Majapahit Travel Fair ke-18, Sasar 16 Negara

 Majapahit Travel Fair ke-18, Sasar 16 Negara

GUNA menarik minat wisatawan mancanegara (Wisman) dan wisatawan nusantara (Wisnus), masing – masing daerah menggelar even andalan. Untuk wilayah Jawa Timur, akan menggelar even Majapahit Travel Fair ke-18, 13 – 16 April 2017 hasil kerja bareng Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, DPD ASITA Jatim dan PT Debindo Mitra Tama, dan didukung Kementerian Pariwisata.

Even akbar di Jatim bertema Adventure Tourism ini, serta didukung PT Garuda Indonesia, sebagai airlines partner ini manargetkan 120 buyers potensial dari 16 negara. Dari 120 buyers ini diharapkan menghasilkan total transaksi sebesar Rp 56 miliar atau meningkat 2,5 persen dibandingkan even sama tahun sebelumnya.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Wisata Nusantara Esthy Reko Astuti mengapresiasi Majapahit Travel Fair 2017 yang memasuki tahun ke-9 ini. Dari tahun ke tahun, terjadi peningkatan total transaksi yang cukup signifikan. “Menurut catatan kami, baik buyers maupun nilai transaksi pada event MTF ini selalu meningkat. Ini artinya, paket-paket yang ditawarkan para seller kita menarik dan banyak diminati para buyers, sehingga meningkatkan inbound ke Indonesia,” tegasnya.

Esthy menambahkan, gelaran direct selling lewat kegiatan bursa dan pameran Majapahit Travel Fair 2017 ini merupakan bagian dari strategi BAS (Branding, Advertising dan Selling). Branding Wonderful Indonesia dan Pesona Indonesia dilakukan pemerintah, adevertising dilakukan pemerintah bersama industri pariwisata, sementara direct selling dilakukan langsung oleh pelaku bisnis pariwisata,” cetus Asthy lagi.

Sementara itu, Kadisbudpar Jatim H. Jarianto menyatakan, MTF 2017 ini menjadi sarana buat meningkatkan kunjungan, baik Wisman maupun Wisnus, serta menciptakan peluang bisnis, dan ajang promosi pariwisata di Jatim. “Untuk MTF 2017, kami memilih tema Adventure Tourism, dengan maksud untuk menaring minat generasi muda dan penggemar pariwisata petualangan mengekplorasi kekayaan alam Jatim,” papar H. Jarianto.

Para buyers yang telah menyatakan kesediannya hadir pada MTF 2017 ini, yakni Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Thailand, Filipina, Kamboja, Vietnam, Jepang, Balanda, Italia, India, China, Hongkong, Bangladesh, Saudi Arabia. Untuk seller dalam negeri, terdiri 38 industri pariwisata Jatim, dan 28 industri di luar Jatim, yakni Jakarta, Bali, Jawa Barat, Banten, Yogyakarta, NTB dan Kepulauan Riau.

Pada MTF 2016 lalu, tercatat diikuti 120 buyers (80 buyers manca negara dan 20 buyers lokal, serta 80 seller domestik (45 seller Jatim dan 25 seller dari luar Jatim). Tercatat, hasilnya cukup signifikan, dengan total transaksi mencapai 54,8 miliar atau meningkat 8,24 persen dibandingkan MTF 2015 sebelumnya, dengan total transaksi Rp 50,60 miliar. ***

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *