Connect with us

Ekonomi & Bisnis

Kementras Sebut Transmigrasi Tetap Jadi Program Diminati Masyarakat

Published

on

Dok Kementrans

JAYAKARTA NEWS – Transmigrasi tetap menjadi program yang diminati masyarakat, meski banyak kesempatan bekerja di luar negeri atau di kota-kota besar.

Data Kementerian Transmigrasi menyebutkan, tahun 2024 lalu sudah ada 7000 an kepala keluarga yang ingin menjadi transmigran.

“Banyak bupati bertemu dengan saya yang berkeinginan untuk mendatangkan calon transmigran,” ungkap Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi seperti dikutip Jumat (30/5/2025).

Menurut Viva Yoga, kepala daerah yang ingin mendatangkan transmigran buah dari paradigma baru transmigrasi di era Presiden Prabowo Subianto. Paradigma baru ini tidak seperti pada masa lalu.

“Dulu sifatnya sentralistik dan top down, sekarang desentralistik dan bottom up,” tutur Viva Yoga.

Kepala daerah menginginkan transmigran karena mereka paham betul manfaat transmigran.

“Lahan-lahan kosong yang terhampar bila dimanfaatkan menjadi sawah atau perkebunan produktif akan menjadi sentra produksi beras dan kekuatan ekonomi lainnya di daerah tersebut,” terang mantan anggota Komisi IV DPR itu.

Menurut Viva Yoga, sebagai sentra produksi beras membuat daerah transmigran bisa mencukupi kebutuhan kebutuhan pangannya sendiri.

Untuk lebih menarik masyarakat ikut transmigrasi, kata Viva Yoga, syarat yang diberlakukan juga semakin diperlonggar.

“Seperti Kementerian Ketenagakerjaan yang menghapus batas usia bagi pencari kerja, sekarang yang ingin ikut transmigrasi tidak harus berkeluarga,” ujar Viva Yoga.

Bagi yang lajang yang ingin menjadi transmigran bisa lewat program Transmigrasi Patriot.

“Mereka adalah mahasiswa yang diberi beasiswa oleh Kementerian Transmigrasi yang selanjutnya mengaplikasikan ilmunya di kawasan transmigrasi,” ungkap Viva Yoga.

Sejak tahun 1950 hingga di akhir tahun 2024, Kementerian Transmigras melalui programnya telah mampu melahirkan 1.567 desa definitif, 466 kecamatan definitif, 114 kabupaten/kota, dan 3 provinsi.

“Tiga provinsi itu adalah Sulawesi Barat, Kalimantan Utara, dan Papua Selatan,” ujar Viva Yoga.

Menurut Viva Yoga, transmigrasi telah menciptakan menumbuhkan pusat ekonomi, budaya, dan pendidikan mulai dari desa hingga provinsi. (yog)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *