Suvarna Sutera, Incaran End User

 Suvarna Sutera, Incaran End User

ADA kalanya, generasi milenial lebih memilih traveling, dan mementingkan lifestyle, ketimbang berpikir tentang tempat tinggal. Mereka, ada kalanya bukannya tidak mampu membeli rumah. Gaji tetap, bonus prestasi, dan pendapatan sah lainnya, sebenarnya bisa disisihkan untuk membeli rumah. Terlebih jika mereka belum berkeluarga.

Sudah saatnya, generasi milenial juga berpikir tentang hunian. Tempat tinggal, tidak saja penting ketika seseorang harus menginjak ke jenjang pernikahan. Lebih dari itu, memiliki kavling hunia, apa pun bentuknya, adalah investasi yang sangat stabil, bahkan menguntungkan.

Salah satu perusahaan properti menawarkan kawasan mandiri Suvarna Sutera di kawasan Pasar Kemis, Tangerang, Banten. Area permukiman seluas 2.600 hektare itu, dibangun oleh Alam Sutera Group dengan penawaran yang menarik. Sebuah hunian klaster, bisa dimiliki dengan harga mulai dari Rp 7,5 juta dan Rp 13 juta, hingga Rp 29 juta per bulan selama 24 kali angsuran.  Yang berminat dengan ruko, tersedia ruko 3 lantai (Terrace 9) dengan harga mulai Rp 1,8 miliar, atau angsuran Rp 20,4 juta per bulan. Pilihan lain, kaveling yang dapat diangsur bulanan 48 kali.

“Di kawasan itu juga dibangun sekolah St.Laurensia, akses langsung tol JORR 3 dari dan menuju (pelabuhan laut) Merak dan Bandar Udara Internasionall Soekarno-Hatta. Juga tersedia SPBU serta makin dimudahkan dengan adanya lintasan jalur MRT/LRT,” ujar Henny Meyliana selaku Marketing & Sales Division Head saat kegiatan promo bertajuk Pesona Bali dengan kuliner khas Bali yang ikut mengajak anak beraktivitas melukis kanvas, tas kain dan membatik, Minggu (1/10/2017).

Sebagai perusahaan properti pemilik land bank, sejak 2012 harga tanah per meter persegi di sekitaran Suvarna Sutera bermula dari Rp 1,9 juta, namun sekarang telah mencapai empat jutaan rupiah. Dulu, mayoritas pembeli bermaksud berinvestasi, tetapi sekarang Suvarna Sutra telah berubah jadi incaran para end user.

Menurut Henny, sudah lebih dari 4.700 unit rumah, kaveling dan ruko terjual senilai Rp 5,3 triliun. Itu semua karena didukung nama besar dan kekuatan Alam Sutera yang lebih dari 23 tahun melakukan pengembangan bisnis properti di Jakarta, Tangerang, hingga Bali. ***

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *