Connect with us

Feature

Perkenalkan Tiga Kata Ajaib untuk Si Kecil

Published

on

Jayakarta News – Untuk membiasakan anak berperilaku baik dan sopan santun, bukan hal yang gampang, tetapi tidak juga sulit. Anak adalah sosok yang memiliki insting peniru ulung, jadi perlu memberi contoh yang baik, karena ia bisa menjadi baik atau buruk tergantung cara orang tua membentuk karakternya. Apa yang dia dengar dan dilihat maka itu bagian dari pelajaran baginya.

Maka perlu hal yang baik, sopan, serta jujur dalam bersikap, bertindak dan omongan secara konsisten yang diterapkan orang tua di depan si kecil (anak). Pendidikan yang paling utama diajarkan pada anak adalah sopan santun. Apa lagi anak hidup zaman now, sepertinya sopan santun anak semakin berkurang.

Anak merupakan sebuah hadiah, karunia terindah yang dititipkan oleh Tuhan Yang Maha Esa kepada sepasang orang tua. Ia lahir ke bumi masih polos ibarat kertas putih bersih kosong (a blank sheet of paper) atau dalam istilahnya Tabula Rasa.

Jadi orang tua harus memiliki senses of belonging (rasa memiliki) tanggungjawab atas karunia itu, maka untuk mengasuh dan membesarkannya sebuah kewajiban, tetapi bukan hanya sebatas membesarkan saja, melainkan mendidiknya untuk bekal kelak ia sampai dewasa nanti.

Sebagian orang tua mungkin berpikir bahwa mendidik hanya cukup didapatkan saat buah hatinya itu berada di sekolah saja. Padahal, pembelajaran dapat dilakukan dimana saja. Hingga orang tua harus berperan aktif memberikan pendidikan yang baik, sopan santun, dan lainnya, guna membentuk karakter, kepribadian dan watak yang positif, agar menjadi bagian dari hidupnya.

Perkenalkan Tiga Kata Ajaib

Sebagai tumpuan dasar sebagai bekal si kecil kelak dewasa nanti ada beberapa hal yang penting harus diterapkan semasa pertumbuhannya, khususnya dalam berkomunikasi. Sebab, di dunia pendidikan ada interaksi yang melibatkan komunikasi baik verbal maupun non verbal.

Adapun yang dimaksud komunikasi verbal yaitu bentuk komunikasi yang menggunakan tulisan ataupun lisan, contoh yang lisan, ini dapat dilakukan dengan menggunakan media, misalnya seseorang berbincang-bincang melalui telepon, kalau tulisan, komunikasi ini  dilakukan dengan cara tidak langsung antara si komunikator dengan komunikan. Misalnya proses penyampaian informasi, dilakukan dengan menggunakan media, surat, grafik, lukisan, dan lainnya.

Sedangkan, Komunikasi non verbal adalah komunikasi yang pada umumnya menggunakan seperti  sentuhan, misalnya bersalaman, mengelus-elus dan lainnya, lalu dapat juga dengan bahasa tubuh, misalnya gelengan kepala, kedipan mata, raut wajah dan sebagainya.

Jadi, dalam penggunaan bahasa akan berpengaruh dalam penyampaian saat berkomunikasi terhadap si kecil. Nah, oleh karena itu perlu dipilih bahasa yang baik untuk digunakan orang tua. Selain bahasa yang baik, sopan dan lemah lembut, ada juga tiga kata ajaib yang sederhana memiliki makna yang luar biasa jika mampu mengajarkan dengan tepat dan benar kepada si kecil.

Adapun ketiga kata ajaib tersebut, yaitu Pertama Kata Maaf. Kata ini penting diperkenalkan dan dibiasakan sedini mungkin kepada anak, secara berulang-ulang.

Maaf, kata yang sering diucapkan ketika seseorang telah menyadari dirinya bersalah. Lalu meminta maaf, misalnya, Maaf Ibu ya dek, tadi pergi tidak ngajak kamu,” yang tadinya si anak kesal, dengan minta maaf si ibu maka anaknya akan legah. Dan ini yang dinamakan bentuk simpati sekaligus sikap penyesalan, selain itu meminta maaf merupakan bentuk menghargai orang lain.

Sedangkan dampak positifnya kata ajaib maaf ini dapat memperbaiki hubungan kepada orang lain walaupun telah sempat terjadi persoalan yang menyebabkan perasaan yang tidak enak satu sama lain, kemudian kata maaf dapat meredam amarah serta egois.

Kedua kata Tolong. Ini juga tidak kalah penting agar anak selalu menggunakan atau mengucapkan setiap kali meminta bantuan. Misalnya, “Dek maaf, tolong ambilkan kaca mata Papa,”

Jadi dampak kata tolong kepada si anak dapat membentuk karakter positif, menjadi lebih menghargai bantuan, rendah hati, dan tidak semena-mena kepda orang lain nantinya.

Dan ketika meminta bantuan, berbicaralah yang baik, sopan, dan jangan menimbulkan kesan memaksa. Karena jika tidak diselipkan kata tolong di saat meminta bantuan nanti akan terasa seperti memberi perintah.

Kata tolong sebuah kata ajaib yang sekaligus sopan santun kepada orang lain. Dengan kata tolong tidak akan membuat harga diri jatuh atau terlihat lemah. Ingat, manusia merupakan makhluk sosial yang pasti membutuhkan bantuan orang lain.

Ketiga kata Terimakasih. Kata yang terakhir ini juga memiliki pengaruh terhadap karakter si anak. Dengan mengucapkan kata terima kasih itu merupakan wadah untuk mengekspresikan rasa syukur, di saat menerima bantuan, saat diberikan hadiah dan sebagainya.

Misalnya,” Terima kasih ya nak, kamu tadi sudah membantu mama membersihkan rumah,” dampak ucapan  dari terima kasih merupakan salah satu bentuk penghargaan atas kebaikan orang lain.

Dan ucapan terima kasih pastinya tidak pernah lepas dari kehidupan kita sehari-hari. Maka biasakan kata ini kepada si kecil karena setiap kali berkomunikasi baik secara verbal maupun non verbal, sudah sepatutnya mengucapkan terima kasih dengan pertolongan orang.

Jadi jangan sampai lupa untuk ajarkan dan perkenalkan tiga kata ajaib (tree magic words) kepada buah hati anda. Jangan sampai gengsi untuk mengucapkan Maaf, jangan sampai terkesan malu untuk minta Tolong dan jangan pulak sombong untuk mengucapkan terima kasih. Dan ingat ketiga kata ajaib ini bukan hany untuk anak-anak saja. (monang sitohang/berbagai sumber)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *