Kety Parry Ajak Taylor Swift Akhiri “Perang Dingin”

 Kety Parry Ajak Taylor Swift Akhiri “Perang Dingin”

 

SETELAH tiga tahun terlibat perang dingin dengan Taylor Swift, kini  Katy Perry siap mengakhirinya, seraya menyebut  Taylor  sebagai sosok “penulis lagu fantastis”. Menurut Katy, mereka berdua bia  menjadi contoh bagaimana sosok perempuan yang kuat di industri musik.

Sayangnya, niat baik yang diutarakan Katy, belum direspon oleh Taylor Swift, guna mengakhiri episode panjang pertengkaran antara kedua penyanyi pop perempuan terbesar itu.

“Saya siap mengakhirinya,” kata Katy di podcast global, Sabtu (10/6/2017) waktu setempat, saat mempromosikan album baru “Witness”.

“Saya memaafkannya (Taylor Swift) dan minta maaf atas semua yang saya lakukan, dan say apun berharap dia  melakukan hal yang sama. Saya menyukainya dan ingin yang terbaik untuknya. Dan saya pikir, dia seorang penulis lagu yang fantastis,” kata  Katy.

Kedua penyanyi pop papan atas di dunia itu, terlibat perang dingin sejak tiga tahun lalu. Pemicunya adalah, pertengkaran soal penari latar. Pertengkaran itu kemudian menghiasi terus berlanjut baik  menyangkut kehidupan pribadi dan profesional kedua penyanyi tersebut. Lagu-lagu mereka pun akhirnya tidak lepas dari konflik keduanya.

Swift misalnya, sempat menghentikan penggunaan sebuah layanan  streaming podcast, termasuk untuk merilis  lagu-lagunya. Pada akhirnya, dia bersedia menggunakan layanan tersebut. Nah, langkah itu dilakukan pada hari yang sama ketika Katy Perry merilis album baru “Witness”, yang mengesankan upayanya untuk merebut perhatian dari karya Katy.

Single  Swift bertajuk  “Bad Blood”  diyakini ditujukan untuk Perry. Sedangkan katy Perry mendeksripsikan single terbarunya  “Swish Swish”, yang dia rilis  Mei  lalu sebagai  “lagu kebangsaan yang bisa dipakai kapan saja saat kau ditindas orang lain.”

Katy  mengatakan dia berharap mereka berdua “bisa jadi perwakilan perempuan kuat yang bisa bersatu meski punya perbedaan.”

“Saya hanya ingin bersatu di tempat penuh cinta dan maaf serta pengertian dan belas kasih,” ujar Katy Perry. Sejauh ini Taylor Swift yang sejak rilis albumnya yang terakhir pada 2014, tak banyak muncul di depan publik. Taylor  juga tidak mengunggah postingan baru di sosial media.

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *