Senen, Bolak-balik Terbakar

 Senen, Bolak-balik Terbakar

KEBAKARAN yang menghanguskan Pasar Senen, 17 Januari 2017, memang menjadi masalah baru, terutama bagi pedagang. Ya, tak hanya kerugian material akibat barang dagangan terbakar, mereka pun harus bersabar menunggu Tempat Penampungan Sementara (TPS).

Dahulu itu…

Pasar Senen sudah pernah mengalami kebakaran. Yang masih hangat dalam catatan adalah peristiwa kebakaran 15 Januari 1974, yang terkenal dengan peristiwa Malari. Ketika itu, para mahasiswa mendemo Perdana Menteri (PM) Jepang Tanaka Kakuei, yang sedang berkunjung ke Jakarta. Kejadian ini berimbas terjadinya kerusuhan, pembakaran, dan penjarahan oleh massa.

Berikutnya, kebakaran pada 23 November 1996. Saat itu sekitar 750 kios di Blok IV dan V Pasar Senen ludes terbakar.

Pada 2003, kebakaran kembali terjadi, dan melanda Blok IV dan VI B Pasar Senen. Sebanyak 300 kios terbakar akibat kebakaran ini.

Pada 11 Maret 2010, si jago merah kembali membakar Pasar Senen. Sebanyak 80 tenda pedagang kaki lima dan 250 kios hangus.

Kebakaran yang tak kalah besar terjadi pada 25-26 April 2014. Ketika itu Joko Widodo masih menjabat Gubernur DKI Jakarta dan datang ke lokasi. Saat itu api membakar selama 20 jam lebih sejak Jumat, 25 April 2014. Api membakar Blok 3 pasar dan kerugian ditaksir miliaran rupiah. Sebanyak 3.000 kios terbakar.

Masih di wilayah Senen, Pasar Poncol terbakar pada 19 September 2016 selama kurang-lebih 2 jam. Api yang berasal dari korsleting listrik ini membakar 6 kios dengan 29 mobil pemadam kebakaran dikerahkan.

 

Dua bulan berikutnya, 15 November 2016, Pusat Grosir Senen Jaya terbakar. Api berkobar mulai pukul 00.30 WIB. Api berasal dari toko onderdil mobil Kencana Baru. Ada 50 toko yang berada di lantai 3 dan yang terbakar 3 toko.

Dan yang terbaru, 17 Januari 2017, kios Pasar Inpres Senen juga mengalami kebakaran. Meski berbeda lokasi dengan kebakaran hari ini, peristiwa tersebut masih berada di wilayah Senen. Api berkobar hanya dua jam saat itu. Sebanyak 4 kios terbakar, 15 unit mobil pemadam dikerahkan, dan total Rp 600 juta kerugian diderita korban. ***

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *