hadiah, yang biasa mereka sajikan  di puncak gunung pada setiap tahunnya.

Lupakan mengenai “mitos” itu. Ketika  pagi hari tiba, saat  setelah matahari yang terbit, sinarnya terasa  mengalir, menyelinap melalui sela-sela rimbunnya pepohonan. Dan makin kita ke atas, tentu saja pendakian makin menantang dan berat.

Kadang-kadang, Anda perlu bergulat dengan cabang-cabang pohon, dan meraih apa yang Anda  lakukan  untuk membantu Anda merangsek lebih tinggi lagi.   Jika Anda merasa payah, sebaiknya memang tidak melanjutkan ke posisi lebih atas atau ke puncak gunung Merapi tersebut.

Bagi mereka yang tetap bertekad untuk menaklukkan Merapi,  tetap harus berhati-hati dalam mendaki. Jika Anda sudah bertemu dengan tebing curam di bawah hutan lebat, berarti bahwa Anda  akan mendapatkan ketinggian dengan kecepatan lebih cepat, dan kemudian secara bertahap bukit-bukit, dan sawah di bawah arus sungai yang menyusut,  dingin pun datang, seakan kita tengah  berjalan memasuki kantong udara yang berbeda. Tatkala Anda mencapai puncak Merapi, mungkin Anda heran ketika  tidak menemukan adanya  tanda-tanda permukiman yang beradada  di kejauhan, atau bahkan siapa pun di puncak gunung tersebut kecuali Anda dan rombongan. Abu vulkanik yang ada, kadang bisa menyulitkan sepatu Anda  untuk mencengkeramnya.

Jika Anda bisa mencapai ketinggian 2.500 meter di atas permukaan laut, maka akan menemukan  sebuah dataran  yang berdebu. Di sinilah penduduk setempat berkumpul setiap tahunnya untuk menempatkan persembahan yang dimaksudkan agar Merapi tidak marah. Gunung berapi tersebut telah meletus hampir setiap 5 – 10 tahun,  namun warga  setempat masih melakukan pendakian yang berbahaya untuk mencari  harapan akan adanya kedamaian di antara mereka dan Marapi.

Ketika berada di puncak Merapi, serada berdiri di  pundak raksasa, di depan mata tampak segerombolan awan, di sisi lain langit tampak jernih.  Ketika Anda sampi puncak Merapi, maka akan  mendapati batu  yang tidak rata di sekitar jalan setapak. Ada “setitik”  kawah  200 meteran yang diliputi oleh asap belerang yang tampaknya terlepas dari setiap batu yang retak.

Kita tidak bisa berlama-lama di puncak Merapi. Sebelum malam  tiba harus turun. Kalau Anda mendaki bersama para pemandu setempat, tidak perlu terlalu khawatir, karena mereka umumnya  mengetahui beberapa trik untuk membawa turun Anda dengan selamat dan cepat.

Jangan bayangkan ada  ada helikopter atau lift ski yang akan memfasilitasi Anda turun dari puncak Merapi. Kita harus menggunakan kaki untuk  meluncur turun di sisi gunung, sesekali mungkin secara tak sengaja Anda akan menendang debu dan  batu. Memang, perjalanan ke puncak Merapi merupakan tantangan besar, tapi pasti akan mengesankan. Warga lokal sering menasihati, agar para pendaki bersikap santun baik dalam kata maupun sikap saat mendaki Merapi. Khawatir Merapi marah? Tidak ada yang tahu secara pasti. Tetapi, menjara adab di manapun adalah mulia.***

Tags: erupsiJawa TengahMagelangmendakiMerapiSlemantravelyogyakarta
Share201Tweet126
admin

admin

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

April 22, 2018
Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

June 22, 2018
Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

January 30, 2019
Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

19
SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

11
Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

8
Operasi Patuh 2026 Dimulai, Korlantas: Kedepankan Pendekatan Humanis dan Edukatif

Operasi Patuh 2026 Dimulai, Korlantas: Kedepankan Pendekatan Humanis dan Edukatif

October 26, 2026
Fahri Minta Masyarakat Berpikir Rasional dan tak Emosional, Utamakan Dialog Ketika Menyampaikan Kritik

Fahri Minta Masyarakat Berpikir Rasional dan tak Emosional, Utamakan Dialog Ketika Menyampaikan Kritik

October 26, 2026
Bapanas Akui Beras Premium Sempat Kosong di Sebagian Ritel

Gerakan Pangan Murah Disambut Antusias Warga Tuban: Disediakan 1 Ton Beras SPHP Harga Terjangkau

October 26, 2026
Jayakarta News

Copyright © 2026 Jayakarta News

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

Copyright © 2026 Jayakarta News

Go to mobile version