Tags : nelayan cilincing

Feature

Ciledug Bukan Cilincing

JAKARTA terus berbenah. Terdengar kabar, Juni tahun ini sebuah jalan layang (nontol) khusus untuk melajunya TransJakarta sudah bisa dirasakan masyarakat Jakarta. Jalan layang itu terbentang sepanjang 9,4 kilometer dari Mampang hingga Ciledug. Memiliki 12 halte dengan perkiraan waktu tempuh 30 menit serta waktu tunggu 10 menit. Jalan layang yang menelan anggaran Rp2,5 triliun ini akan […]Read More

Feature Sosial Budaya

Sarwinah Bandar Ikan

KISAH lain di Kampung nelayan Cilincing adalah kehidupan para ‘bandar’ ikan. Sarwinah yang saat dijumpai sedang bersama Kati pun bercerita tentang kehidupannya sebagai ‘bandar’ ikan. Yang dimaksud ‘bandar’ ikan sebenarnya adalah seorang pengepul. Para nelayan menjual ikannya pada para pengepul seperti Sarwinah, yang kemudian menjual ke tempat pelelangan ikan. Wanita 70 tahun yang sudah 25 […]Read More

Feature Sosial Budaya

Bayar Utang, Utang Lagi

RAJA dangdut Rhoma Irama punya satu lagu ngetop, berjudul “Gali Lubang Tutup Lubang”. Bisa jadi, ia terinspirasi dari kehidupan nelayan Cilincing, Jakarta Utara. “Hidup kami ya begini-begini saja. Ada uang buat bayar utang, tidak ada uang ya utang lagi,” ujar Kati, istri seorang nelayan. Beruntung, nelayan Cilincing punya figur yang disebut “pak haji” yang secara […]Read More

Feature Sosial Budaya

Potret Nelayan Cilincing

KETIKA bau amis menyergap hidung, itu artinya Anda sudah memasuki kampung nelayan Cakung Drain, Cilincing, Jakarta Utara. Lamat-lamat terdengar irama dangdut. Sebagaian nelayan tampak bersantai di beranda, sebagian lain tampak masih bekerja di atas kapal. Seorang ibu bernama Kati, sedang duduk menunggu suami turun dari kapal. Wajahnya tampak cerah. “Suami saya sudah pulang bawa tangkapan […]Read More