Lepaskan Jerat Utang

 Lepaskan Jerat Utang

ANDA punya utang? Saya juga. Entah mengapa, mayoritas manusia di atas bumi ini punya utang. Tidak percaya? Silakan tanya komunitas di sekitar Anda.

Nah, yang menjadi problem kalau kemudian utangnya tidak terkontrol dan menjadi masalah akut.  “Tidak ada kata terlambat untuk membuat perencanaan keuangan di saat kondisi sulit. Saya pribadi berpendapat, setiap penyakit itu pasti ada obatnya, setiap masalah pasti ada jalan keluarnya. Termasuk soal jerat utang,” ungkap Mike Rini Sutikno, perencana keuangan dari MRE (Mitra Rencana Edukasi).

Mike Rini Sutikno

Menurut Mike, yang pertama harus dilakukan adalah membuat financial check up untuk mengetahui apakah keuangan kita sehat atau tidak. “Yang paling mudah adalah, total saja utang kita dan total harta atau penghasilan kita sebulan. Kita lihat setiap bulan cicilan utang, berapa yang harus dibayar, apa sanggup kita membayarnya, “ ujar wanita kelahiran Maret 1974 itu.

Masalah utang, harus menjadi prioritas untuk diselesaikan. “Ini (utang) memang menjadi kebiasaan sebagian orang. Padahal bisa membayar lunas, namun orang lebih senang menyicil,  akhirnya terjerat utang. Fokus selesaikan agar keuangan jadi sehat,” tegasnya.

Dengan menghitung pendapatan dan kebutuhan, lalu utamakan program mencicil utang. Selesaikan itu dulu. Keuangan akan menjadi sehat, ketika utang sudah diselesaikan.

Selesai masalah utang, baru boleh menetapkan prioritas atau fokus pada dana pendidikan dan dana pensiun. “Jika dalam perjalanannya, ternyata semua itu bisa terkendali bahkan ada dana sisa, barulah bisa menabung untuk modal usaha, misalnya,” kata Mike.

“Persoalannya adalah, sebagian orang punya kebiasaan melakukan semuanya sekaligus. Ingin punya rumah, ingin dana pendidikan, dana pensiun,  dll, semuanya dikerjakan sekaligus, padahal uangnya tidak ada. Hal ini yang di kemudian hari jadi masalah,” ujar mantan pegawai bank itu. ***

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *