SMA Negeri 3 Bogor Juara 1 Lomba Debat PCTA 2019

 SMA Negeri 3 Bogor Juara 1 Lomba Debat PCTA 2019

JAYAKARTA NEWS – Rektor Universitas Pertahanan Letnan Jenderal TNI Dr. Tri Legionosuko, S.IP., M.AP., secara resmi menutup lomba Parade Cinta Tanah Air (PCTA) Tahun Akademik 2019.

Lomba itu dengan tema “Bela Negara sebagai Pemersatu Bangsa di Era Teknologi 4.0”, untuk pelajar tingkat SMA dan SMK maupun yang sederajat, untuk Kota Bogor, Kabupaten Bogor, dan Kota Depok (Wilayah I dan II) Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.

Kegiatan ini berlangsung yang selama dua hari mulai 11 – 12 September 2019, bertempat di Auditorium Kampus Bela Negara Unhan, Komplek IPSC Sentul.

Lomba PCTA 2019 ini diikuti 54 SMA dan SMK maupun yang sederajat di wilayah Kota Bogor, Kabupaten Bogor, dan Kota Depok (Wilayah I dan II) Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, untuk pemenang lomba juara I, II, dan III peserta lomba Video klip akan diikutsertakan dalam kompetisi film pendek pada lomba PCTA di Kementerian Pertahanan RI.

Dari Hasil penilaian Tim Juri Lomba PCTA 2019 ini untuk kriteria lomba Debat Juara I diraih oleh SMAN 3 Bogor, Juara II SMAN I Parung Juara III,SMAN 5 Bogor, untuk Juara Harapan Lomba Debat Bela Negara, Juara Harapan I diarih Oleh SMAN 4 Depok, Juara Harapan II SMAN I Rumpin, Juara Harapan III SMAN 2 Bogor dan untuk kriteria lomba videoklip Bela Negara Juara I diraih oleh SMAN 2 Cibinong, Juara II SMAN 6 Kota Bogor, Juara III,SMAN I Dramaga, Sementara Juara Harapan I diraih SMAN I Sukaraja, Juara Harapan II SMAN 3 Bogor, dan Juara Harapan III SMAN 10 Depok.

Kegiatan Lomba PCTA TA.2019 ini merupakan kerja sama Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unhan dengan BP3 Wilayah I Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, dalam rangka mewujudkan pembinaan Pembinaan Kesadaran Bela Negara (PKBN), yang berkelanjutan, untuk pembentuk sikap dan perilaku Bela Negara bangsa Indonesia, menanamkan rasa cinta Tanah Air sebagai salah satu nilai dasar Bela Negara, harus dimiliki oleh generasi penerus pembangunan nasional sebagai sumberdaya manusia potensial yang disiapkan secara dini untuk kepentingan penyelenggaraan sistem pertahanan semesta.

Dalam amanatnya Rektor Unhan menjelaskan perkembangan lingkungan strategis khususnya dibidang ilmu pengetahuan teknologi IT yang cepat, menuntut bangsa Indonesia untuk senantiasa waspada dan mempersiapkan diri dalam menghadapi segala kemungkinan yang dapat terjadi dimasa yang akan datang, khususnya terhadap hal-hal yang dapat mengancam generasi muda serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Untuk itu landasan utama dalam menjaga kedaulatan negara di antaranya pendidikan, sedangkan teknologi merupakan sarana untuk mempermudah mendapatkan informasi dalam mendukung pendidikan.

Dengan adanya lomba ini, diharapakan generasi muda akan dapat memanfaatkan teknologi untuk kegiatan-kegiatan yang lebih positif dan bermanfaat baik bagi dirinya sendiri, lingkungan sekolah serta lingkungan keluarga dan masyarakat.

Selain itu ditegaskan juga oleh Rektor Unhan generasi muda sebagai generasi penerus bangsa harus dibekali kemampuan dan pemahaman pentingnya Karakter Bangsa dan Bela Negara sehingga pada saatnya nanti akan menjadi pemimpin-pemimpin bangsa yang handal yang dapat membawa bangsa dan negara Indonesia menuju yang lebih maju dan lebih bermartabat serta mampu bersaing di kancah Internasional. (*/Alifien)

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *