Lomba Menulis “Kesan Pertama Antar Anak Sekolah”

 Lomba Menulis “Kesan Pertama Antar Anak Sekolah”

BERKAT usaha tak kenal lelah dari Purwigati dengan PKBM Nusa Indah-nya, kini ia dipercaya menyelenggarakan Kampung Literasi di Pulau Pasaran, Teluk Betung, Lampung. Hari ini, jika Anda berkunjung ke sana, akan disambut spanduk “Selamat Datang di Kampung Literasi”.

Mendapat kepercayaan itu, sejumlah kegiatan juga dikembangkan PKBM Nusa Indah. Menurut Purwigati ada enam kegiatan utama yang dikembangkan di Kampung Literasi. Seperti ada penimbangan bayi, makanan sehat, Jumat bersih dan senam. “Sebagai penunjang, saya selalu datang dengan oleh-oleh buku bacaan buat mereka,” kata Purwigati.

Selain itu lanjut Purwigati juga ada program koran ibu. Melalui program itu, PKBM Nusa Indah mendatangkan penulis untuk memberikan pelatihan menulis kepada para ibu rumah tangga dan anak–anak usia sekolah. Tidak lupa, mereka juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya memiliki kemampuan menulis.

Di akhir program, PKBM Nusa Indah menggelar lomba menulis. Para peserta program diminta menulis. Temanya, kesan pertama mengantar anak ke sekolah. Hasilnya, Purwigati terkejut. Ternyata hasil karya mereka begitu tulus. Meski dari segi tata bahasa belum teratur. “Kami rencana juga untuk membuat majalah dinding,” kata Purwigati.

Melalui program Kampung Literasi PBM Nusa Indah juga mengembangkan program pelatihan keterampilan yang pernah dilakukannya. Seperti pelatihan membuat makanan ringan olahan dari bahan baku ikan teri dan membuat kerajinan tangan. Hasilnya, dijual di Kota Bandar Lampung.

Sedangkan untuk menumbuhkan minat baca, ia juga menggelar lomba memasak. Caranya peserta harus memasak dari menu masakan yang mereka baca di  buku resep. Dengan begitu, para ibu juga termotivasi untuk membaca. “Kami menilainya dari buku yang mereka baca,” kata Purwigati.

Selain itu, pihaknya juga menyelenggarakan lomba membaca cepat. Tempatnya di aula. Dengan program ini mereka juga menjadi lancar membacar. Ada juga lomba baca puisi. “Kita akan nilai dari intonasinya,” kata Purwigati.

Purwigati bersyukur minat baca di Pulau Pasaran sudah lumayan tinggi. Mereka sudah merasakan manfaat membaca. Sepertinya, kehadiran Kampung Literasi di Pulau Pasaran, tak hanya meningkatkan minat baca, tapi juga meningkatkan ekonomi melalui berbagai program pelatihan keterampilan.***

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *