Connect with us

Entertainment

Mungkin Kita Perlu Waktu: Luka, Doa dan Kesempatan Kedua

Published

on

Keluarga yang dilanda duka (foto kathanika)

JAYAKARTA NEWS — Psikolog Elisabeth Kubler Ross mengemukakan setiap manusia mengalami lima fase psikologi. Penyangkalan (denial), kemarahan (anger), negosiasi (bargaining), depresi (depression) dan penerimaan (acceptance).

Fase tersebut dialami oleh tiga tokoh utama dalam film ‘Mungkin Kita Perlu Waktu’ (MKPW) atau ‘All We Need is Time) besutan sutradara Teddy Soeriatmadja yang akan tayang di bioskop mulai 15 Mei 2025.

Film drama berdurasi 90 menit ini mengisahkan perjalanan emosional sebuah keluarga yang dilanda duka akibat kehilangan salah satu keluarganya.

Kehidupan Restu, Kasih dan anaknya bernama Ombak semula solid dan utuh. Namun, sejak kepergian Sarah (anak pertama) yang wafat, hubungan mereka merenggang

Alih-alih saling menguatkan, ketiganya terjebak dalam kesedihan masing-masing. Komunikasi makin buruk.

Sha Ine Febriyanti bermain apik dan wajar (foto karuna)

Sementara Ombak menjalin hubungan dengan Aleiqa yang bipolar, hubungan mereka makin penuh dinamika. Terjadi salah paham. Ayah menyalahkan Ombak. Dan Ombak tak mau dituding sebagai biang kerok. Ribut.

Kasih belakangan ingin ber-umroh menenangkan diri.

Keluarga mereka bagaikan bom waktu yang siap meledak kapan saja.

Lukman Sardi mengalami luka dan penerimaan (foto karuna)

Happy ending ? Sad ending ?

“Saya mengajak penonton menyelami setiap tahap secara pelan dan manusiawi,” papar Teddy Soeriatmadja.

Ia mengakui, kiat permasalahan tidak linear namun tetap menuju pemulihan.

Padahal, Teddy menghadirkan sosok psikolog wanita yang didatangi Ombak sebagai obat mujarab segala masalah yang menerpa dirinya.

MKPW hasil kolaborasi Adhya Pictures, Kathanika  Films dan Karuna Pictures ini pernah diputar perdana di ajang JAFF Netpac di Jogjakarta ke 19, 2 Desember 2024 dan menjadi sorotan ramai penonton.

Tiga tokoh utama yang diperankan oleh Lukman Sardi (Restu), Sha Ine Febriyanti (Kasih) dan Bima Azriel (Ombak) bermain apik dan wajar.

Pemeran lain seperti Tissa Biani, Asri Welas dan Naura Datau juga berhasil tampil tak mengecewakan. (pik)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement