Pemanasan Global Cairkan Es Antartika Dalam Volume Menakjubkan

 Pemanasan Global Cairkan Es Antartika Dalam Volume Menakjubkan

Oleh: Leo Patty

Antartika sedang menghadapi masalah besar, dalam waktu sepuluh tahun terakhir, benua dingin ini kehilangan bentangan es sebanyak triliunan ton dengan kecepatan yang mengkuatirkan, demikian para ilmuwan memperingatkan

Sekarang ini, para ilmuwan menemukan lubang, seperti gua es, luar biasa sangat besar di Antartika Barat, yang besarnya ribuan kilometer dan tinggi sekitar 300 meter.

Goa es besar ini terlegak dibawah Gletser Thwaites, yang terkenal dengan sebutan gletser paling berbahaya di dunia. Lubang besar akibat es yang meleleh ini merupakan bagian terbesar dari lelehan es di Antartika yang mencapai 252 triliun ton setiap tahun.

Para peneliti menyebutkan lubang atau gua es besar itu sebelumnya tertutup oleh es beku sebanyak 14 triliun ton. Namun yang paling mengkuatirkan para ilmuwan adalah terjadinya es melelh ini hanya dalam waktu tiga tahun saja.

“Kami sudah curiga, selama bertahun-tahuan, bahwa Thwaites tidaklah utuh sampai ke tanah dibawahnya,” ujar ahli geologi Eric Rignot dari Universitas Kalifornia di NASA Jet Propulsion Laboratory (JPL) di Pasadena.

“Kami sangat berterima kasih kepada satelit-satelit generasi baru sehingga bisa melihat secara lebih detil.” Rignot dan para peneliti lain menemukan goa besar itu dengan radar, yang mampu menembus lapisan es. Mereka juga mendapat dukungan data dari para peneliti Jerman dan Perancis.

Berdasarkan data yang ada, goa besar itu jadi bagian dari pelelehan es sehingga membuat Gletser Thwaites berkuran sepanjang 800 meter setiap tahun.

Saat ini, para peneliti masih disibukkan dengan pertanyaan bagaimana hal itu bisa terjadi. Apalagi model-model pencairan es di Antartika belum menjelaskan fenomena gua atau lubang besar dibawah lapisan es gletser. Apalagi kalau diingat bahwa Gletser Thwaites menyumbang 4 persen kenaikan muka air laut global. Jika gletser ini mencair semuanya maka muka air laut akan naik sampai 65 centimeter. Masih ditambah, gletser ini sebenarnya juga menahan massa es besar di benua dingin itu.

Sumber informasi: sciencealert.com

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *